News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Prioritaskan Panggilan Negara Lain daripada Timnas Indonesia, Eks Wonderkid Ajax Ini Justru Menganggur di Puncak Kariernya

Wonderkid potensial yang sempat menolak tawaran Timnas Indonesia demi menunggu panggilan Belanda atau Korea Selatan ini justru menganggur di puncak kariernya.
Selasa, 2 Juli 2024 - 19:44 WIB
Eks wonderkid Ajax yang pernah tolak Timnas Indonesia kini menganggur
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Mantan bintang muda Ajax Amsterdam yang pernah menolak tawaran gabung Timnas Indonesia ini justru menganggur di puncak kariernya.

Sebelumnya, pemain Eropa ini lebih memilih panggilan Belanda atau Korea Selatan daripada Timnas Indonesia yang merupakan negara asal leluhurnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia era Shin Tae-yong kembali rutin mencari pemain keturunan di luar negeri untuk memperkuat skuad Garuda.

Hasilnya, sederet prestasi telah dihadirkan Timnas Indonesia sejak memanfaatkan jasa pemain keturunan Eropa, seperti di Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia.

Sontak saja, kegemilangan itu pada akhirnya memantik minat dari para pemain keturunan lainnya di Eropa untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Ketertarikan bintang muda Eropa itu pun kemudian disambut baik oleh PSSI dan Shin Tae-yong yang seakan memberi kode kalau mereka masih perlu tambahan pemain lagi.

Pasalnya, ada beberapa lini permainan Timnas Indonesia yang kerap disoroti oleh Shin Tae-yong lantaran masih memiliki kelemahan saat bertanding.

tvonenews

Meski demikian, di balik banyaknya minat pemain keturunan untuk membela Timnas Indonesia, lain halnya dengan eks wonderkid Ajax Amsterdam ini.

Bintang muda keturunan Belanda ini justru menempatkan Timnas Indonesia sebagai prioritas terakhir saat melanjutkan karier internasionalnya.

Pemain yang dimaksud ialah Jasper Ter Heide, eks wonderkid Ajax Amsterdam yang punya garis keturunan yakni Belanda, Korea Selatan, dan Indonesia.

Jasper Ter Heide yang lahir di Amsterdam pada 29 Maret 1999 ini punya keturunan Indonesia dari ibunya, sedangkan sang ayah berasal dari Korea Selatan yang diadopsi keluarga Belanda.

Pemain 25 tahun tersebut memulai karier sepak bolanya bersama akademi AZ Alkmaar sebelum pindah ke Ajax Amsterdam pada tahun 2014.

Di level junior, Jasper Ter Heide tak tergantikan di skuad Belanda kelompok umur, mulai dari U15, U16, hingga U19. Ia bahkan satu angkatan dengan bintang Bayern Munchen, Matthijs de Ligt.

Namun, kegemilangan Jasper Ter Heide di level junior tidak berbanding lurus dengan tingkat senior lantaran sulit menembus tim utama Ajax hingga memutuskan hengkang pada 2020.

Di musim selanjutnya, ia pindah ke SC Cambuur yang saat itu juga diperkuat Ragnar Oratmangoen. Keduanya bahkan sukses membawa klub tersebut promosi ke Eredivisie pada musim 2021/22.

Keberhasilan itulah yang membuat keduanya langsung dikait-kaitkan bakal membela Timnas Indonesia melalui program naturalisasi dari PSSI.

Alih-alih menerima tawaran tersebut, Jasper Ter Heide memilih untuk tidak menanggapi pendekatan yang dilakukan oleh Timnas Indonesia.

Jasper Ter Heide justru lebih menunggu kalau ada panggilan dari Belanda atau Korea Selatan yang menurutnya punya kedekatan khusus daripada Indonesia.

Setelah itu, Jasper Ter Heide masih menjadi andalan SC Cambuur meski belum mendapat panggilan dari negara yang dia harapkan yakni Belanda atau Korea Selatan.

Wonderkid Belanda yang tolak Timnas Indonesia Jasper Ter Heide (Source: Instagram)

Namun secara mengejutkan, SC Cambuur memutus kontrak Jasper Ter Heide pada musim berikutnya dan sempat berstatus bebas transfer selama dua bulan.

Ia kemudian direkrut oleh klub kasta keempat Liga Spanyol yakni CF La Nucia pada Maret 2023 dan mendapat kontrak selama satu musim.

Bersama CF La Nucia, Jasper Ter Heide kesulitan menyegel tempat utama di sektor tengah dan hanya diturunkan sebanyak 11 penampilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, pada awal Januari 2024 silam, CF La Nucia resmi tidak melanjutkan kerja samanya dengan Jasper Ter Heide dan kini sang pemain berstatus tanpa klub.

Melansir dari laman Transfermarkt, Jasper Ter Heide masih belum mendapat klub baru usai enam bulan menganggur, meski dia sedang dalam usia emasnya yakni 25 tahun. (han)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

173 Ekor Ayam Bangkok dan 20 Ekor Kambing Pigmi Ilegal Asal Thailand Dimusnahkan

173 Ekor Ayam Bangkok dan 20 Ekor Kambing Pigmi Ilegal Asal Thailand Dimusnahkan

Badan Karantina Indonesia (Barantin) memusnahkan 173 ekor ayam bangkok dan 20 ekor kambing pigmi ilegal asal Thailand yang masuk tanpa prosedur karantina. Tinda
11 Juta Peserta PBI JKN Dicoret Mendadak, Komisi IX DPR: BPJS Putus Layanan Nyawa Rakyat

11 Juta Peserta PBI JKN Dicoret Mendadak, Komisi IX DPR: BPJS Putus Layanan Nyawa Rakyat

DPR menilai alasan pemutakhiran data tidak dapat dijadikan pembenaran untuk menghentikan layanan kesehatan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.
150 Pemuda Ikuti Youth Empowerment Peace Class di Jakarta

150 Pemuda Ikuti Youth Empowerment Peace Class di Jakarta

Heavenly Culture World Peace Restoration of Light (HWPL) bersama International Peace Youth Group (IPYG) menggelar The 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class (YEPC).
Dapat Jatah Rp7 M per Bulan, Ditjen Bea Cukai Kongkalikong dengan Blueray Masukan Barang Ilegal ke Indonesia

Dapat Jatah Rp7 M per Bulan, Ditjen Bea Cukai Kongkalikong dengan Blueray Masukan Barang Ilegal ke Indonesia

KPK sebut barang ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya kongkalikong antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kemenkeu.
Susunan Pemain Tim Putra Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Anthony Ginting Absen, Ubed Main Pertama

Susunan Pemain Tim Putra Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Anthony Ginting Absen, Ubed Main Pertama

Berikut susunan pemain Indonesia vs Thailand di Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di ingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China pada Jumat (6/2/2026).
Lakukan Ritual dengan Sosok Perempuan "Misterius" Sebelum Gali Harta Karun di Bangunan Bekas Penggilingan Padi, Dua Warga Bandung Berujung Tewas Tertimbun Longsoran Galian di Antapani

Lakukan Ritual dengan Sosok Perempuan "Misterius" Sebelum Gali Harta Karun di Bangunan Bekas Penggilingan Padi, Dua Warga Bandung Berujung Tewas Tertimbun Longsoran Galian di Antapani

Sempat melakukan ritual dengan sosok perempuan “misterius” sebelum menggali harta karun di bangunan bekas penggilingan padi, dua warga Bandung berujung tewas tertimbun longsoran galian di Antapani.
background

Pekan ke-20

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT