Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Wasiat Mengharukan Ayah Pemain Keturunan Ini yang Membuatnya Berjuang untuk Membela Timnas Indonesia

Eks Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani menceritakan kisah haru nan pilu di balik kehadiran salah satu pemain keturunan yang ingin membela timnas Indonesia.
Kamis, 4 Juli 2024 - 11:24 WIB
Begini Wasiat Haru Ayah Pemain Keturunan Ini yang Membuatnya Berjuang untuk Membela Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / instagram @shaynepattynama

tvOnenews.com - Mantan Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani menceritakan kisah haru nan pilu di balik hadirnya salah satu pemain keturunan yang ingin dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia.

Siapa Hasani Abdulgani? ia merupakan mantan anggota Exco PSSI yang menjabat pada tahun 2019-2023, era saat Mochamad Iriawan atau Iwan Bule menjadi Ketua Umum PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di era Iwan Bule juga lah Shin Tae-yong pertama kali diperkenal ke publik sebagai pelatih timnas Indonesia, di masa Covid-19 melanda STY membangun tim.

Timnas Indonesia
Shin Tae-yong, pelatih timnas Indonesia. (tvOnenews/Julio Trisaputra)

Sosok Hasani Abdulgani lah yang berjasa mengantar hingga mengawal beberapa pemain keturunan atau pemain berdarah Indonesia yang berkarier di Eropa untuk berhasil dinaturalisasi.

Hingga akhirnya memperkuat timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong saat ini dengan membawa prestasi membanggakan.

Berkat tangan dingin Hasani Abdulgani, ia berhasil meyakinkan pemain kelas Eropa serti Jordi Amat, Ivar Jenner, Rafael Struick, Sandy Walsh hingga Shayne Pattynama untuk menjadi Warga Negara Indonesia.

Kehadiran para pemain keturunan di skuad Shin Tae-yong, memberi dampak positif yang signifikan bagi performa timnas Indonesia.

Pelatih asal Korea Selatan itu memanfaatkan 10 pemain keturunan untuk menorehkan sejarah baru di kancah Asia, seperti lolos 16 besar Piala Asia 2023.

Tim Garuda bahkan menjadi kuda hitam dan sempat tak diperhitungkan sampai membuat kejutan.

Di timnas kelompok umur, Shin Tae-yong membawa timnas Indonesia U-23 tembus ke babak semifinal Piala Asia U23 2024 usai mengalahkan Korea Selatan lewat adu penalti. 

Terbaru, tim Garuda sedang fokus untuk melakoni 10 pertandingan setelah dinyatkan lolos putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Kisah bergabungnya pemain keturunan untuk berseragam timnas Indonesia

Dalam episode di kanal Youtube Bebas Podcast, Arya Sinulingga menghadirkan Hasani Abdulgani untuk bercerita beberapa kisah tentang pemain naturalisasi di skuad timnas Indonesia.

Hasani Abdulgani
Hasani Abdulgani bersama dengan Jordi Amat dan Sandy Walsh.

Hasani Abdulgani menceritakan pada awalnya sudah ada 4 nama pemain yang diproyeksikan bakal dinaturalisasi, dirinya pun meminta ijin kepada Ketum PSSI agar coba dijalankan proyek naturalisasi tersebut.

"Shayne Pattynama, Jordi Amat, Kevin Diks, sama Mees Hilgers, empat nama pertama," ujarnya. 

"Kok gak jalan ini (proyek naturalisasi)? boleh saya bantu?," ungkapnya. 

Singkat cerita, ditunjuk lah Hasani atas permintaannya juga sendiri untuk membantu timnas Indonesia.  

Hal ini tak terlepas karena dirinya juga sebagai penggemar timnas Indonesia.

Salah satu pemain keturunan asal Belgia yang sempat prosesnya adalah Sandy Walsh.

"Saya bilang dengan pak Ketum, ini kan sudah bertahun gak berjalan, karena kasus Sandy Walsh sudah setahun lebih, boleh gak tidak pakai cara kita," ungkapnya.

Menurutnya, selama ini cara lama yang dipakai oleh PSSI tidak berjalan baik, sehingga perlu ada perubahan cara baru. 

"Yang kita mau urus kan ini setengah bule, udah bule leh dia tinggal di sana, jadi kita jangan pake cara Indonesia, kita hire aja bule biar dia yang ngomong, bule sama bule ngomong kita terima bersih," terangnya.

"Itulah keterlibatan di BP, karena di BP ini kan dulu sama pak Erick Thohir dipakai pas Inter Milan," imbuhnya.

Setelah pertimbangan soal empat nama yang awalnya masuk radar PSSI untuk pemain naturalisasi. Hanya Shayne Pattynama dan Jordi Amat yang bersedia.

"Setelah Kevin Diks sama Mees Hilgers menolak, disodorin sama Fardi nama Shayne Pattynama, lalu kita tanya ke Shin Tae-yong," ungkapnya dilansir Youtube Bebas Podcast Id. 

Perlu ada rekomendasi dari Shin Tae-yong, Hasani Abdulgani menjelaskan bahwa otorisasi pemilihan pemain tetap ada di tangan sang pelatih.

"Dia punya tim, kita di luar itu tidak punya (otorisasi), kita hanya bisa prove, oke gak policy ini, kan Exco gitu," ujarnya.

Timnas Indonesia
Potret orang tua dari Shayne Pattynama. (Instagram/s.pattynama)

Pada kesempatan bincang tersebut, Hasani Abdulgani menceritakan kisah pilu mengapa Shayne Pattynama sangat ingin membela timnas Indonesia. 

"Yang paling sedih cukup drama itu, Shayne Pattynama. Pattynama orang Ambon besar di Semarang ayahnya, Ayahnya orang Semarang, lahir di Semarang sampai besar di Semarang," ujarnya.

"Ayahnya meninggal, ini Shayne cerita sama saya, ayahnya pesan,'kamu suatu hari harus main untuk Indonesia," ucapnya. 

Shayne Pattynama salah satu pemain penting di skuad asuhan Shin Tae-yong, terutama setelah membuat gol debutnya untuk Indonesia pada laga kontra Irak di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona asia, Kamis, (16/11/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shayne Pattynama juga bermain sebagai bek kiri untuk klub KAS Eupen, sebuah klub yang berkompetisi di Divisi Kedua Liga Belgia. (ind)


 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Truk Keluhkan Sulitnya Mendapat BBM Solar hingga Antrean Panjang Berjam-jam

Sopir Truk Keluhkan Sulitnya Mendapat BBM Solar hingga Antrean Panjang Berjam-jam

Antrean panjang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan A.H Nasution, Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Jumat (12/6/2026) mal
Mengenang Gol Tercepat Piala Dunia, Ada Andil Pelatih Timnas Korsel Hong Myung-bo

Mengenang Gol Tercepat Piala Dunia, Ada Andil Pelatih Timnas Korsel Hong Myung-bo

Bek sekaligus Kapten Timnas Korea Selatan, Hong Myung-Bo, ingin mengumpan bola ke Kiper Lee Won-jae. Tiba-tiba, Ilhan Mansiz sukses mencuri bola operan, yang kemudian meneruskan aliran bola ke Hakan Sukur yang berdiri di dekatnya.
Perkuat Kemitraan Ekonomi Strategis, Indonesia dan Afrika Selatan Gelar Business Networking di Cape Town

Perkuat Kemitraan Ekonomi Strategis, Indonesia dan Afrika Selatan Gelar Business Networking di Cape Town

Gangguan rantai pasok global, ketegangan geopolitik, serta perubahan kondisi pasar global mendorong Indonesia dan Afrika Selatan mempererat kemitraan di bidang ekonomi guna menghadapi ketidakpastian.
Satu Sudah Dipecahkan, Ini Dua Rekor Lain yang Bisa Dicatat Cristiano Ronaldo bersama Portugal di Piala Dunia 2026

Satu Sudah Dipecahkan, Ini Dua Rekor Lain yang Bisa Dicatat Cristiano Ronaldo bersama Portugal di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo dipastikan kembali memperkuat Timnas Portugal pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Betrand Peto Tak Tahan Lagi, Singgung Pernah Ditampar Orang Terdekat Sarwendah

Betrand Peto Tak Tahan Lagi, Singgung Pernah Ditampar Orang Terdekat Sarwendah

Betrand Peto pasang badan membela Ruben Onsu lewat unggahan di Instagram. Onyo menyinggung pernah ditampar oleh sosok terdekat Sarwendah.
Drama Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026, Sepatu Harry Kane hingga Jude Bellingham Hilang Dicuri

Drama Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026, Sepatu Harry Kane hingga Jude Bellingham Hilang Dicuri

Timnas Inggris mendapat kabar buruk menjelang laga perdana mereka di Piala Dunia 2026. The Three Lions dilaporkan menjadi korban pencurian yang mengakibatkan sejumlah perlengkapan penting tim hilang.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot masih menjadi perhatian setelah kabar dirinya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung.
Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Sassuolo resmi menunjuk Alberto Aquilani sebagai pelatih kepala baru musim 2026/2027. Mantan gelandang AC Milan, dan Liverpool itu dipercaya memimpin Neroverdi.
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 
Bung Towel Heran dengan John Herdman, Mati-matian Bela Muhammad Ferarri tapi Tak Diberi Menit Bermain di FIFA Matchday

Bung Towel Heran dengan John Herdman, Mati-matian Bela Muhammad Ferarri tapi Tak Diberi Menit Bermain di FIFA Matchday

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly, memberikan komentarnya terkait Muhammad Ferarri yang tidak mendapat kesempatan bermain pada FIFA Matchday Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT