GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Jangan Ragukan PSSI, Diam-diam Langkah-langkah Dahsyat ini Bakal jadi Kenyataan, Paling Dekat Timnas Indonesia Akan Datangkan...

PSSI diam-diam ternyata sedang mempersiapkan langkah-langkah dahsyat untuk Timnas Indonesia menjelang babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.
Senin, 15 Juli 2024 - 09:15 WIB
Ole Romeny dan Maarten Paes
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - PSSI diam-diam ternyata sedang menyiapkan langkah-langkah dahsyat untuk Timnas Indonesia.

Menjelang babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, nampaknya membuat banyak orang ikut merasa gelisah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan, pada round 3 ini Timnas Indonesia berada dalam Grup C, yang dijuluki sebagai 'grup neraka'.

Dalam grup ini, Indonesia bakal berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Jepang, Arab Saudi, Australia, Bahrain, dan China.

Semua tentu ingin Timnas Indonesia bisa tampil dengan baik dan bisa mencatatkan sejarah baru untuk sepak bola Indonesia.

Untuk itu, tak sedikit dari warganet Indonesia yang mempertanyakan langkah apa yang akan diambil PSSI untuk Timnas Indonesia mempersiapkan babak ketiga.

Namun, ternyata PSSI saat ini dilaporkan tengah menyiapkan langkah-langkah dahsyat untuk skuad Garuda.

Hal ini disampaikan langsung oleh Exco PSSI, Arya Sinulingga melalui podcast-nya.

Ia mengakui jika berada di Grup C memang sangatlah berat, namun PSSI akan terus berjuang mempersiapkan Timnas Indonesia dengan sebaik mungkin.

Salah satu langkah PSSI adalah dengan terus meningkatkan jumlah pemain Timnas Indonesia dengan menambah pemain-pemain diaspora.

"Kita harapkan kita bisa meningkatkan jumlah pemain gitu," ungkap Exco PSSI dikutip dari kanal Youtube Arya Sinulingga.

Arya Sinulingga juga menceritakan jika selama ini banyak netizen yang memberikan masukan kepada mereka terkait pemain diaspora ini.

"Nah banyak banget nih masukan sama kami dari netizen, supporter yang memang mencintai Timnas," kata Arya. 

"Kita terima kasih banget. Saya itu sering banget dapat yang namanya informasi pemain yang berdarah Indonesia. Wah sering banget, sering banget itu di ini, sampai dikatakan ayo dong jangan lambat gitu ya," imbuhnya.

Orang dalam PSSI itu menekankan agar netizen tidak perlu terlalu khawatir karena tim PSSI selama ini terus berjuang.

Selain itu, ia juga menjelaskan jika tim Erick Thohir selalu mengerjakan sesuatu dengan cepat dan efisien.

"Saya rasa teman-teman kan tahu ya. Pak Erick, Pak Ketum kita, PSSI dengan timnya kayaknya cepat kalau ngerjakan sesuatu," ujarnya.

Sementara itu, terkait penambahan pemain keturunan dalam skuad Garuda, Exco PSSI membeberkan jika memang benar mereka sedang mengincar beberapa pemain diaspora.

Bahkan, saat ini PSSI sedang dalam tahap diskusi dengan beberapa pemain keturunan. Jadi, bisa dikatakan Timnas Indonesia bakal kedatangan pemain baru dalam waktu dekat ini.

"Ada yang lagi diincar? Ada. Beberapa? Beberapa. Lagi diskusi? Lagi diskusi," ungkap Arya Sinulingga.

Meski membenarkan jika PSSI sedang berdiskusi dengan pemain keturunan, Exco PSSI itu tidak mau menyebutkan tentang identitas pemain itu.

"Siapa? Hmm seperti biasa kami enggak akan jawab kalau orangnya belum sampai di Indonesia," tuturnya.

Menurutya, sudah menjadi kebiasaan tim PSSI untuk bekerja secara diam-diam tanpa menarik perhatian dan sensasi, apalagi soal merekrut pamain diaspora.

"Kenapa? Karena kami tidak pengin bikin janji-janji palsu. Gak biasa bikin janji palsu," tegasnya.

Arya Sinulingga meminta para supporter untuk tetap percaya pada langkah-langkah PSSI saat ini. Karena bagaimanapun mereka sedang berjuang.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf jika nantinya PSSI gagal membawa pemain diaspora yang diharapkan. 

Pasalnya, sebagian pemain tersebut tentunya memiliki pertimbangan sendiri untuk bergabung dengan tim Merah Putih.

"Kalau nanti enggak dapat kami minta maaf banget sama semua. Artinya bisa saja pemain tersebut merasa bahwa dia masih mungkin main di Timnas negara asalnya sekarang. Biasanya itu pertimbangan besarnya, lebih kepada itu jadi masih ada kemungkinan," jelas Exco PSSI.

"Jadi ada itu pertimbangan karir dan sebagainya gitu ya," imbuhnya.

Arya menjelaskan jika hal tersebut harus dimaklumi oleh masyarakat Indonesia.

Berpindah kewarganegaraan dan bergabung ke Timnas Indonesia bukanlah pilihan yang mudah untuk beberapa pemain.

"Kita harus maklumi, enggak boleh juga kita hina mereka, enggak boleh juga kita bilang bahwa mereka tidak merah putih. Bukan soal itu, ini soal masa depan hidup dia gitu, pilihan-pilihan hidup dia. Jadi kita harus hargai," ucapnya.

Sebagai contoh, ada nama Tijjani Reijnders yang senter diberitakan bakal bergabung ke skuad Garuda. Namun ternyata saat ini ia lebih memilih bermain untuk Timnas Belanda.

Menurut Arya Sinulingga, keputusan Tijjani Reijnders ini bukan soal dirinya tidak cinta Indonesia namun tentang pertimbangan masa depan karier pemain tersebut.

"Ini bukan soal dia gak merah putih. Dia merah putih, dia cinta, tapi kan ada pertimbangan-pertimbangan masa depan dia yang harus dia lakukan," katanya.

Yang jelas, ia menegaskan kembali jika sampai saat ini PSSI terus berusaha mencari pemain-pemain diaspora potensial untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kami tetap usaha mencari beberapa pemain. Nanti kalau jelas kami akan bawa ke Indonesia langsung," jelas Arya Sinulingga.

"Ya pokoknya lagi usaha terus nih. Usaha terus semaksimal mungkin, apapun kami lakukan karena Pak Erick komitnya seperti itu," pungkasnya. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru 32,52 Persen Pejabat Lapor Harta Periode 2025, KPK Ingatkan LHKPN Bukan Formalitas

Baru 32,52 Persen Pejabat Lapor Harta Periode 2025, KPK Ingatkan LHKPN Bukan Formalitas

KPK mencatat kepatuhan LHKPN 2025 baru 32,52 persen per Januari 2026. Pejabat diminta segera melapor sebelum batas waktu 31 Maret 2026.
Biduan Dangdut Beraksi hingga Jam 2 Pagi di Gubuk Karaoke Liar Kembangan Jakarta Barat, Warga Resah Lapak Semi Permanen Disulap Jadi Tempat Hiburan Malam

Biduan Dangdut Beraksi hingga Jam 2 Pagi di Gubuk Karaoke Liar Kembangan Jakarta Barat, Warga Resah Lapak Semi Permanen Disulap Jadi Tempat Hiburan Malam

Sebagai warga yang tinggal di sekitar Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat, Chandra (30) merasa resah karena di daerahnya ada lapak-lapak liar yang menjadi gubuk karaoke.
Emas Pegadaian Ngegas Lagi! UBS Sentuh Rp2,965 Juta per Gram Pagi Ini

Emas Pegadaian Ngegas Lagi! UBS Sentuh Rp2,965 Juta per Gram Pagi Ini

Pergerakan harga emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar
Harga Emas Pegadaian Naik Pagi Ini, UBS Tembus Rp2,965 Juta per Gram, Galeri24 Ikut Menguat

Harga Emas Pegadaian Naik Pagi Ini, UBS Tembus Rp2,965 Juta per Gram, Galeri24 Ikut Menguat

Harga emas Pegadaian naik Jumat pagi. UBS tembus Rp2,965 juta per gram dan Galeri24 Rp2,946 juta, mencerminkan tren penguatan logam mulia.
Prabowo Tersipu Malu Saat Dipuji Trump sebagai Pemimpin Tangguh: Enggak, Enggak Ada Itu

Prabowo Tersipu Malu Saat Dipuji Trump sebagai Pemimpin Tangguh: Enggak, Enggak Ada Itu

Sebelumnya, dalam forum Board of Peace yang digelar di Washington D.C., Trump menyampaikan pujian terhadap kepemimpinan Prabowo di hadapan para pemimpin dunia dan delegasi berbagai negara
Jakarta Diguyur Hujan, Warga Bisa “Cek Situasi Dulu Baru Jalan”: Ini Cara Pantau Banjir Real-Time dari Genggaman

Jakarta Diguyur Hujan, Warga Bisa “Cek Situasi Dulu Baru Jalan”: Ini Cara Pantau Banjir Real-Time dari Genggaman

Pantau banjir Jakarta secara real-time lewat JAKI, BPBD, Google Maps, dan CCTV publik agar perjalanan aman dan terhindar dari genangan saat hujan lebat.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Penjaga gawang muda milik FC Volendam Kayne van Oevelen menjadi perbincangan publik sepak bola Indonesia menjelang FIFA Series. Kiper berdarah Surabaya itu di-
Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez menilai belum banyak pembalap yang mengetahui cara untuk mengalahkan Marc Marquez di lintasan.
Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro dan istrinya bernama Miranti Afriana ternyata aktif mengonsumsi narkoba.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT