News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahrain Pernah Abaikan Timnas Indonesia dan Anggap Cuma Kuda Hitam? Kini Malah Cemas Jelang Bertemu Skuad Garuda di Round 3 Sampai-sampai Bilang...

Bahrain kini mewaspadai Timnas Indonesia menjelang round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 padahal sempat abaikan skuad Garuda dan cuma menganggap kuda hitam.
Minggu, 21 Juli 2024 - 10:11 WIB
Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner, Marselino Ferdinan, dan Rafael Struick
Sumber :
  • Instagram @rafaelstruick

tvOnenews.com - Sampai detik ini PSSI masih terus berusaha keras untuk menambah kekuatan Timnas Indonesia untuk round 3 kualifikasi piala dunia 2026.

Hal ini disampaikan PSSI melalui perwakilan exco-nya Arya Sinulingga.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun secara garis besar target lolos piala dunia tidak masuk ke dalam target yang ditetapkan kepada Coach Shin, akan tetapi karena sudah sampai sejauh ini tentu semua ingin melakukan usaha maksimal.

Salah satu cara yang dilakukan dengan menambah kekuatan tim secara keseluruhan terutama dari pemain diaspora.

Berada dalam grup C, Bahrain merasa cara yang dilakukan Indonesia ini terlalu frontalĀ 

Pertandingan di round 3 memang masih terbilang masih cukup lama, akan tetapi masing-masing tim di tiap grup sudah ancang-ancang menyiapkan tim terbaik demi merebut tiket ke Piala Dunia 2026.

Bukan rahasia lagi kalau Grup C adalah grup yang paling disorot, hal itu tidak terlepas dari keberadaan Jepang, Australia, dan Arab Saudi yang merupakan langganan Piala Dunia.

Kemudian Bahrain dan China yang dianggap sebagai 'kuda hitam', serta Indonesia yang di atas kertas cuma dianggap sebagai underdog.

Meskipun begitu tidak bisa dipungkiri jika nama Indonesia memang menjadi salah satu tim yang banyak mendapat sorotan.

Hal itu tidak terlepas dari perkembangan pesat Timnas Garuda yang diimbangi dengan kebijakan naturalisasi yang dilakukan oleh PSSI.

Melihat gimana gencarnya manuver PSSI dalam merekrut pemain diaspora dari Eropa, tak cuma membuat para rival di Asean iri, melainkan juga membuat skuad Garuda kini jadi tim yang banyak mendapat sorotan.

Sebab bagaimanapun, nama-nama pemain yang sudah atau akan dinaturalisasi adalah mereka yang secara kualitas memang mumpuni.

Thom Haye, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes, dan Jordi Amat adalah pemain yang secara jam terbang terbilang oke di Eropa.

Kemudian talenta-talenta muda macam Ivar Jenner, Justin Hubner, Nathan Tjoe A On, Rafael Struick, dan Elkan Baggott juga dianggap sebagai prospek cerah.

Belum lagi pemain-pemain yang dirumorkan sedang dalam proses seperti Ole Romeny, Kevin Diks, Mees Hilgers, Daan Rots, Tristan Gooijer, dan Maarten Paes juga dianggap punya kemampuan dan pengalaman menarik.

Itulah kenapa tim-tim unggulan macam Jepang, Australia, dan Arab Saudi tidak pernah menganggap Indonesia sebagai tim lemah karena secara materi pemain Skuad Garuda sekarang banyak diisi pemain yang merumput di Eropa.

Lebih lanjutĀ tak mengherankan jika Bahrain menilai Timnas Indonesia adalah 'kuda hitam' dan bukan merupakan tim ancaman.

Namun menurut mantan pelatih Bahrain U-23 Samir Chamam, Timnas Bahrain saat ini wajib memasukkan Indonesia ke dalam list hitam, sebagai tim yang berpotensi mengejutkan.

Pasalnya, tim yang sekarang dibentuk dengan skuad mayoritas pemain Eropa tentu sangat berbeda dari tim yang dihadapi pada 2012 silam, saat mereka menang 10-0.

Ditambah dengan perkembangan sepak bola Indonesia yang saat ini juga semakin baik.Ā 

Oleh karenanya Samir Chamam mengingatkan pasukan Bahrain agar tetap waspada dengan tim Indonesia karena bagaimanapun ia menganggap peluang terbesar meraih poin adalah dari Indonesia.

"Di round ini semua pertandingan akan berlangsung pada level tertinggi dan kita juga harus mendapat performa terbaik dari semua tim yang ada," ucap Samir dilansir dari BFA TV.

"Kita memang tidak mengetahui permainan Indonesia dan kita juga tak tahu siapa pemain yang akan dipantau karena semuanya sudah berubah. Akan tetapi kita tidak akan hanya memantau satu pemain saja karena ini merupakan permainan tim," imbuhnya.

Sementara itu menurut pelatih timnas Bahrain Dragan Talajic yang meminta semua elemen Timnas Bahrain untuk tetap memasukkan nama Indonesia ke dalam daftar tim ancaman.

Sebab baginya jika sudah masuk di tahap ini semua tim sangat berpotensi saling mengalahkan dan punya peluang yang sama untuk menang, termaksud Indonesia.

"Dalam sepak bola setiap tim memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu sepanjang waktu. Orang-orang berpikir bahwa ketika Anda bermain Anda adalah tim yang tidak diunggulkan. Anda tidak akan pernah menjadi favorit. Kemudian apa yang terjadi adalah sesuatu yang muncul dari dalam diri Anda yang ingin menunjukkan bahwa orang-orang salah," ucap Dragan Talajic dilansir dari situs FIFA pada Mei 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya meskipun status tim Garuda adalah yang terlemah tapi dalam permainan 11 lawan 11 semua bisa terjadi.

"Sepak bola adalah permainan 11 lawan 11 maka dari itu semuanya bisa terjadi. Bahrain telah dua kali hampir lolos ke Piala Dunia dan anda tahu di negara saya ada ungkapan jika anda tidak lolos untuk pertama atau kedua kalinya maka untuk ketiga kalinya anda akan lolos. Meskipun Bahrain adalah negara kecil sungguh luar biasa Bagaimana masyarakatnya mencintai olahraga ini," tambahnya. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT