News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suka Ceplas-ceplos, Jose Mourinho Pernah Bikin Timnas Indonesia Meradang, "The Special One" Bilang Pemain Indonesia...

Pelatih asal Portugal berjuluk 'The Special One' yakni Jose Mourinho pernah memberikan kritik pedas soal kualitas dari para pemain sepak bola di Indonesia.
Kamis, 25 Juli 2024 - 09:57 WIB
Jose Mourinho
Sumber :
  • ANTARA/REUTERS/Dylan Martinez

tvOnenews.com - Pelatih asal Portugal yang dijuluki sebagai 'The Special One' yakni Jose Mourinho ternyata pernah memberikan kritik pedas terkait dengan kualitas dari para pemain sepak bola di Indonesia.

Mourinho menilai tidak ada yang istimewa dari pemain-pemain Indonesia baik dari segi permainan maupun performa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu ia sampaikan ketika dirinya masih mengarsiteki Chelsea FC yang pada saat itu sedang mengunjungi Indonesia dan menggelar pertandingan pada pramusim tahun 2013 silam.


Kolase Jose Mourinho dan Eden Hazard (sumber: tangkapan layar)

Dalam rangka tur Asia, Chelsea mengunjungi Indonesia dan melakoni pertandingan menghadapi Indonesia All Stars.

Diketahui jika skuad Indonesia All Stars mayoritas diisi oleh pemain Tim Nasional Indonesia dan juga pemain terbaik di kompetisi saat itu.

Di dalamnya terdapat nama-nama seperti Ahmad Bustomi, Kurnia Meiga, Andik Vermansyah, Greg Nwokolo dan Raphael Maitimo.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno pada Kamis, 25 Juli 2013, The Blues sukses menggilas Indonesia dengan skor fantastis.

Memainkan bintang-bintangnya seperti John Terry, Demba Ba, Victor Moses, Romelu Lukaku hingga Eden Hazard melibas habis Indonesia All Stars 8-1.


Jose Murincho (Sumber: Antara)

Bukan itu saja, satu-satunya gol Timnas Indonesia pun dicetak pemain Chelsea yakni Tomas Kalas yang mencetak gol bunuh diri.

Seusai pertandingan, pelatih yang saat ini menukangi Fenerbahce itu memberikan kritik keras untuk para pemain Indonesia All Stars.

Mourinho tak segan menyebut jika dirinya tidak melihat hal istimewa dari permainan Indonesia All Stars.

"Jika (pemain) Indonesia tidak memiliki kemampuan yang spesial, maka bermain lah dengan penuh semangat dan kebanggan,” kata Jose Mourinho.

Sebelas tahun berselang kritik dari Jose Mourinho mungkin sudah bisa ditepis, kini Timnas Indonesia sudah mulai menunjukan progres peningkatan.


Jose Mourinho (Sumber: Instagram)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dibawah arahan Shin Tae-yong, pasukan garuda menunjukan peningkatan dari segi permainan maupun kualitas pemain secara perlahan.

Kini dibawah arahan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia sudah mulai kembali menunjukan tajinya di level Asia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dasco mengatakan Rakernas dengan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) akan menghasilkan rekomendasi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah melalui Menteri Desa.
Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. 
Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Dampak Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 14.985 kasus 
Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Berdasarkan hasil penggeledahan ini, penyidik berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, printer, serta mesin ketik.
Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, ogah besar kepala dengan rekor mentereng di Liga Champions. Mereka akan bertandang ke Stadio Diego Armando Maradona untuk menghadapi Napoli.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT