News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Indra Sjafri Tak Rekomendasikan Sacha Deighton untuk Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia U-20

Pelatih Indra Sjafri tidak bisa memberikan rekomendasi kepada Sacha Deighton untuk diproses PSSi melalui jalur naturalisasi demi perkuat Timnas Indonesia U-20.
Kamis, 8 Agustus 2024 - 09:11 WIB
Pemain keturunan Indonesia Sacha Deighton
Sumber :
  • Instagram/sacha_deighton

Jakarta, tvOnenews.com - Indra Sjafri tidak merekomendasikan Sacha Deighton untuk diproses PSSi melalui jalur naturalisasi demi perkuat Timnas Indonesia U-20.

Pada Kamis (8/8/2024) dini hari tadi WIB, pemain keturunan Indonesia Sacha Deighton mencuri perhatian di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Sebab, bek kanan berusia 19 tahun itu mengunggah pesan yang mengindikasikan keinginan untuk membela Timnas Indonesia.

Dalam unggahannya di story Instagram, Deighton mengindikasikan keyakinannya untuk bisa menempuh jalur naturalisasi lewat foto dirinya mengenakan jersey latihan Timnas Indonesia.

Sacha Deighton

Sebagai informasi, pemain keturunan yang membela VVV Venlo tersebut sempat mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia U-20 jelang Toulon Cup 2024 pada Juni lalu.

Deighton memang diproyeksikan untuk membela Timnas Indonesia U-20 pada ajang tersebut.

Namun sayang, karena datang telat, sang bek kanan tidak bisa ikut serta membela Garuda Nusantara di Toulon Cup 2024.

Hal itu menjadi alasan mengapa pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, tidak merekomendasikannya untuk dinaturalisasi.

Sebab, Toulon Cup 2024 merupakan ajang seleksi bagi para pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia U-20, dan kualitas Deighton belum terlihat karena dia tidak ikut serta dalam ajang tersebut.

Sebelumnya, sebagaimana yang telah diinformasikan oleh manajer Timnas Indonesia U-19, Ahmad Zaki Iskandar, ada tiga pemain keturunan yang direkomendasikan Indra Sjafri untuk mendapatkan tiket naturalisasi.

Mereka adalah Dion Markx, Tim Geypens, dan Mauresmo Hinoke. Ketiganya diharapkan bisa membela Timnas Indonesia U-20 di kualifikasi Piala Asia U-20 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Mauresmo Hinoke mendapatkan halangan karena kabarnya garis keturunan Indonesia-nya sudah melebihi tiga generasi.

Hal itu membuatnya tidak memungkinkan untuk membela Timnas Indonesia karena terganjal izin FIFA. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT