GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mauresmo Hinoke hingga Tim Geypens Ikut Bela Timnas Indonesia U-20 di Turnamen Mini Korea Selatan? Indra Sjafri Beri Penjelasan

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, memberi penjelasan tentang keikutsertaan para pemain keturunan dalam turnamen mini di Korea Selatan bulan ini.
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 19:15 WIB
Calon pemain Timnas Indonesia U-20 Mauresmo Hinoke
Sumber :
  • PSS

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, memberi penjelasan tentang keikutsertaan para pemain keturunan dalam turnamen mini di Korea Selatan bulan ini.

Skuad Garuda Nusantara sedang melaksanakan pemusatan latihan pada saat ini, menjelang kualifikasi Piala Asia U-20 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Namun, ajang tersebut baru akan diselenggarakan pada akhir September mendatang, tepatnya pada tanggal 21 hingga 29 September 2024.

Dalam kualifikasi tersebut, skuad asuhan Indra Sjafri bersaing dengan Yaman, Timor Leste, dan juga Maladewa.

Sebelum itu, Timnas Indonesia U-20 akan berkunjung ke Korea Selatan di turnamen persahabatan bertajuk Seoul Earth On Us 2024.

Itu adalah ajang yang tidak resmi, namun lawannya adalah negara-negara yang sepak bola bagus, mulai dari Korea Selatan, Thailand, hingga Argentina.

Karena tidak resmi, jadi Timnas Indonesia U-20 bisa memanggil para pemain yang belum memegang paspor WNI, seperti yang terjadi di Toulon Cup 2024.

Jens Raven bermain di ajang yang digelar pada Juni lalu itu ketika belum resmi menjadi WNI. Kemudian, para pemain keturunan lainnya, yaitu Dion Markx, Mauresmo Hinoke, dan Tim Geypens juga ikut serta.

Setelah turnamen, ketiga nama tersebut diajukan oleh Indra Sjafri untuk menjalani proses naturalisasi, namun hingga kini belum ada perkembangan lagi.

Dalam wawancara kepada wartawan di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (17/8/2024), Indra Sjafri memastikan bahwa ada 30 pemain yang berangkat.

“Bawa 30 pemain, jadi kita bawa 30 [pemain] dan berangkat pada tanggal 20,” kata Indra Sjafri kepada wartawan.

Dia mengonfirmasi bahwa ketiga nama yang disinggung itu telah direkomendasikan olehnya. Namun, ketiganya tidak akan ikut bermain di Korea Selatan.

“Nama yang saya ajukan ada tiga. Ada Tim [Geypens], ada Mauresmo [Hinoke], dan Dion [Markx],” kata Indra Sjafri.

“Tidak bisa, belum bisa,” kata Indra, tentang peluang ketiga pemain keturunan itu di Seoul Earth On Us 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indra Sjafri menjelaskan alasan mengapa ketiga pemain tersebut masih belum bisa dipanggil untuk saat ini.

“Karena kita ingin uji coba di Korea Selatan, kita manfaatkan dengan benar-benar untuk uji coba kualifikasi Piala Asia U-20 2025,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT