News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Penting Bintang AS Roma Buat Penggawa Australia Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Hadapan Ultras Garuda

Kapten Australia, Mathew Ryan meminta rekan timnya untuk tak gentar menghadapi Timnas Indonesia dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Minggu, 8 September 2024 - 10:19 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan saat Menghadapi Australia
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Australia, Mathew Ryan meminta rekan-rekan satu timnya untuk tak gentar menghadapi Timnas Indonesia dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Australia akan menjajal perlawanan dari tuan rumah di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (10/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim berjuluk The Socceroos itu mengawali putaran ketiga dengan buruk usai menelan kekalahan 1-0 dari Bahrain di hadapan pendukung sendiri.

tvonenews

Hal ini membawa dampak negatif kala menghadapi Timnas Indonesia, apalagi nantinya laga itu bakal bergulir di depan mata ribuan suporter Garuda.

Kendati begitu, Kapten Australia, Mathew Ryan tetap meminta timnya tak gentar dalam melakoni laga kontra Timnas Indonesia.

Walaupun bertekad meraih kemenangan, namun pemain berposisi sebagai kiper itu memilih untuk tetap menghormati tim tuan rumah.

"Mentalitas yang selalu kami coba terapkan dalam setiap pertandingan adalah menghormati setiap lawan yang kami hadapi," ujar Mathew Ryan dikutip dari laman resmi Socceroos pada Minggu (8/9/2024).

"Dan itulah yang pantas mereka (Timnas Indonesia) dapatkan," katanya seraya menambahkan.

Meski begitu, ia menyebut jika Australia tetap harus menghormati Timnas Indonesia secukupnya tanpa berlebihan.

Menurutnya, rasa hormat yang berlebihan kepada skuad Garuda hanya akan berdampak merugikan Australia.

"Jika Anda memasuki pertandingan dengan rasa hormat yang salah, entah itu terlalu menghormati seseorang atau tidak cukup menghormati seseorang, maka itu bisa merugikan karena merasa puas diri," pungkas Mathew Ryan.

"Atau karena saya kira faktor rasa takut karena memberi seseorang terlalu banyak waktu menguasai bola, atau tim terlalu banyak waktu dan terlalu banyak rasa hormat dan itu juga bisa merugikan," lanjutnya.

Kapten Australia itu mengaku bahwa sangat penting bagi timnya untuk berkumpul demi mempersiapkan mentalitas dan strategi jelang laga tersebut.

Tak hanya itu, dirinya mengajak rekan-rekannya untuk tidak memperdulikan adanya ribuan suporter tuan rumah yang bakal hadir.

Mathew Ryan menyebut jika Australia lebih baik untuk fokus dalam membuat dan menerapkan rencana demi menghadapi Timnas Indonesia.

"Dan untuk pertandingan melawan Indonesia ini tidak akan berbeda. Akan ada banyak penonton, mereka menunjukkan kualitas mereka, tidak hanya melawan Arab Saudi baru-baru ini, tetapi juga di masa lalu," kata Mathew Ryan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan fokus kami adalah beralih ke mereka dan membuat rencana permainan untuk memberikan hasil bagi kami dan tentu saja Australia," tutup pemain anyar AS Roma itu.

(igp/sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini

Jadwal Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia U-19 akan kembali unjuk gigi di iala AFF U-19 2026 malam ini. Garuda Nusantara akan berhadapan dengan Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara pada Kamis (4/6/2026).
Dukung Hilirisasi Perkebunan, PT SGN Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Serentak

Dukung Hilirisasi Perkebunan, PT SGN Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Serentak

PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) menyatakan dukungannya terhadap program hilirisasi komoditas perkebunan strategis yang dijalankan Kementerian Pertanian RI.
Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Kejaksaan Agung masih mendalami soal yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terafiliasi tiga tersangka Dadan Hindayana, Sonny Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.
Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Ruben Onsu unggah momen tahajud di tengah konflik dengan Sarwendah. Ayah Betrand sertakan pesan tajam soal orang yang membenci dan membicarakan di belakang. 
AS Serang Pulau Qeshm, Iran Balas Serang Kuwait dengan Roket, 63 orang Terluka

AS Serang Pulau Qeshm, Iran Balas Serang Kuwait dengan Roket, 63 orang Terluka

Serangan roket dan pesawat nirawak (drone) Iran melukai lebih dari 60 orang di Kuwait, termasuk para penumpang dan staf bandara, kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kuwait, Abdullah Al-Sanad.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Timnas Voli Indonesia harus menghadapi agenda internasional 2026 tanpa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar. Mampukah skuad Merah Putih tetap bersaing?
Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT