News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar dari Jepang, Netizen Sudah Wanti-wanti Pemain Timnas Indonesia soal Insiden Laser Suporter Bahrain

Netizen wanti-wanti para pemain Timnas Indonesia jelang pertandingan dengan Bahrain, pasalnya suporter Bahrain kedapatan membawa laser ke tribun. Seperti apa?
Kamis, 12 September 2024 - 23:29 WIB
Timnas Indonesia vs Australia
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bahrain pada 10 Oktober mendatang dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim, mengingat posisi di grup dan peluang untuk melaju ke babak berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain tantangan teknis di lapangan, netizen Indonesia mulai mengingatkan agar para pemain skuad Garuda waspada terhadap aksi-aksi suporter Bahrain.

Terutama setelah insiden yang terjadi pada laga Bahrain vs Jepang.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada 10 September 2023 antara Bahrain dan Jepang, beberapa suporter Bahrain kedapatan menggunakan laser hijau.

Laser terlihat diarahkan ke wajah pemain-pemain Jepang.

Pemain Jepang

Insiden ini langsung menuai kritik tajam dari berbagai pihak, terutama penggemar sepak bola yang menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk kecurangan.

Penggunaan laser dalam pertandingan sepak bola telah menjadi masalah yang dihadapi oleh banyak tim.

Insiden di pertandingan Bahrain vs Jepang menambah panjang daftar kasus ini.

Pada laga tersebut, pemain Jepang, Ayase Ueda terlihat dibuat gagal fokus saat menghadapi serangan laser yang diarahkan ke wajah.

Terutama ketika ia hendak melakukan tendangan bebas atau penalti.

Kondisi ini tentunya mengganggu konsentrasi pemain yang pada akhirnya dapat mempengaruhi performa tim di lapangan.

Beberapa cuplikan yang beredar di media sosial menunjukkan momen di mana sinar laser tampak jelas mengarah ke wajah pemain Jepang.

Meski mendapat sejumlah masalah, Jepang berhasil menaklukan Bahrain dengan skor 5-0.

Hasil ini membuat Jepang menggeser Arab Saudi di puncak klasemen Grup C dengan enam angka.

Bahrain berada di urutan ketiga dengan tiga poin. Sementara Indonesia di posisi keempat dengan dua poin.

Aksi tidak sportif ini mengundang reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk fans sepak bola Jepang dan media Jepang.

Banyak yang menilai bahwa tindakan suporter Bahrain tersebut telah mencoreng fair play yang seharusnya dijunjung tinggi dalam pertandingan.

Imbas dari kejadian tersebut, netizen Indonesia mulai menyuarakan kekhawatirannya jelang pertandingan melawan Bahrain pada 10 Oktober.

Melalui berbagai platform media sosial, banyak yang mewanti-wanti anak asuh Shin Tae-yong lebih waspada terhadap potensi gangguan serupa.

Netizen khawatir insiden laser yang dialami pemain Jepang bisa terulang kembali.

Terutama karena pertandingan Indonesia vs Bahrain juga merupakan laga krusial.

Para fans sepak bola turut memberikan beragam komentar sindiran di X tentang insiden laser ke arah pemain Jepang.

“Fans Bahrain pikir dengan ngelakuin begini bisa buat konsentrasi pemain Jepang goyah kali ya, tapi mereka lupa Jepang ya tetap Jepang. Pemain nya aja pada kelas dunia semua, mental gak usah diragukan lagi,” komentar netizen di X.

“Exactly, dikira Jepang tim ecek-ecek apa ya. Udah pake cara begini, masih kebantai 5-0 wkwk,” sindir netizen.

“Bahrain samanya kayak Qatar kalo nggak curang nggak akan menang dia. Jepang dicurangin aja masih bisa menang,” balas yang lain.

“Bahrain mainnya tricky banget, senggol dikit guling-guling dan demen provokasi lawan. Semoga nanti saat lawan Bahrain pemain Indonesia fokus,” tulis yang lain.

Beberapa penggemar bahkan menyarankan agar PSSI mengajukan permintaan resmi kepada FIFA dan AFC untuk meningkatkan pengawasan dalam pertandingan nanti.

Ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada gangguan dari suporter yang bisa memengaruhi jalannya pertandingan.

Selain itu, netizen juga berharap agar keamanan di stadion diperketat, terutama dalam hal pemeriksaan barang bawaan suporter ke stadion.

Penggunaan alat seperti laser pen seharusnya dilarang keras dalam pertandingan sepak bola, karena dapat memberikan dampak serius terhadap performa pemain.

Pertandingan melawan Bahrain bukanlah laga yang mudah bagi Indonesia.

Bahrain dikenal sebagai tim yang memiliki fisik kuat dan permainan agresif.

Timnas Indonesia harus mempersiapkan diri dengan matang untuk bisa mengatasi tekanan dari tim lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain harus bisa mengatasi segala bentuk provokasi atau gangguan yang mungkin terjadi di lapangan.

Termasuk potensi penggunaan laser yang dikhawatirkan netizen. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Mabuk Rusak Palang Pintu Perlintasan KA di Sleman, Berujung Diringkus Polisi

Pemuda Mabuk Rusak Palang Pintu Perlintasan KA di Sleman, Berujung Diringkus Polisi

Seorang pemuda inisial S (24) harus berurusan dengan polisi setelah diduga merusak palang pintu perlintasan JPL 734 di Gamping, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. 
Sokong Pemerataan Akses Pendidikan, Kawendra Tambah Sarana di Ponpes Lumajang

Sokong Pemerataan Akses Pendidikan, Kawendra Tambah Sarana di Ponpes Lumajang

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian terus menggenjot peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Genjot Peningkatan Mutu, Legislator Kawendra Tambah Sarana Pendidikan di Jember

Genjot Peningkatan Mutu, Legislator Kawendra Tambah Sarana Pendidikan di Jember

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian terus menggenjot peningkatan kualitas pendidikan di pesantren.
LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

Sebanyak 138 mahasiswa dari 37 perguruan tinggi di DKI Jakarta dan Sumatra Barat (Sumbar) resmi dilepas sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Sumatra Barat 2026 bertajuk 'Bangkik Basamo Mambangun Nagari' di Universitas Budi Luhur.
Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Hingga Senin (10/8) ini, Pemerintah Indonesia menyatakan belum menerima keluhan dari negara-negara tetangga terkait gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk membeli sekitar sepertiga saham klub Liga Premier Inggris, Liverpool.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, pembalap Honda Jazz yang terlibat kecelakaan maut drag race Kotamobagu. Mobilnya hilang kendali dan menabrak penonton hingga 8 tewas
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT