News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Betapa Sompralnya Ayah Emil Audero, Pernah Bilang Timnas Indonesia Mimpi Saja Anaknya Mau Bela Garuda, Kini Maarten Paes Justru Membuat...

Ayah Emil dengan tegas menyatakan bahwa Emil Audero lebih memilih fokus untuk memperjuangkan tempat di tim nasional Italia. Namun Maarten Paes justru bikin Skuad
Rabu, 18 September 2024 - 17:22 WIB
Betapa Sompralnya Ayah Emil Audero, Pernah Bilang Timnas Indonesia Mimpi Saja Anaknya Mau Bela Garuda, Kini Maarten Paes Justru Membuat...
Sumber :
  • instagram maarten paes / emil audero

tvOnenews.com - Kisah Emil Audero masih membekas di benak banyak penggemar sepak bola Indonesia, terutama karena keputusannya untuk menolak panggilan membela Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. 

Emil, yang memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Edy Mulyadi, lebih memilih untuk mempertahankan statusnya sebagai warga negara Italia dan berharap dapat menembus skuad Gli Azzurri, tim nasional Italia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya tentang alasan di balik penolakan Emil, mengingat ia memiliki peluang untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Emil Audero, yang kini bermain untuk Como di Serie A, menjadi sorotan bukan hanya karena keputusannya.

Tetapi juga karena komentar ayahnya yang menolak keras kemungkinan Emil bermain untuk Timnas Indonesia. 

Dalam sebuah video yang viral di TikTok, ayah Emil dengan tegas menyatakan bahwa Emil lebih memilih fokus untuk memperjuangkan tempat di tim nasional Italia.

Meskipun persaingannya sangat ketat, terutama dengan kehadiran kiper-kiper top Italia seperti Gianluigi Donnarumma.

Komentar tersebut menjadi kontroversi di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Ayah Emil bahkan menyebutkan bahwa Indonesia belum mampu bersaing di level Asia, apalagi tampil di Piala Dunia. 

“Kalau Emil ingin jadi pemain Piala Dunia, ya harus ambil di sana (Italia), dong. Indonesia lulus Asia saja enggak, apalagi Piala Dunia,” ujar pria yang diduga sebagai Edy Mulyadi dalam video tersebut. 

Meskipun kualitas Emil Audero tidak diragukan lagi, kenyataannya, peluangnya untuk membela Italia semakin kecil. 

Hingga saat ini, ia belum mendapatkan debut bersama Gli Azzurri karena Donnarumma masih menjadi pilihan utama di posisi penjaga gawang. 

Dengan situasi ini, nama Emil Audero perlahan mulai terlupakan dalam konteks sepak bola Indonesia, apalagi dengan kehadiran Maarten Paes, kiper naturalisasi yang kini menjadi andalan Timnas Indonesia.

Maarten Paes, yang juga merupakan kiper naturalisasi, telah tampil luar biasa dalam dua laga terakhir Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Kehadirannya membawa angin segar bagi Tim Garuda, terutama setelah tampil gemilang dalam dua laga krusial melawan Arab Saudi dan Australia. 

Dalam pertandingan melawan Arab Saudi, yang berakhir imbang 1-1, Paes mampu melakukan beberapa penyelamatan penting yang menjaga peluang Indonesia tetap hidup di babak kualifikasi.

Namun, puncak performa Maarten Paes datang saat Indonesia menghadapi Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. 

Laga yang digelar pada 10 Desember 2024 itu berakhir dengan skor 0-0, hasil yang sangat mengejutkan mengingat Australia adalah tim peringkat 24 dunia menurut FIFA. 

Paes menjadi pahlawan dalam pertandingan tersebut, melakukan sejumlah penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang emas Australia untuk mencetak gol. 

Ia berhasil memblokir beberapa tendangan keras, termasuk dari situasi bola mati seperti tendangan pojok, dan bahkan terpilih sebagai Man of The Match dalam pertandingan tersebut.

Australia tampil dominan dengan menguasai 63 persen penguasaan bola, melepaskan 19 tembakan, memiliki 32 sentuhan di dalam kotak penalti Indonesia, serta mendapatkan 15 tendangan sudut. 

Namun, semua peluang tersebut tidak mampu menembus tembok pertahanan yang dipimpin oleh Maarten Paes. 

Kiper FC Dallas ini menunjukkan refleks yang luar biasa, menjaga gawangnya tetap bersih sepanjang pertandingan.

Penampilan Paes yang solid tidak hanya membantu Indonesia mendapatkan satu poin penting melawan Australia, tetapi juga memberikan tambahan 8,57 poin di peringkat FIFA, yang membuat Indonesia naik dari peringkat 132 ke 130 dunia. 

Hasil imbang ini menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia mampu bersaing di level internasional, terutama dengan adanya pemain berkualitas seperti Paes di posisi penjaga gawang.

Prestasi Paes di dua laga tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai kiper utama Timnas Indonesia. 

Kehadirannya juga menjadi pembuktian bahwa Timnas Indonesia kini memiliki kualitas penjaga gawang yang mampu bersaing di level Asia, sesuatu yang sempat diragukan oleh ayah Emil Audero. 

Paes juga berperan penting dalam membantu Indonesia lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sebuah pencapaian yang semakin menegaskan progres signifikan di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong.

Selain itu, peran Shin Tae-yong dalam mengembangkan Timnas Indonesia juga patut diacungi jempol.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak hanya berhasil membawa Timnas Indonesia tampil kompetitif di Kualifikasi Piala Dunia.

Akan tetapi juga sebelumnya sukses membawa Timnas U-23 Indonesia menembus semifinal Piala Asia U-23 dan Timnas senior mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023.

Keberhasilan Maarten Paes di dua laga melawan Arab Saudi dan Australia seolah menjadi simbol kemajuan yang dialami Timnas Indonesia, sekaligus menutup cerita lama tentang Emil Audero yang memilih Italia daripada Indonesia. 

Kehadiran Paes di bawah mistar memberikan harapan baru bagi Timnas Indonesia untuk terus berkembang dan bersaing di level internasional, dengan target utama lolos ke Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan prestasi yang diraih oleh Paes, publik sepak bola Indonesia kini dapat melihat bahwa tim Garuda tidak lagi kekurangan talenta di posisi kiper. 

Emil Audero mungkin telah memilih jalannya sendiri, tetapi Timnas Indonesia telah menemukan pahlawan baru di bawah mistar gawang yang siap membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diikuti 1000 Lebih Atlet Akuatik Se-Tanah Air, Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Pekan Depan

Diikuti 1000 Lebih Atlet Akuatik Se-Tanah Air, Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Pekan Depan

Dalam waktu dekat Pengurus besar Akuatik Indonesia (PB AI) akan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026.
BI Bongkar Bank Kini Lebih Hati-Hati Salurkan Dana Kredit di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

BI Bongkar Bank Kini Lebih Hati-Hati Salurkan Dana Kredit di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Bank Indonesia mengungkap adanya perubahan sikap industri perbankan yang kini cenderung lebih berhati-hati di tengah dinamika ekonomi global.
DPRD Jabar Dukung Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Hotel Pullman Bandung dan Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu

DPRD Jabar Dukung Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Hotel Pullman Bandung dan Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu

Komisi I DPRD Jabar dukung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) evaluasi kerja sama dengan Hotel Pullman, Kota Bandung hingga proyek Gedung Sate-Gasibu.
Dugaan Malpraktik di RS Muhammadiyah Medan, Komisi IX DPR: Pelanggaran Hak Pasien, Harus Diusut Pidana

Dugaan Malpraktik di RS Muhammadiyah Medan, Komisi IX DPR: Pelanggaran Hak Pasien, Harus Diusut Pidana

Dugaan malpraktik di Rumah Sakit Muhammadiyah Medan yang disebut-sebut mengangkat rahim pasien tanpa persetujuan memicu sorotan keras DPR RI.
Sisi Lain Jembatan Cangar: Mengenal Lebih Dekat Pesona Alam Ikonik Jawa Timur di Tengah Duka

Sisi Lain Jembatan Cangar: Mengenal Lebih Dekat Pesona Alam Ikonik Jawa Timur di Tengah Duka

Ditemukan jenazah pria diduga akibat bunuh diri di Jembatan Cangar, kini tempat ini kembali memakan korban. Ternyata lokasi ini menyimpan sisi lain yang indah
Meski Berhasil Menang di MotoGP Spanyol Musim Lalu, Alex Marquez Malah Sebut Kemenangan Beruntun di Jerez Tak Realistis

Meski Berhasil Menang di MotoGP Spanyol Musim Lalu, Alex Marquez Malah Sebut Kemenangan Beruntun di Jerez Tak Realistis

Alex Marquez meredam ekspektasi jelang MotoGP Spanyol 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez sepanjang akhir pekan ini.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT