News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Media Vietnam untuk Timnas Indonesia yang Kembali Bertemu Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia, Tak Disangka Singgung...

Timnas Indonesia akan kembali melanjutkan perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah meraih hasil positif di dua laga kontra Arab dan Australia.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 16:50 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY)
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovani

tvOnenews.com - Setelah berhasil merebut dua poin saat berjumpa dengan Arab Saudi dan Australia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia akan kembali melanjutkan perjalanan mereka pada bulan Oktober ini.

Timnas Indonesia arahan Shin Tae-yong dijadwalkan melakoni dua laga tandang menghadapi Bahrain dan China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan menghadapi Bahrain dan China merupakan dua laga penting untuk Timnas Indonesia bisa merebut poin penuh.


Daftar negara yang lolos Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Sumber : AFC)

Pasalnya, jika dibandingkan dengan pesaing lain di Grup C, potensi mencuri poin dari Bahrain dan China lebih besar untuk Timnas Indonesia.

Selain dengan Bahrain dan China, di grup C sendiri Timnas Indonesia harus bersaing dengan 3 negara langganan Piala Dunia yakni Arab Saudi, Australia dan Jepang.

Maka tak heran jika perjumpaan Timnas Indonesia dengan Bahrain dan China menjadi peluang besar untuk Skuad Garuda mencuri poin penuh.

Hal Itu juga yang diungkapkan oleh Media asal Vietnam, SOHA.Vn, yang menyebutkan jika Timnas Indonesia secara realistis bisa bersaing dengan Bahrain dan China memperebutkan posisi 4 klasemen.

Menurut SOHA,  Bahrain dan China bukanlah kekuatan besar di Asia sehingga anak asuh Shin Tae-yong masih memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya.


Timnas Bahrain (sumber: ANTARA/HO-AFC)

Bukan hanya itu, dalam artikel lainnya mereka menuliskan jika ini adalah waktu yang tepat untuk TImnas Indonesia membalaskan dendam atas kekalah terbesar yang skuad garuda alami 12 tahun lalu.

Pasalnya, Timnas Indonesia pernah mengalami kekalahan terbesarnya saat menghadapi Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2014.

"Lebih dari 12 tahun lalu, tepatnya pada 29 Februari 2012, tim Indonesia menghadapi Bahrain di kualifikasi Piala Dunia 2014. Ini menjadi pertemuan terakhir kedua tim. Saat itu, Irfan Bachdim dan kawan-kawan kalah dari tim tuan rumah dengan skor 0-10," tulis SOHA.vn dalam artikelnya.

Itu merupakan kekalahan terbesar yang pernah dialami Timnas Indonesia sepanjang sejarah.

"Hingga saat ini, kekalahan tersebut masih menjadi kekalahan terbesar sejak timnas Indonesia berdiri," sambungnya.


Timnas Indonesia (Sumber : FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo/pras/12)

Kita tahu jika Timnas Indonesia dibawah arahan Aji Santoso itu tidak bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya karena terjadi dualisme di Federasi dan Liga.

Aji Santoso pun hanya bisa mengandalkan pemain sedanyanya bahkan yang baru pertama kali membela Timnas Indonesia.

Irfan Bachdim, Diego Michiels dan Ferdinan Sinaga didampingi banyak pemain yang baru menjalani debut di laga tersebut seperti Gunawan Dwi Cahyo, Aditya Putra Dewa hingga Hengki Ardiles.

Kini dengan skuad yang lebih mumpuni dimana dihuni banyak pemain keturunan yang berlaga di Eropa bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa membalaskan dendam 12 tahun lalu.

Laga antara Timnas Indonesia vs Bahrain sendiri akan berlangsung pada Kamis, 10 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara pertandingan antara Timnas Indonesia vs China digelar pada hari Selasa, 15 Oktober 2024.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-kata Pertama Leo/Daniel Setelah Persembahkan Medali Emas Ketiga untuk Indonesia di Gelaran Asian Games 2026

Kata-kata Pertama Leo/Daniel Setelah Persembahkan Medali Emas Ketiga untuk Indonesia di Gelaran Asian Games 2026

Ganda Putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sukses membayar kepercayaan yang diberikan kepada mereka dengan membawa pulang medali emas Asian Games 2026.
Trent Alexander-Arnold Disebut Takkan Pernah Jadi Starter di Timnas Inggris Selama Masih Ada Thomas Tuchel

Trent Alexander-Arnold Disebut Takkan Pernah Jadi Starter di Timnas Inggris Selama Masih Ada Thomas Tuchel

Bek kanan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, disebut tidak akan pernah menjadi starter di Timnas Inggris lagi. Hal itu tidak akan terjadi selama Thomas Tuchel masih menjabat sebagai pelatih.
Dirjen Bina Pemdes Dorong Penguatan Transformasi Posyandu di Humbang Hasundutan

Dirjen Bina Pemdes Dorong Penguatan Transformasi Posyandu di Humbang Hasundutan

Dirjen Bina Pemdes Kemendagri mendorong percepatan registrasi Posyandu, penataan, dan penguatan tata kelola Posyandu secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.
Golkar Buka Opsi Tambah Komisioner KPU Jadi 9: Harus Lihat Beban Kerja

Golkar Buka Opsi Tambah Komisioner KPU Jadi 9: Harus Lihat Beban Kerja

Sarmuji mengatakan jumlah komisioner KPU saat ini maupun usulan penambahan menjadi sembilan orang sama-sama perlu dilihat berdasarkan kebutuhan kelembagaan.
Update Klasemen Asian Games 2026, 29 September Malam: Tambahan Emas Leo/Daniel Belum Bisa Ubah Posisi Indonesia

Update Klasemen Asian Games 2026, 29 September Malam: Tambahan Emas Leo/Daniel Belum Bisa Ubah Posisi Indonesia

Update klasemen Asian Games 2026, Selasa 29 September, setelah seluruh pertandingan di hari ke-10 multi event terbesar se-Asia tersebut rampung.
Bekali Calon Dansat, Kasad: Sishankamrata di Perbatasan Harus Diperkuat

Bekali Calon Dansat, Kasad: Sishankamrata di Perbatasan Harus Diperkuat

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menekankan kepada para calon Komandan Satuan (Dansat) TNI AD tentang pentingnya memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata),

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
LMND Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis

LMND Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis

Aksi tersebut mendesak pemerintah segera mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis sebagai hak seluruh rakyat, bukan sekadar janji politik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT