GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wasit Timur Tengah Kembali Pimpin Laga Timnas Indonesia saat Melawan China? Ini Sosoknya

Wasit Timur Tengah dikabarkan akan kembali memimpin laga Timnas Indonesia melawan China di laga lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 12:37 WIB
Laga Timnas Indonesia melawan China kabarnya dipimpin wasit asal UEA
Sumber :
  • FIFA

Jakarta, tvOnenews.com - Wasit Timur Tengah dikabarkan akan kembali memimpin laga Timnas Indonesia melawan China di laga lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Skuad Garuda baru saja melakoni laga ketiganya di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Kamis (10/10/2024) malam tadi WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim asuhan Shin Tae-yong melawat ke Bahrain National Stadium di Riffa untuk menghadapi Bahrain dengan hasrat untuk memetik tiga poin.

Sempat mengawali laga dengan buruk karena kebobolan lewat eksekusi tendangan bebas Mohamed Marhoon pada menit ke-15, Timnas Indonesia berhasil menyelamatkan babak pertama.

Ragnar Oratmangoen mencetak gol penyeimbang pada masa injury time babak pertama yang membuatnya berakhir dengan skor 1-1.

Di paruh kedua, Timnas Indonesia berhasil membalikkan kedudukan melalui gol Rafael Struick yang melepaskan tembakan ke pojok gawang setelah menerima bola dari Thom Haye di pinggir kotak penalti.

Timnas Indonesia dirugikan dalam laga kontra Bahrain karena keputusan wasit Ahmed Al-Kaf
Timnas Indonesia dirugikan dalam laga kontra Bahrain karena keputusan wasit Ahmed Al-Kaf
Sumber :
  • AFC

 

Saat tiga poin penuh ada di depan mata, Timnas Indonesia kebobolan melalui gol kedua Marhoon pada menit ke-90 lewat sembilan menit.

Itu melebihi tiga menit dari masa tambahan yang diberikan pada awalnya, yaitu hingga menit keenam.

Keputusan wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf, menjadi sorotan karena membiarkan laga terus bergulir hingga Bahrain mencetak gol penyeimbang.

Kini, skuad Garuda harus mengalihkan fokusnya kepada laga berikutnya melawan China yang akan digelar di Qingdao pada Selasa (15/10/2024) malam WIB.

Laga tersebut kembali akan dipimpin oleh wasit asal Timur Tengah menurut kabar yang bersliweran di media sosial.

Akun @futboll.indonesiaa di Instagram mengatakan bahwa Omar Al Ali asal Uni Emirat Arab akan memimpin pertandingan tersebut.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by FOOTBALL INDONESIA (@futboll.indonesiaa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wasit berusia 36 tahun itu tercatat sudah memimpin enam pertandingan di musim 2024/2025 ini dengan kebanyakan adalah di liga domestik UEA.

Dua laga lainnya adalah di kancah AFC level klub. Dari keenam laga itu, Al Ali tercatat melemparkan total 20 kartu kuning.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
background

Pekan ke-33

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT