News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Towel Blak-blakan Sebut Mees Hilgers Jadi Biang Kerok Kekalahan Timnas Indonesia Vs China, Beberkan Kesalahan Fatal Bek FC Twente Itu Ternyata... 

Pengamat sepak bola Indonesia, Bung Towel, secara terang-terangan sebut Mees Hilgers jadi biang kerok gawang Maarten Paes kebobolan dalam Laga Kontra China.
Kamis, 17 Oktober 2024 - 19:21 WIB
Kolase Bung Towel dan Mees Hilgers
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

Ia menyebut bahwa absennya Pattynama dan Hilgers di babak kedua merupakan bentuk sanksi dari STY, karena mereka dianggap sebagai penyebab utama kebobolan dua gol Timnas Indonesia.

"Buktinya apa, Shayne yang tiba-tiba dimainkan jadi bek kiri akhirnya babak kedua diganti, kan seolah-olah dia disanksi karena kesalahannya, waktu dia gagal mengcover bola keluar," papar Bung Towel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan ini disebut Bung Towel seakan-akan menjadi hukuman bagi dua pemain itu karena keduanya dicap sebagai biang kerok dari dua gol China ke gawang Maarten Paes.

"Yang kedua Mees Hilgers. Pas terakhir itu kan Mees Hilgers lewat kemudian (kebobolan) gol juga di babak kedua dia diganti, seolah-olah setiap pemain yang melakukan kesalahan langsung dihukum," lanjutnya.

Padahal, faktanya Mees Hilgers dan Shayne Pattynama diganti adalah karena bek FC Twente itu mengalami cedera pergelangan kaki dan Shayne tidak dalam kondisi prima, bukan karena disanksi STY.

"Setelah istirahat babak pertama, kami mengganti dua bek, salah satunya mengalami cedera pergelangan kaki, dan yang lainnya tidak dalam kondisi yang baik," ujar Shin Tae-yong kepada wartawan dalam sesi jumpa pers usai laga.

Di sisi lain, Bung Towel juga mempertanyakan kualitas pemain naturalisasi, setelah Mees Hilgers yang hanya tampil 1,5 laga dan Eliano Reijnders yang dicoret STY dalam Laga Kontra China.

"Akhirnya ada pertanyaan dalam perekrutan pemain-pemain naturalisasi, quality control, asessment kualitas pemain yang dinaturalisasi," ujar Bung Towel.

"Apakah ada yang berubah dari Timnas kita, apakah levelnya naik, secara kualitas bola, entar dulu," lanjutnya.

Pungkasnya, pria asal Bandung itu menegaskan jika level Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong belum naik dan tak mengalami perubahan signifikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah kalah 1-2 dari China, Timnas Indonesia harus menerima kenyataan tertahan di posisi kelima Grup C dengan perolehan 3 poin. (asl)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Sumsel Gencarkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Banyuasin, Polres Banyuasin: Sisa 10 Hektare

Polda Sumsel Gencarkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Banyuasin, Polres Banyuasin: Sisa 10 Hektare

Dari luas lahan terbakar mencapai 26,5 hektare, sebanyak 16,5 hektare telah berhasil dipadamkan Polda Sumsel, sementara sekitar 10 hektare masih dalam proses penanganan.
Rangkaian Amalan Rasulullah Saat Terbangun Malam, Amalkan Perbuatan ini Sebelum Shalat Tahajud

Rangkaian Amalan Rasulullah Saat Terbangun Malam, Amalkan Perbuatan ini Sebelum Shalat Tahajud

Terbangun secara tiba-tiba di tengah malam, baik akibat mimpi buruk maupun suara keras, kerap dialami banyak orang. Sebaiknya lakukan amalan ajaran Rasulullah
Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah kembali dipanggil Kejagung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan TPPU terkait penanganan perkara PT Asabri dan Jiwasraya.
Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kini kembali pada karakteristik asalnya, yakni fase Strombolian. 
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Wamendagri Bima Arya menyampaikan terdapat tiga aspek penting dalam kepemimpinan yang jarang dapat berjalan secara bersamaan, yakni kekuasaan, karisma, dan keteladanan.
Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan pantas saat menunaikan ibadah shalat. Menggunakan pakaian yang dilarang saat beribadah bisa mendapat dosa

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT