News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jurgen Klinsmann Heran, Jerman Saja yang Pernah Juara Piala Dunia Tak Masalah Andalkan Pemain Naturalisasi, tapi Timnas Indonesia Kok Malah...

Jurgen Klinsmann mengaku heran ada pihak yang tak suka Timnas Indonesia panggil pemain naturalisasi. Padahal, Jerman bisa juara Piala Dunia dengan hal serupa.
Minggu, 27 Oktober 2024 - 11:19 WIB
Jurgen Klinsmann heran banyak yang tak suka naturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Legenda Jerman sekaligus mantan pelatih tim Korea Selatan Jurgen Klinsmann mengaku heran terhadap pihak yang menentang naturalisasi Timnas Indonesia.

Jurgen Klinsmann mengatakan bahwa Jerman saja tak mempersoalkan memanggil pemain naturalisasi ataupun keturunan, termasuk ketika juara Piala Dunia 2014.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku heran saat tahu ada pihak yang kontra ketika Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong mulai masif dalam memanfaatkan pemain naturalisasi.

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, Timnas Indonesia seolah menjadi permata berharga bagi pemain keturunan Eropa.

Bagaimana tidak, Timnas Indonesia saat ini menjadi pilihan alternatif bagi pemain Eropa apabila tidak dipanggil oleh negara kelahiran mereka.

Meski fenomena pemain naturalisasi di Timnas Indonesia sudah ada sejak 1950-an, namun pembahasan tersebut semakin menarik ketika skuad Merah Putih dilatih oleh Shin Tae-yong.

Semenjak ditunjuk oleh PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia pada akhir 2019, Shin Tae-yong lantas melakukan transformasi dengan memercayai skuadnya dihuni oleh pemain Eropa.

tvonenews

Total ada 13 pemain Eropa keturunan Indonesia yang saat ini selalu diberikan kesempatan oleh pelatih Shin Tae-yong ke skuad Garuda.

Kepercayaan Shin Tae-yong tak disia-siakan oleh pemain naturalisasi tersebut. Mereka langsung membawa Timnas Indonesia mampu bersaing di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Bahkan belum lama ini, Timnas Indonesia berhasil menahan imbang tim-tim papan atas Asia seperti Arab Saudi, Australia, hingga Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun, meskipun pemain naturalisasi tersebut memberikan prestasi gemilang bagi Timnas Indonesia, tapi tetap saja ada suara sumbang yang justru tak mendukung pilihan STY itu.

Fenomena tersebut kemudian mendapat tanggapan tegas dari legenda Jerman sekaligus eks pelatih Korea Selatan di Piala Asia 2023, Jurgen Klinsmann.

Jurgen Klinsmann pun mendukung sikap Shin Tae-yong yang memanggil pemain naturalisasi ke Timnas Indonesia karena dinilai bawa manfaat bagi sebuah tim.

“Pada akhirnya, ini adalah keputusan pemain dan keluarganya, apa yang ingin dia lakukan, di mana dia ingin bermain. Tapi ini bermanfaat bagi setiap program timnas, tentu saja,” ujar Klinsmann dikutip dari Goal.

Menurutnya, pemain naturalisasi khususnya dari Eropa bakal memberikan Timnas Indonesia keunggulan ketimbang rival mereka di kawasan Asia, termasuk saat Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu.

“Jika Anda bisa mendapat pemain berkualitas, jika dia mau memilih Indonesia dan membela Indonesia sebagai negaranya, Anda akan memiliki pemain yang lebih solid dari tim-tim rival Anda,” pungkasnya.

Jurgen Klinsmann lantas mencontohkan Jerman, negaranya yang juga tidak jarang memanggil pemain keturunan ke skuadnya. Mereka justru keluar sebagai juara Piala Dunia.

“Ini adalah proses alami yang dialami banyak negara. Jerman pun juga, ada banyak sekali pemain berpaspor ganda Turki-Jerman. Beberapa membela Turki, beberapa membela Jerman dan yang lainnya juga,” kata Klinsmann.

Jurgen Klinsmann heran banyak yang tak suka naturalisasi Timnas Indonesia
Jurgen Klinsmann heran banyak yang tak suka naturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Bahkan, anaknya yakni Jonathan Lee Klinsmann yang sejatinya merupakan warga Jerman malah memilih untuk membela tim junior Amerika Serikat.

“Itu terjadi juga di keluarga saya. Anak saya bermain untuk timnas junior Amerika Serikat, tapi dia belum bermain di tim senior. Jadi secara teori, jika dia berkembang pesat dia masih bisa membela timnas Jerman,” tukasnya.

Hingga pada akhirnya, legenda tim nasional Jerman era 1990-an itu berharap jika pemain naturalisasi yang kini dipercaya Shin Tae-yong bisa mendongkrak prestasi Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi saya berharap, jika ada pemain yang karena ikatan emosional keluarga memilih negara Anda, Indonesia, semoga itu bisa memberikan tambahan kualitas jangka panjang bagi timnas Anda,” tutupnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT