News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bisa Jadi Amunisi Berharga di Piala AFF 2024, Bek Eropa 23 Tahun Keturunan Bogor Ini Akui Siap Bela Timnas Indonesia 

Masih berusia 23 tahun, bek Eropa berdarah Bogor menyatakan kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia dan bisa jadi amunisi berharga Garuda di Piala AFF 2024.
Rabu, 30 Oktober 2024 - 15:21 WIB
Thomas Poll Pemain Keturunan Indonesia di Belanda
Sumber :
  • cambuur.nl

Jakarta, tvOnenews.com - Masih berusia 23 tahun, bek Eropa berdarah Bogor ini menyatakan kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia dan bisa jadi amunisi berharga Garuda di Piala AFF 2024.

Sosok tersebut adalah Thomas Poll yang belakangan ini tengah menjadi perhatian di media sosial karena penampilan apiknya di lapangan hijau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya itu, bintang muda SC Cambuur yang mentas di Eerste Divisie ini sempat dianggap punya darah keturunan Malaysia dan berpeluang bermain untuk Timnas Malaysia.

tvonenews

Akan tetapi, Thomas Poll membantah anggapan tersebut. Malah, dirinya mengaku dengan bangga punya darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya.

"Kalau dari saya juga baru-baru ini ada yang tanya apakah saya punya darah Malaysia tapi saya bilang tidak ada, tapi punya darah Indonesia," ucap Thomas Poll di YouTube Yussa Nugraha.

Tentu saja ini bakal jadi kabar gembira bagi penggemar sepak bola Indonesia. 

Itu artinya, pemain kelahiran Amsterdam, Belanda tersebut berpeluang besar membela Timnas Indonesia.

Gayung pun bersambut. Poll juga menyatakan ketertarikannya untuk membela Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2024. 

Diketahui, Piala AFF 2024 akan dimulai pada 8 Desember 2024 dan berlangsung hingga 5 Januari 2025.

Meski belum ada kontak resmi dari PSSI, Poll mengungkapkan keterbukaannya jika kesempatan itu datang.

Pemain Berdarah Indonesia, Thomas Poll
Pemain Berdarah Indonesia, Thomas Poll
Sumber :
  • Instagram - Thomas Poll

 

"Tentu saja terbuka karena itu sesuatu yang sangat bagus. Jika kesempatan itu datang, saya siap memilih dan mendukung Tim Garuda," ujar Poll.

Selain menanti panggilan dari PSSI, Poll juga berharap dapat segera berkunjung ke Indonesia, tempat asal ayahnya.

"Saya benar-benar ingin ke Indonesia. Ayahku juga bilang suatu saat ingin datang," tambahnya.

Hal ini membuka peluang bagi Poll untuk memperkuat lini pertahanan Timnas dalam perhelatan regional terbesar di Asia Tenggara.

Thomas Poll mewarisi darah Indonesia dari pihak ayah, tepatnya dari kakeknya yang lahir di Bogor. 

Meski sang kakek sudah tiada, Poll masih bisa melacak jejak keluarganya di Indonesia melalui kakak kakeknya.

Thomas Poll Ingin Membela Timnas Indonesia
Thomas Poll Ingin Membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Yussa Nugraha

 

“Kakek saya sudah meninggal, tetapi saya sempat menghubungi kakaknya, yang masih hidup dan tinggal di Belanda,” ujar Poll.

Keluarga kakek Poll pindah dari Indonesia ke Belanda pada tahun 1948 saat sang kakek berusia dua tahun, sementara kakak kakeknya lahir di Surabaya pada 1939 dan pindah ke Belanda di usia 11 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah keluarga ini memperkuat ikatan Indonesia dalam diri Poll, yang kini membuka peluang untuk membela Timnas Indonesia di kancah internasional.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Elkan Baggott Kembali Bawa Kabar Gembira untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026

Elkan Baggott Kembali Bawa Kabar Gembira untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026

Elkan Baggott kembali membawakan kabar gembira untuk John Herdman jelang Timnas Indonesia berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026. Sang bek kembali berlaga untuk klubnya, Millwall FC.
Kondisi Fajar Sahrudin Sehari Sebelum Akhiri Hidup Diungkap Teman: Ngaku Baik-baik Saja hingga Sempat Tanya Kabar

Kondisi Fajar Sahrudin Sehari Sebelum Akhiri Hidup Diungkap Teman: Ngaku Baik-baik Saja hingga Sempat Tanya Kabar

Menurut kesaksian seseorang yang mengaku temannya, almarhum Fajar Sahrudin mengaku kondisinya baik-baik saja saat ditanya sehari sebelum putuskan akhiri hidup.
Indeks Keyakinan Konsumen Agustus 2026 Naik Jadi 118,5

Indeks Keyakinan Konsumen Agustus 2026 Naik Jadi 118,5

Keyakinan konsumen pada Agustus 2026 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, seiring membaiknya persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Kronologi 5 Wartawan Hilang Kontak Hendak Peliputan Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda

Kronologi 5 Wartawan Hilang Kontak Hendak Peliputan Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda

Berikut kronologi lima wartawan/jurnalis dilaporkan hilang kontak yang akan meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda, Banten.
Reaksi Tak Terduga Cristian Chivu usai Josep Martinez Bikin Blunder saat Inter Milan Dikalahkan Real Madrid

Reaksi Tak Terduga Cristian Chivu usai Josep Martinez Bikin Blunder saat Inter Milan Dikalahkan Real Madrid

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tidak membesar-besarkan tindakan blunder Josep Martinez di laga kontra Real Madrid. Mereka pun kalah dengan skor 1-2 di Liga Champions.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
3 Kasus Akhiri Hidup di Kawasan GBK, dari Buruh Bakar Diri hingga Fajar Sahrudin

3 Kasus Akhiri Hidup di Kawasan GBK, dari Buruh Bakar Diri hingga Fajar Sahrudin

Tiga kasus bunuh diri pernah terjadi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dalam rentang lebih dari satu dekade. Terbaru kasus Fajar Sahrudin.
Kesaksian Teman yang Namanya Ada di Autobiografi Fajar Sahrudin, Sebut FS Bukan Sekali Berniat Bunuh Diri

Kesaksian Teman yang Namanya Ada di Autobiografi Fajar Sahrudin, Sebut FS Bukan Sekali Berniat Bunuh Diri

Salah seorang warganet di akun X yang mengaku namanya dicatut dalam memoar Fajar Sahrudin sebelum bunuh diri akhirnya angkat suara terkait perilaku almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT