News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota DPR Bertanya Soal Dana untuk Menaturalisasi Pemain Keturunan, PSSI Memberikan Jawaban Menohok: sampai Saat Ini Kami…

PSSI memberikan jawaban menohok saat anggota DPR RI bertanya soal dana yang diperlukan untuk menaturalisasi pemain-pemain keturunan.
Senin, 4 November 2024 - 18:31 WIB
Sekjen PSSI, Yunus Nusi dan Anggota Komisi X DPR RI, Lita Machfud Arifin
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Parlemen TV

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi X DPR RI, Lita Machfud Arifin bertanya soal sumber dana yang dibutuhkan PSSI untuk menaturalisasi pemain keturunan.

Komisi X DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI di Gedung DPR RI, Senin (4/11/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat kerja ini, dibahas soal pemberian kewarganegaraan untuk tiga calon pemain Timnas Indonesia.

Ketiga pemain keturunan yang saat ini sedang menjalani proses naturalisasi adalah Kevin Diks, Noa Leatomu, dan Estella Loupatty.

tvonenews

Pada menyampaikan pandangan, Lita Machfud Arifin memberikan sebuah pertanyaan untuk Kemenpora dan PSSI.

"Apakah ada nilai transfer dari klub kepada PSSI, anggarannya dari diambil dari APBN di Kemenpora atau sponsorship yang didapat secara privat," tanya Lita.

Terkait pertanyaan tersebut, PSSI yang diwakili oleh Sekjen Yunus Nusi memberikan jawaban yang sangat menohok.

Menurut Yunus Nusi, sejauh naturalisasi ini berlangsung, PSSI tidak pernah mengeluarkan uang sama sekali.

Jay Idzes Menjabat sebagai Kapte Timnas Indonesia
Jay Idzes Menjabat sebagai Kapte Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

"Untuk naturalisasi, kami tidak pernah membayar atau memberikan nilai kepada mereka," ujar Yunus Nusi.

Dia menambahkan, pemain-pemain keturunan ini bahkan banyak didukung oleh keluarganya yang berasal dari Indonesia untuk memperkuat skuad Garuda.

"Bahkan ada beberapa pemain seperti Shayne Pattynama dan beberapa lainnya yang berasal dari Ambon ada yang dari Semarang malah orang tua dan kakeknya yang sangat berharap anak-anak ini bisa memperkuat tanah kelahiran orang tuanya, tanah kelahiran leluhurnya dan saat ini kita lihat bersama sampai mereka berdarah-darah sampai mereka juga cedera dalam rangka untuk memberikan yang terbaik kepada timnas kita," ucapnya.

"Sehingga sampai saat ini kami tidak pernah memberikan nilai apapun kepada mereka kecuali mereka juga memiliki semangat yang kuat untuk bisa bersama-sama dengan Timnas Indonesia memperkuat tim kita," ucapnya.

Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama
Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama
Sumber :
  • PSSI

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi para pemain keturunan, lanjut Yunus Nusi, bisa bermain untuk Timnas Indonesia merupakan kebanggaan yang tidak ternilai harganya.

"Bagi mereka itulah menjadi sebuah kebanggaan. Dan kita tahun bersama hampir seluruh pemain pemain naturalisasi ini sangat bangga mereka memperkuat timnas kita," katanya. (fan)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT