News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia, China, dan Australia Disanksi FIFA karena Telat Kick Off, tetapi Hanya Indonesia yang Kena Denda

FIFA memberikan sanksi kepada Timnas Indonesia, China, dan Australia, karena telat melakukan kick off atau memulai laga. Namun, hanya Indonesia yang kena denda.
Minggu, 10 November 2024 - 15:14 WIB
Timnas Indonesia melawan Australia.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA resmi memberikan sanksi kepada sejumlah negara, termasuk Timnas Indonesia yang berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Berdasarkan keterangan FIFA dalam laman resminya, FIFA memberikan sanksi kepada beberapa negara yang bermain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada September dan Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"FIFA telah menerbitkan sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Disiplinnya atas insiden yang terjadi pada bulan September dan Oktober 2024 selama kompetisi pendahuluan untuk Piala Dunia FIFA 26," demikian keterangan resmi FIFA yang dikutip dari laman resminya, Minggu (10/11).

Timnas Indonesia, China, dan Australia merupakan salah tiga negara yang diberikan sanksi oleh FIFA.

Ketiga negara itu dikenakan sanksi karena sama-sama telat melakukan kick off atau memulai pertandingan, sebagaimana yang tertuang dalam FIFA Disciplinary Code Pasal 14.


Presiden FIFA, Gianni Infatino. (Foto: FIFA)

Australia dikenakan sanksi, karena telat melakukan kick off saat laga melawan Timnas Indonesia pada 10 September 2024.

Kemudian, China kena sanksi, karena telat memulai pertandingan ketika melawan Timnas Indonesia pada 15 Oktober 2024.

Sementara, Timnas Indonesia tercatat dua kali telat melakukan kick off, yakni saat melawan Australia pada 10 September 2024 dan kontra China pada 15 Oktober 2024.

Kendati demikian, meski ketiga negara itu melakukan pelanggaran yang sama, tetapi hanya Indonesia yang dikenakan denda sebesar 10 ribu Franc Swiss atau sekitar Rp179 juta.

Adapun Australia dan China hanya dikenakan sanksi berupa teguran oleh FIFA.

Hal itu bukan tanpa sebab, Indonesia dikenakan denda, karena melakukan pelanggaran tersebut sebanyak dua kali.


Timnas Indonesia saat melawan China. (Foto: AFC)

Timnas Indonesia dinilai mengulang pelanggaran yang sama, yakni telat melakukan kick off. Padahal Indonesia sudah pernah diberikan teguran oleh FIFA saat melakukan pelanggaran tersebut pada pertandingan melawan Australia.

Manajer dan Asisten Pelatih Timnas Indonesia Juga Kena Sanksi

Selain itu, FIFA juga memberikan sanksi kepada manajer Timnas Indonesia, Sumardji terkait pertandingan skuad Garuda melawan Bahrain pada 10 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumardji dinilai melanggar FIFA Disciplinary Code Pasal 14 ayat 1, yakni melakukan protes berlebihan kepada wasit. 

Akibat perbuatannya, Sumardji dikenakan sanksi dilarang mendampingi satu laga Timnas Indonesia dan didenda 5 ribu Franc Swiss atau sekitar Rp89,5 juta.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Dikabarkan Batal Gabung, Calvin Verdonk Ternyata Sudah OTW Jakarta untuk Perkuat Timnas Indonesia!

Sempat Dikabarkan Batal Gabung, Calvin Verdonk Ternyata Sudah OTW Jakarta untuk Perkuat Timnas Indonesia!

Sempat diragukan bergabung dengan kondisi urusan keluarga, Calvin Verdonk akhirnya akan bergabung dengan Timnas Indonesia. 
Dua Tahun di Indonesia Tanpa Liga, Satoru Mochizuki Putar Otak Demi Selamatkan Timnas Indonesia Putri

Dua Tahun di Indonesia Tanpa Liga, Satoru Mochizuki Putar Otak Demi Selamatkan Timnas Indonesia Putri

Tak digelarnya Liga Putri secara profesional di Indonesia memaksa Satoru Mochizuki mengumpulkan Safira Ika cs untuk membangun skuad Timnas Indonesia Putri.
Langkah Cerdas Dedi Mulyadi Atasi Krisis Sampah Jabar, Siapkan Solusi Jangka Panjang Sebelum TPA Penuh

Langkah Cerdas Dedi Mulyadi Atasi Krisis Sampah Jabar, Siapkan Solusi Jangka Panjang Sebelum TPA Penuh

Persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan di Jawa Barat mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Tolak tetapkan status darurat sampah.
Prabowo Tegaskan MBG Program Sangat Penting: Akan Timbulkan Kemajuan Besar Ekonomi Indonesia

Prabowo Tegaskan MBG Program Sangat Penting: Akan Timbulkan Kemajuan Besar Ekonomi Indonesia

Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program penyediaan makanan bagi anak-anak Indonesia.
Deretan Kendaraan yang Disita KPK Hasil OTT Imigrasi Jakbar

Deretan Kendaraan yang Disita KPK Hasil OTT Imigrasi Jakbar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita puluhan kendaraan, belasan sepeda hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian
Kekuatan Dividen: Membangun Sumber Pendapatan Pasif dari Pasar Modal

Kekuatan Dividen: Membangun Sumber Pendapatan Pasif dari Pasar Modal

Strategi investasi berbasis dividen berfokus pada kualitas perusahaan. Sehingga, investor juga membutuhkan platform yang memberikan data historis dividen secara akurat.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Dadan Hidayana yang diringkus Kejagagung terlihat keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dengan mengenakan rompi tahanan dan memasang muka lesu.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT