News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Tahun di Indonesia Tanpa Liga, Satoru Mochizuki Putar Otak Demi Selamatkan Timnas Indonesia Putri

Tak digelarnya Liga Putri secara profesional di Indonesia memaksa Satoru Mochizuki mengumpulkan Safira Ika cs untuk membangun skuad Timnas Indonesia Putri.
Rabu, 3 Juni 2026 - 21:40 WIB
Timnas Indonesia Putri kalah dari Singapura
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Satoru Mochizuki mengakui training camp selama satu bulan menjadi antisipasi membangun skuad yang tak memiliki Liga Putri

Tak digelarnya Liga Putri secara profesional di Indonesia memaksa Satoru Mochizuki mengumpulkan Safira Ika cs untuk membangun skuad Garuda Pertiwi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satoru Mochizuki memang sudah dua tahun berada di Indonesia untuk membangun skuad putri. Namun sepanjang kehadiran pelatih asal Jepang ini, tak ada Liga Putri yang digelar secara profesional. 

"Ya memang saya datang ke Indonesia sudah dua tahun, dan memang merasa lingkungan bermain dalam sepak bola dari kecil itu memang dibutuhkan," kata Satoru Mochizuki usai kekalahan Timnas Indonesia Putri atas Singapura.

Training camp di Bandung digelar sejak awal Mei 2026. Selama satu bulan, tim dibangun untuk meraih kemenangan di dua pertandingan uji coba internasional melawan Singapura dan Kamboja. 

Sayangnya, tim justru mengalami kekalahan 0-2 dari Singapura di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (3/6/2026). 

"Maka dari itu, karena federasi paham situasi yang ada, dan akhirnya membantu kita dengan TC yang panjang. Ya pastinya lingkungan bermain dari kecil itu dibutuhkan untuk perkembangan pemain," kata Satoru Mochizuki. 

TC panjang itu diakui Satoru Mochizuki memang belum sempurna. Namun dia mengakui cara ini lebih efektif dibandingkan Garuda Pertiwi yang sama sekali tak bermain. 

"Tapi saya tidak mau menjadikan itu sebagai alasan bahwa tidak adanya liga menjadi kekalahan kali ini. Jadi saya akan memikirkan latihan yang efektif dengan situasi yang ada supaya bisa eh mengembangkan pemain lebih efektif lagi," kata Satoru Mochizuki. (hfp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Temukan Kotak Pandora Pembunuhan Keluarga Indramayu, Arjun Curiga Bangunan di Depan Rumah Aman Yani

Dedi Mulyadi Temukan Kotak Pandora Pembunuhan Keluarga Indramayu, Arjun Curiga Bangunan di Depan Rumah Aman Yani

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menemukan fakta baru saat undang Arjun guna ungkap misteri Aman Yani dalam pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni Indramayu.
Sempat Dikabarkan Batal Gabung, Calvin Verdonk Ternyata Sudah OTW Jakarta untuk Perkuat Timnas Indonesia!

Sempat Dikabarkan Batal Gabung, Calvin Verdonk Ternyata Sudah OTW Jakarta untuk Perkuat Timnas Indonesia!

Sempat diragukan bergabung dengan kondisi urusan keluarga, Calvin Verdonk akhirnya akan bergabung dengan Timnas Indonesia. 
Langkah Cerdas Dedi Mulyadi Atasi Krisis Sampah Jabar, Siapkan Solusi Jangka Panjang Sebelum TPA Penuh

Langkah Cerdas Dedi Mulyadi Atasi Krisis Sampah Jabar, Siapkan Solusi Jangka Panjang Sebelum TPA Penuh

Persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan di Jawa Barat mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Tolak tetapkan status darurat sampah.
Prabowo Tegaskan MBG Program Sangat Penting: Akan Timbulkan Kemajuan Besar Ekonomi Indonesia

Prabowo Tegaskan MBG Program Sangat Penting: Akan Timbulkan Kemajuan Besar Ekonomi Indonesia

Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program penyediaan makanan bagi anak-anak Indonesia.
Deretan Kendaraan yang Disita KPK Hasil OTT Imigrasi Jakbar

Deretan Kendaraan yang Disita KPK Hasil OTT Imigrasi Jakbar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita puluhan kendaraan, belasan sepeda hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian
Kekuatan Dividen: Membangun Sumber Pendapatan Pasif dari Pasar Modal

Kekuatan Dividen: Membangun Sumber Pendapatan Pasif dari Pasar Modal

Strategi investasi berbasis dividen berfokus pada kualitas perusahaan. Sehingga, investor juga membutuhkan platform yang memberikan data historis dividen secara akurat.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Dadan Hidayana yang diringkus Kejagagung terlihat keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dengan mengenakan rompi tahanan dan memasang muka lesu.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT