News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kualitas Marselino Ferdinan Dibandingkan dengan Gelandang Malaysia, Pemandu Bakat asal Inggris Ini Bilang Mantan Pemain Persebaya Itu…

Tampil gemilang di laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi pada Selasa (19/11/2024) membuat Marselino Ferdinan mendapat sorotan dari dunia internasional termasuk ..
Senin, 25 November 2024 - 20:24 WIB
Marselino Ferdinan, Gelandang Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram Marselino Ferdinan

tvOnenews.com - Tampil gemilang di laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi pada Selasa (19/11/2024) membuat Marselino Ferdinan mendapat sorotan dari dunia internasional.

Dalam laga ini Marselino Ferdinan didapuk sebagai pemain terbaik setelah mencetak dua gol. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol pertama mantan wonderkid Persebaya itu terjadi pada menit ke-32 berkat assist cantik Ragnar Oratmangoen.

{{imageId:300845}} 

Marselino Ferdinan kembali membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bergemuruh di menit ke-57 setelah berhasil mengelabui Ahmed Al-Kassar.

Skor 2-0 untuk Timnas Indonesia bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil ini membuat Timnas Indonesia melesat ke peringkat 3 klasemen Grup C dengan peroleh 6 poin.

Jauh sebelum laga tersebut, seorang pemandu bakat asal Eropa Emirhan membandingkan kemampuan Marselino Ferdinan dengan gelandang Malaysia Arif Aiman. 

Di akun Twitter pribadinya @EKscouting, Emirhan memberi Arif Aiman nilai yang lebih tinggi ketimbang Marselino Ferdinan. Marsel dinilai dengan skor 7,2/10 sementara Aiman mendapatkan nilai 8,3/10.

Penilaian Emirhan itu kemudian memancing reaksi pecinta sepak bola Indonesia. 

Kebanyakan dari mereka mengaku bingung dengan penilaian tersebut, apa yang menjadi dasar Marselino Ferdinan mendapat nilai lebih kecil ketimbang Arif Aiman. 

Alasan nilai Marselino Ferdinan lebih kecil dibanding Arif Aiman 

Penggemar sepak bola Indonesia sedikit meragukan penilaian terhadap Marselino yang masih kalah dibandingkan Arif Aiman.

Namun perlu diingat bahwa Arif Aiman berusia 2 tahun lebih tua dibanding Marselino. Arif kelahiran 2002 sedangkan Marselino kelahiran 2004.

 {{imageId:300701}}

Bila dirunut maka Arif Aiman lebih dulu mencicipi karir profesional yang sudah ia mulai pada 2020 dibanding Marselino yang baru berkarir secara Pro pada 2021. 

Otomatis Arif Aiman memiliki waktu lebih dulu untuk adaptasi di awal karirnya bersama JDT. Arif sudah mengoleksi 20 gol dan 34 assist dari 85 laga. 

Berbanding dengan Marselino yang catatannya masih kalah jauh yakni 7 gol dan 9 assist dari 34 laga bersama Persebaya. 

Faktor posisi kedua pemain dan tipe permainan keduanya juga menentukan nilai di antara mereka. Arif yang berposisi sebagai sayap tentu cenderung lebih eksplosif dalam menghasilkan gol maupun assist. 

Sedangkan Marselino berposisi gelandang serang yang berfokus pada mengatur serangan dan membuka peluang. 

Catatan gol dan assist keduanya juga berperan membedakan rating di antara Marsel dan Arif. Tanpa melihat level liga yang mereka mainkan di kedua klub masing-masing. 

Arif jelas unggul dari segi statistik saat ini sehingga ratingnya yang diberikan oleh lebih tinggi dibandingkan Marselino. 

Marselino Ferdinan di mata Emirhan

Sementara itu Marsel juga dinilai memiliki sejumlah kekuatan mumpuni. Gelandang serang muda itu dianggap mempunyai kemampuan dribbling dan umpan jauh yang apik. 

Marsel juga sering terlibat dalam banyak kombinasi passing. Pemain yang besar di Surabaya itu juga lihai dalam mengontrol bola, body balance, dan umpan jauh yang terukur.

{{imageId:301120}} 

Selain itu Marselino Ferdinan juga sering turun membantu pertahanan kala tim dalam keadaan diserang. 

Namun demikian Marselino juga memiliki kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki untuk kemudian hari, mulai dari akurasi tendangan jarak jauh hingga kesalahan dalam dribbling saat dalam tekanan yang terkadang terlalu cepat kehilangan bola. 

Dari kemampuannya tersebut Marselino Ferdinan dianggap memiliki tipe permainan seperti gelandang serang milik Tottenham James Maddison.

Bersama Oxford United Marsel memiliki market value senilai 5,21 miliar rupiah. 

Tak diragukan lagi, ia diyakini sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. 

Di usianya yang masih amat muda Marselino sudah menjadi tulang punggung Persebaya Surabaya dan menjadi pemain muda terbaik Liga 1 pada tahun 2022 yang lalu. 

Ia juga meraih predikat pemain muda terbaik Piala AFF 2022 dan berhasil membantu Timnas Indonesia meraih medali emas Sea Games 2023. 

Tak ayal dirinya menjadi tumpuan Timnas Indonesia di berbagai level mulai dari level senior, U-23, hingga U-20. 

Berbekal segudang pengalaman tersebut Marselino mendapat panggilan untuk merumput di Belgia bersama KMSK Deinze. 

Musim lalu ia turun di empat laga bersama Deinze dan mampu mencetak satu gol. 

Kini ia berseragam Oxford United, klub milik Anindya Bakrie dan Erick Thohir yang berlaga di Liga Inggris (EFL Championship) 

Dari semua faktor tersebut penilaian EKscouting terhadap Marselino adalah 7,2. 

Profil Arif Aiman

Arif Aiman adalah penyerang andalan Timnas Malaysia yang bermain untuk tim raksasa Johor Darul Ta’zim (JDT). 

Emirhan menilai Arif Aiman sebagai pemain yang cerdas memanfatkan ruang. Dia mampu menembus ruang sempit di antara rapatnya pertahanan lawan. 

Kemampuan dribble Aiman juga tidak diragukan lagi. Gayanya dalam mengolah si kulit bundar bisa dengan mudah mengecoh lawan. 

Pemain berusia 21 tahun sampai-sampai dirumorkan didekati sejumlah klub Asia Timur dan Eropa. 

Emirhan menyebut cara bermain Arif Aiman mirip dengan sayap andalan Real Madrid Rodrigo. 

Kini pemain bernomor punggung 42 itu market value senilai 10,43 miliar rupiah. 

Arif Aiman dan Marselino Ferdinan
Arif Aiman dan Marselino Ferdinan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Tak hanya menyebutkan kelebihannya Emirhan juga menjelaskan kelemahan Arif Aiman yang dinilai lebih suka bermain individual ketimbang kolektif. Artinya sang pemain dianggap egois. 

Publik sepak bola Malaysia memandang Arif Aiman sebagai talenta harapan bangsa. 

Marselino Ferdinan punya masa depan cerah

Walau pun begitu tak dapat dipungkiri kesempatan Marselino berkembang jauh lebih besar ketimbang Arif Aiman. 

Marselino kini sudah meniti karirnya di Eropa, di usianya yang masih 18 tahun. Proses adaptasinya di Belgia pun berjalan cukup baik. 

Dia mendapat kepercayaan dari pelatih KMSK Deinze untuk memainkan perannya. 

Catatan satu gol dalam 116 menit yang ia dapat dari 4 laga awalnya merupakan langkah yang baik. 

Marsel bisa meningkatkan dirinya lebih baik dari yang kini dengan merasakan kerasnya atmosfer sepak bola Eropa. 

Marsel juga tengah diproyeksikan sebagai bagian dari KMSK Deinze untuk mengarungi kasta kedua Liga Belgia di musim depan. 

Sementara itu Arif Aiman perlu mengambil langkah yang besar untuk karirnya ke depan. Kesuksesan dan pembuktian yang sudah banyak ia raih bersama JDT harus ditingkatkan ke level yang lebih kompetitif. 

Inilah saatnya yang tepat bagi Arif untuk melanjutkan karirnya ke kawasan Eropa maupun Asia Timur seperti yang sempat dirumorkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mungkin bila Arif tak mengambil langkah tersebut, maka Marselino bisa melewati pencapaian ‘wonderkid’ Malaysia itu dan lebih bersinar di masa depan. 

(amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi

Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi

Viral toko roti berlabel gluten free diduga menipu pelanggan. Toko roti yang dilaporkan ke Polisi pada 2025, kini kasusnya masuk ke tahap penyidikan.
Merasa Dirugikan, Media Vietnam Curigai Kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia Sekaligus

Merasa Dirugikan, Media Vietnam Curigai Kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia Sekaligus

Media Vietnam mencurigai kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia secara sekaligus di FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka merasa bahwa itu merugikan bagi pemain Timnas Vietnam.
Respons Tak Terduga Dedi Mulyadi usai Dapat Julukan 'Gubernur Konten', KDM Beri Fakta Menohok

Respons Tak Terduga Dedi Mulyadi usai Dapat Julukan 'Gubernur Konten', KDM Beri Fakta Menohok

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons tak terduga ketika mendapat julukan sebagai "gubernur konten". KDM beri fakta menohok, singgung soal APBD.
Rekap Hasil Tinju Dunia Hari Ini: 'Nyawa' Ben Whittaker Selamat, Dramatis Kalahkan Conor Wallace di Perebutan Gelar IBF

Rekap Hasil Tinju Dunia Hari Ini: 'Nyawa' Ben Whittaker Selamat, Dramatis Kalahkan Conor Wallace di Perebutan Gelar IBF

Rekap hasil tinju dunia, di mana Ben Whittaker berhasil meraih kemenangan secara dramatis atas Conor Wallace dalam 12 ronde.
Dede Sunandar Terkapar dan Dilarikan ke RS Usai Terkena Bogem Vicky Prasetyo di Atas Ring

Dede Sunandar Terkapar dan Dilarikan ke RS Usai Terkena Bogem Vicky Prasetyo di Atas Ring

Komedian Dede Sunandar terkapar di atas ring hingga dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat bogem mentah dari Vicky Prasetyo dalam agenda tinju selebriti.
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.

Trending

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT