News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahrain Akhirnya Menyesal Pernah Remehkan Timnas Indonesia? Kini Mulai Ketar-ketir Sampai Bilang Skuad Garuda itu...

Bahrain mulai serius mengawasi Timnas Indonesia jelang laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, meskipun sempat meremehkan skuad Garuda sampai bilang...
Kamis, 5 Desember 2024 - 06:11 WIB
Pemain Timnas Indonesia saat melawan Bahrain.
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Perjuangan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia masih memerlukan usaha panjang.

Saat ini, skuad Garuda telah menjalani enam pertandingan Grup C di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan selanjutnya, Indonesia akan berhadapan dengan Australia dan Bahrain pada bulan Maret 2025.

Menjelang laga krusial ini, Shin Tae-yong bersama PSSI tentu terus melakukan persiapan terbaik.

PSSI terus berusaha meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia untuk putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hal ini disampaikan langsung oleh perwakilan Exco PSSI, Arya Sinulingga.

Upaya yang dilakukan adalah dengan memperkuat tim secara keseluruhan, khususnya dengan mendatangkan pemain naturalisasi.

Beberapa pemain asal Eropa sudah resmi menjadi WNI dan kini membela skuad Garuda.

Tidak mengherankan jika Grup C menjadi sorotan utama, mengingat di dalamnya terdapat tim-tim kuat seperti Jepang, Australia, dan Arab Saudi, yang sering kali lolos ke Piala Dunia.

Selain itu, ada juga Bahrain dan China yang dianggap sebagai "kuda hitam", sementara Indonesia dipandang sebagai underdog di atas kertas.

Namun demikian, Indonesia tetap menjadi salah satu tim yang mendapatkan perhatian.

Sorotan ini berfokus pada perkembangan pesat skuad Garuda di pentas internasional, yang seiring dengan kebijakan naturalisasi yang diterapkan oleh PSSI.

Gencarnya PSSI merekrut pemain diaspora dari Eropa telah membuat tim-tim lawan di ASEAN merasa iri.

Pasalnya, nama-nama pemain yang sudah atau akan dinaturalisasi memiliki kualitas yang sangat tinggi.

Thom Haye, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes, dan Jordi Amat adalah pemain dengan pengalaman yang cukup matang di Eropa.

Selain itu, ada juga talenta muda seperti Ivar Jenner, Justin Hubner, Nathan Tjoe A On, Rafael Struick, dan Elkan Baggott yang dianggap sebagai prospek cerah.

Kehadiran Maarten Paes, Kevin Diks, Mees Hilgers, dan Eliano Reijnders yang baru-baru ini memperkuat Timnas Indonesia juga semakin memperkokoh kekuatan tim.

Tak hanya itu, dalam waktu dekat, Ole Romeny juga diperkirakan akan segera bergabung.

Dengan line-up yang menjanjikan ini, tim-tim unggulan seperti Jepang, Australia, dan Arab Saudi tidak lagi menganggap Indonesia sebagai tim yang lemah.

Bahrain menilai langkah yang diambil Timnas Indonesia dalam memperkuat tim sangatlah agresif.

Menurut Samir Chamam, mantan pelatih Bahrain U-23, Timnas Bahrain seharusnya memasukkan Indonesia ke dalam daftar tim yang patut diwaspadai, karena bisa saja mengejutkan.

Pasalnya, tim Indonesia saat ini, yang mayoritas diperkuat pemain Eropa, sangat berbeda dengan tim yang mereka hadapi pada 2012, ketika Bahrain menang 10-0.

Selain itu, perkembangan sepak bola Indonesia juga semakin pesat.

Chamam pun mengingatkan pasukan Bahrain untuk tetap waspada terhadap Indonesia, karena menurutnya, peluang terbesar untuk meraih poin datang dari tim Indonesia.

"Di round ini semua pertandingan akan berlangsung pada level tertinggi dan kita juga harus mendapat performa terbaik dari semua tim yang ada," ucap Samir dilansir dari BFA TV.

"Kita memang tidak mengetahui permainan Indonesia dan kita juga tak tahu siapa pemain yang akan dipantau karena semuanya sudah berubah. Akan tetapi kita tidak akan hanya memantau satu pemain saja karena ini merupakan permainan tim," imbuhnya.

Di sisi lain, mantan pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic, sebelumnya juga meminta seluruh elemen timnya untuk tetap memasukkan Indonesia sebagai salah satu tim yang harus diwaspadai.

Menurutnya, pada tahap ini, setiap tim memiliki potensi yang sama untuk saling mengalahkan dan meraih kemenangan, termasuk Indonesia.

"Dalam sepak bola setiap tim memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu sepanjang waktu. Orang-orang berpikir bahwa ketika Anda bermain Anda adalah tim yang tidak diunggulkan. Anda tidak akan pernah menjadi favorit. Kemudian apa yang terjadi adalah sesuatu yang muncul dari dalam diri Anda yang ingin menunjukkan bahwa orang-orang salah," ucap Dragan Talajic dilansir dari situs FIFA pada Mei 2024.

"Sepak bola adalah permainan 11 lawan 11 maka dari itu semuanya bisa terjadi. Bahrain telah dua kali hampir lolos ke Piala Dunia dan anda tahu di negara saya ada ungkapan jika anda tidak lolos untuk pertama atau kedua kalinya maka untuk ketiga kalinya anda akan lolos. Meskipun Bahrain adalah negara kecil sungguh luar biasa Bagaimana masyarakatnya mencintai olahraga ini," tambahnya.

Nampaknya kekhawatiran Bahrain ini benar-benar terbukti.

Skuad Garuda yang pada awalnya cukup kesulitan di awal putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kini mulai bangkit.

Timnas Indonesia yang sempat menjadi juru kunci Grup C kini justru melesat ke posisi tiga klasemen dengan total 6 poin.

Sementara itu, pada pertemuan pertama, Timnas Indonesia berhasil ditahan imbang oleh Bahrain 2-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut tak sesuai ekspektasi karena skuad Garuda menargetkan 3 poin atas Bahrain.

Namun, pada leg kedua Timnas Indonesia siap bermain habis-habisan dan mencuri tiga poin atas Bahrain. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keburu Juara, Misteri Penendang Penalti Kelima di Final FIFA ASEAN Cup Diungkap Elkan Baggott

Keburu Juara, Misteri Penendang Penalti Kelima di Final FIFA ASEAN Cup Diungkap Elkan Baggott

Timnas Indonesia menahan imbang Thailand dengan skor akhir 2-2 yang memaksa tampil ke babak perpanjangan waktu. Tak ada gol yang tercipta membuat gelar pertama FIFA ASEAN Cup ditentukan lewat adu penalti. 
Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Perang Timur Tengah Masih Bergejolak, Seluruh Tim Diberi Panduan Keselamatan Peringatan Darurat Jelang MotoGP Qatar

Perang Timur Tengah Masih Bergejolak, Seluruh Tim Diberi Panduan Keselamatan Peringatan Darurat Jelang MotoGP Qatar

Seluruh tim dilaporkan telah diberi panduang keselamatan peringatan darurat menjelang gelaran MotoGP Qatar akhir pekan ini.
Pemprov dan DPRD Jatim Sepakati Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar Disiapkan 2027, Gubernur Khofifah: Agar Tak Jadi Beban APBD Satu Tahun Sekaligus

Pemprov dan DPRD Jatim Sepakati Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar Disiapkan 2027, Gubernur Khofifah: Agar Tak Jadi Beban APBD Satu Tahun Sekaligus

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama DPRD Provinsi Jawa Timur menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
Timnas Padel Putri Indonesia Bikin Kejutan di Piala Dunia, Hajar Jerman dan Kini Bidik 9 Besar Dunia

Timnas Padel Putri Indonesia Bikin Kejutan di Piala Dunia, Hajar Jerman dan Kini Bidik 9 Besar Dunia

Timnas Padel Putri Indonesia mengalahkan Jerman dan mengamankan posisi ke-12 FIP World Cup. Kini, skuad Merah Putih membidik kemenangan atas Belgia demi 9 besar.
Bukan 2,5, Jokowi Sebut IPK-nya 3,05

Bukan 2,5, Jokowi Sebut IPK-nya 3,05

Jokowi menyebut IPK-nya saat lulus dari Fakultas Kehutanan UGM 3,05 bukan 2,5. Jokowi lantas menjelaskan dirinya lulus ujian skripsi pada 23 Oktober 1985. Sementara itu, dirinya diwisuda pada 19 November 1985.

Trending

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah ungkap kisah orang miskin yang menolak emas, pesannya bikin haru.
Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah merekonstruksi wajah dan tidak pernah memakai makeup. Jokowi lantas menjawab bahwa foto di ijazahnya adalah foto dirinya, bukan Dumatno.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT