GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Bermain 4 Menit, Filipina Putuskan Ganti Sang Penjaga Gawang Utama saat Hadapi Timnas Indonesia, Ada Apa?

Filipina saat ini tengah berduel dengan Timnas Indonesia dalam matchday pamungkas babak penyisihan Grup B Piala AFF 2024 yang berlangsung di Stadion Manahan
Sabtu, 21 Desember 2024 - 20:50 WIB
Timnas Indonesia vs Filipina di Stadion Manahan, Solo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Solo, tvOnenews.com - Pelatih Filipina, Alberto Capellas memutuskan untuk mengganti sang penjaga gawang utama meski baru bermain empat menit dalam laga kontra Timnas Indonesia.

Filipina saat ini tengah berduel dengan Timnas Indonesia dalam matchday pamungkas babak penyisihan grup B Piala AFF 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia vs Filipina di Stadion Manahan, Solo
Timnas Indonesia vs Filipina di Stadion Manahan, Solo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

Pertandingan itu sendiri berlangsung di Stadion Manahan, Solo pada Sabtu (21/12/2024) pukul 20.00 WIB.

Dalam laga tersebut, diketahui jika ada kejadian menarik yang terjadi pada awal pertandingan Timnas Indonesia kontra Filipina.

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com di lokasi, terlihat jika pelatih Alberto Capellas memilih untuk mengganti sang penjaga gawang utama sesaat laga baru dimulai.

Penjaga gawang utama Filipina harus ditarik keluar meski laga baru berjalan selama empat menit di babak pertama.

Adalah kiper Patrick Deyto yang ditarik keluar keluar lapangan digantikan penjaga gawang cadangan, Quincy Kammeraad.

Alasan pelatih Alberto Capellas menggantikan penjaga gawang utama itu akibat tak bisa melanjutkan pertandingan meski baru berjalan selama empat menit.

Kiper Patrick Deyto terpantau mengalami cedera di menit ke-4 babak pertama usai di tekel dari belakang oleh pemain Timnas Indonesia, Rayhan Hannan.

Hal itu berawal dari salah satu pemain Filipina melakukan operan ke belakang kepada Patrick Deyto.

Patrick Deyto yang bermaksud ingin menggiring bola sebelum melakukan tembakan jauh, justru mendapatkan gangguan dari Rayhan Hannan.

Pemain Persija Jakarta itu terlihat mendekati secara masif kiper Filipina itu dengan harapan dapat mengganggu aksi tendangan jauh tersebut.

Melihat adanya gangguan dari pemain Timnas Indonesia, Patrick Deyto pun tetap memilih untuk menggiring bola dan berhasil melewati Rayhan Hannan.

Tak lama berselang, salah satu kaki dari Rayhan Hannan tersangkut yang berujung tersungkurnya sang kiper utama Filipina tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patrick Deyto pun sempat mengerang kesakitan cukup lama dan langsung mendapatkan perawatan dari tim medis Filipina.

Perawatan yang dilakukan kiper bernomor punggung 1 itu pun berlangsung cukup lama dan membuat pertandingan terhenti selama beberapa menit.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT