News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peraturan AFC Bikin Timnas Indonesia Kehilangan Dua Amunisi Berharga di Turnamen Penting, Ini Alasannya

Peraturan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) diperkirakan bakal membuat Timnas Indonesia kehilangan dua amunisi berharga pada ajang penting di Asia.
Senin, 23 Desember 2024 - 16:49 WIB
Peraturan AFC bakal bikin Timnas Indonesia tanpa dua amunisi berharga di turnamen penting Asia
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Peraturan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) diperkirakan bakal membuat Timnas Indonesia kehilangan dua amunisi berharga pada ajang penting di Asia.

Skuad Garuda terus memperkuat diri untuk bisa bersaing di berbagai kejuaraan, dengan PSSI berupaya keras untuk menaturalisasi para pemain keturunan yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat ini, Kualifikasi Piala Dunia 2026 merupakan fokus dari skuad asuhan Shin Tae-yong yang sedang berjuang di putaran ketiga.

Namun, itu bukan satu-satunya ajang yang sedang diikuti oleh skuad Garuda pada saat ini.

PSSI juga memberi perhatian kepada Timnas Indonesia pada level U-20, yang akan tampil di Piala Asia U-20 2025.

Ajang tersebut bakal diselenggarakan di China pada Februari 2025 mendatang, dengan skuad Garuda Nusantara bakal diasuh oleh Indra Sjafri.

Indra Sjafri telah menyusun skuadnya sejak Piala AFF U-19 2024, yang berhasil dimenangkan olehnya pada Juli lalu.

Pemain Timnas Indonesia u-20, Jens Raven
Pemain Timnas Indonesia u-20, Jens Raven
Sumber :
  • Instagram - Jens Raven

 

Dia sudah memiliki sejumlah pemain diaspora, seperti Jens Raven dan Welber Jardim di skuad pada saat ini.

Namun, pada saat ini, PSSI sedang berupaya memberikan amunisi tambahan dengan menaturalisasi Dion Markx dan Tim Geypens.

Dion Markx merupakan seorang bek tengah yang memperkuat NEC Nijmegen di level U-21 pada saat ini.

Sedangkan Tim Geypens merupakan seorang bek kiri yang sudah bermain untuk tim senior FC Emmen.

Erick Thohir bersama Tim Geypens dan Dion Markx
Erick Thohir bersama Tim Geypens dan Dion Markx
Sumber :
  • Instagram/ErickThohir

 

Keduanya sama-sama berusia 19 tahun dan bisa masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Asia U-20 2025.

Sebelumnya, mereka sudah bermain dengan Timnas Indonesia U-20 asuhan Indra Sjafri di Toulon Cup 2024 pada Juni lalu.

Erick Thohir pun sudah berjabat tangan dengan keduanya, namun proses naturalisasi mereka diperkirakan bakal berjalan telat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada media pada pekan lalu, Erick mengakui bahwa proses naturalisasi Geypens dan Markx berat untuk diselesaikan sebelum Piala Asia U-20 2025.

“Saya gak tahu,” kata Erick kepada media pada Senin, 16 Desember 2024, mengenai kemungkinan Dion Markx dan Tim Geypens hadir di Piala Asia U-20 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT