GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Sembunyikan Lagi, Greg Nwokolo Bongkar Momen Memalukan Pemain Indonesia saat Menghadapi Chelsea pada Tahun 2013: Masa Mereka ...

Eks striker timnas Indonesia, Greg Nwokolo bongkar momen memalukan pemain Indonesia di eranya saat melakoni laga persahabatan melawan Chelsea pada tahun 2013.
Rabu, 25 Desember 2024 - 21:41 WIB
Laga persahabatan Chelsea menghadapi Indonesia All Star pada tahun 2013.
Sumber :
  • VIVAnews/Fernando Randy

tvOnenews.com - Mantan striker timnas Indonesia, Greg Nwokolo bongkar momen memalukan pemain Indonesia di jamannya saat melakoni laga persahabatan melawan Chelsea pada tahun 2013.

Mantan bintang naturalisasi Indonesia, Greg Nwokolo buka-bukaan mengungkit 'memori buruk' saat membela timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu The Blues Chelsea menyambangi Indonesia dalam agenda pramusim The Blues ke Asia.

Di mana saat menghadapi Indonesia All Star yang mayoritas diisi oleh pemain Tim Nasional Indonesia dan juga pemain terbaik di kompetisi itu.  

Berisikan nama-nama pemain terbaik Indonesia saat itu di antaranya Kurnia Meiga, Ahmad Bustomi, Andik Vermansyah, Raphael Maitimo dan Greg Nwokolo. 

Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis, 25 Juli 2013 itu, The Blues berhasil menang dengan skor yang fantastis 8-1. 

The Blues yang dilatih oleh Jose Mourinho dihuni sejumlah pemain bintang seperti John Terry, Demba Ba, Victor Moses, Romelu Lukaku dan Eden Hazard. Di mana pada laga tersebut, Chelsea menang dengan skor 8-1.

John Terry Legeda Chelsea
John Terry Legeda Chelsea
Sumber :
  • Instagram/@chelseafc

 

Tim asal London itu dengan mudah mencetak gol di antaranya Hazard, Ramires, Demba Ba, John Terry, Branislav Ivanovic, dan Romelu Lukaku.

Bahkan satu-satunya gol Indonesia All Star dicetak oleh bek The Blues yakni Tomas Kalas pada saat gagal menghalau bola umpan dari Greg Nwokolo.

Greg Nwokolo menceritakan secara jujur kisah di balik laga Indonesia vs Chelsea, yang mungkin cukup menggambarkan karakter pemain Indonesia.

"Kita (tim Indonesia) melawan Chelsea, kita datang game mau masuk lapangan. Pas kita mau masuk semua pemain sudah incar-incar baju (pemain Chelsea),'Hei abis game baju ya buat aku,'" ungkap Greg Nwokolo menirukan ucapan pemain Indonesia.

Greg Nwokolo mengungkapkan bahwa pemain-pemain Indonesia meminta jersey pemain Chelsea.

"Hei You, jersey after game," ungkap Greg dengan gestur yang mengundang gelak tawa Bung Jebreet dilansir dari youtube Podsea

Mantan striker Madura United itu mengaku bahwa sampai sangat marah akan kelakuan rekan-rekan setimnya.

"Saya sampai sangat marah di situ, Victor ada di situ, apapun saya bicara dia bisa confirm," ucapnya.

"I said,'Kalian seharusnya merasa malu,'ini sebelum pertandingan. Bagaimana mereka (Chelsea) bisa menganggap kita serius? belum masuk lapangan sudah minta baju," imbuhnya.

Di akhir pertandingan, tim Indonesia dikalahkan dengan skor 1-8. Greg Nwokolo mencetak satu-satunya gol.

"Saya anggap itu serius, di otak aku itu peluang aku, kalau main bagus bisa bermain di Chelsea, pemain lain cuma mau ketemu idola," ujarnya.

"Oleh karena itu, ada perbedaan besar dalam pemikiran (mindset)," sambungnya.

Legenda Persija Jakarta, Greg Nwokolo saat memperkuat Timnas Indonesia
Legenda Persija Jakarta, Greg Nwokolo saat memperkuat Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/@greg11n

 

Dia menceritakan juga kebiasaan kurang baik dari pemain Indonesia.

"Pada saat itu, kalau kamu push pemain Indonesia, atau dimarahi sedikit. Mereka enggak nyaman," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, Greg Nwokolo menaruh hormat dengan metode yang diterapkan oleh Shin Tae-yong, tidak pandang bulu dalam mendidik para pemainnya.

"Kamu lihat Shin Tae-yong peduli hal-hal kayak gini? dia nggak peduli, kamu harus melakukan apa yang saya katakan," ucapnya. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT