News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Ternyata Dijebak PSSI? Media Korea Blak-blakan Sebut STY Telah Dikhianati: Sangat Tidak Masuk Akal...

Media asal Korea Selatan dengan berani menyebut bahwa dibalik pemecatannya Shin Tae-yong sebenarnya telah dijebak dan dikhianati oleh PSSI, sampai bilang...
Minggu, 12 Januari 2025 - 06:57 WIB
Erick Thohir dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Media Korea sebut ajang Piala AFF merupakan 'jebakan' PSSI untuk memecat Shin Tae-yong.

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pilatih Timnas Indonesia masih saja menyisakan banyak tanda tanya di kalangan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang menyayangkan keputusan PSSI memberhentikan STY, mengingat telah banyak hal positif yang ia lakukan untuk sepak bola Indonesia.

Hal ini kemudian memicu berbagai spekulasi soal alasan PSSI memecat pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

 

Salah satunya media Korea Selatan, yang menyinggung soal kegagalan Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF.

Shin Tae-yong sendiri memang dipecat tak lama usai Timnas Indonesia gagal di Piala AFF atau ASEAN Cup 2024.

Publik Korea menyebut jika Piala AFF sengaja dijadikan "jebakan" oleh PSSI untuk memecat Shin Tae-yong.

Media asal Korea Selatan, Best Eleven, menyoroti soal penggunaan skuad U-22 di Piala AFF yang telah disepakati Shin Tae-yong dan PSSI.

Menurut media tersebut, jika memang Indonesia menargetkan menjadi juara AFF, PSSI seharusnya tidak menyetujjui penggunaan skuad U-22 sejak awal.

Apalagi, sebelumnya Shin Tae-yong mengatakan bahwa keputusan menurunkan skuad U-22 telah disepakati PSSI guna mempersiapkan SEA Games dan Piala Asia.

Shin Tae-yong, saat Indonesia melawan Laos di Piala AFF 2024.
Shin Tae-yong, saat Indonesia melawan Laos di Piala AFF 2024.
Sumber :
  • Dok. Vision+ via X/aingriwehuy

 

Atas dasar tersebut media Korea Selatan merasa janggal dengan pemecatan Shin Tae-yong.

Media tersebut bahkan menyebut jika keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong sangat tidak masuk akal.

"Jika sepak bola Indonesia benar-benar menginginkan Piala AFF, mereka tidak boleh menyetujui rencana yang hanya menggunakan kekuatan U-22," tulis media Best Eleven.

"Untuk berpartisipasi di kejuaraan sepak bola Asia Tenggara. Ini merupakan hal yang sangat tidak masuk akal bagi sepak bola Indonesia."

"Ini seperti jebakan, pelatih Shin Tae-yong telah dikhianati," tulis Best Eleven.

"Sepanjang turnamen ditegaskan coach Shin bahwa hal tersebut merupakan tahap percobaan persiapan SEA Games dan Piala Asia U-23 tahun 2025."

Shin Tae-yong kirim salam perpisahan untuk Ketum PSSI Erick Thohir
Shin Tae-yong kirim salam perpisahan untuk Ketum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • Instagram/Shin Tae-yong

 

"Dan diketahui hal tersebut sudah dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia."

"Namun, tampaknya keputusan ini diambil karena adanya perubahan aliran udara secara tiba-tiba," imbuh mereka.

Tak hanya itu, media Best Eleven juga menyoroti soal adanya keretakan di internal Timnas Indonesia selama laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih menjadi tanda tanya besar soal apa yang sebenarnya terjadi di dalam skuad Garuda hingga membuat STY dipecat.

"Ada keretakan internal di tim Indonesia sebelum dan sesudah pertandingan antara tim ini melawan tim Jepang di Kualifikasi Piala Dunia," tulis Best Eleven lagi. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Pilih Jalur Hukum usai Videonya Viral

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Pilih Jalur Hukum usai Videonya Viral

Ruben Onsu membuat laporan resmi terkait dugaan pencemaran nama baik, fitnah melalui media elektronik, serta penyebaran rekaman tanpa izin.
Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora, Sediakan 835 Tempat Usaha dengan Daya Tampung 924 Pedagang

Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora, Sediakan 835 Tempat Usaha dengan Daya Tampung 924 Pedagang

Pemerintah Kabupaten Blora bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan seluruh pihak terkait menandatangani Perjanjian Pengelolaan Sementara Hasil Rehabilitasi Pasar Ngawen Tahun 2025–2026, Selasa (13/10/2026).
Kasus Pengeroyokan Koordinator Sosial dan Politik BEM UI di Tebet Diusut, 26 CCTV Disita hingga 7 Saksi Diperiksa

Kasus Pengeroyokan Koordinator Sosial dan Politik BEM UI di Tebet Diusut, 26 CCTV Disita hingga 7 Saksi Diperiksa

Polda Metro Jaya masih mengusut insiden pengeroyokan yang menimpa Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, di wilayah Tebet, Jakarta Selatan. Polisi mendapatkan 26 titik CCTV dari beberapa titik yang diduga memperlihatkan saat peristiwa terjadi dan memeriksa 7 saksi.
Main sebagai Pengganti, Calvin Verdonk Catat Rating Lebih Tinggi ketimbang Bek Kiri Utama Lille saat Hadapi Arsenal

Main sebagai Pengganti, Calvin Verdonk Catat Rating Lebih Tinggi ketimbang Bek Kiri Utama Lille saat Hadapi Arsenal

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, mencatatkan statistik menarik meski Lille harus menelan kekalahan telak dari Arsenal dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027.
Formula 1 Kembali ke Afrika Setelah 33 Tahun, Rwanda Siap Jadi Tuan Rumah

Formula 1 Kembali ke Afrika Setelah 33 Tahun, Rwanda Siap Jadi Tuan Rumah

Formula 1 (F1) resmi mengumumkan kesepakatan kerja sama selama 10 tahun dengan Rwanda untuk menggelar Grand Prix Afrika pada awal dekade 2030-an.
Kini Jadi Rival, Yeum Hye-seon Tak Terima Lihat Aksi ‘Tengil’ Megawati Hangestri saat Berseragam Hyundai Hillstate

Kini Jadi Rival, Yeum Hye-seon Tak Terima Lihat Aksi ‘Tengil’ Megawati Hangestri saat Berseragam Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon kembali bertemu di Media Day V-League 2026/2027. Simak momen kocak keduanya yang kini menjadi rival.

Trending

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk radar Timnas Malaysia untuk proyek menuju Piala Dunia 2030. Namun, FAM menegaskan belum ada kontrak.
Belum 24 Jam Menjabat Sudah Diganti, Apa yang Terjadi di Balik Mutasi Super Kilat Kapolresta Sleman Kombes Nanang Haryono?

Belum 24 Jam Menjabat Sudah Diganti, Apa yang Terjadi di Balik Mutasi Super Kilat Kapolresta Sleman Kombes Nanang Haryono?

Kombes Nanang Haryono yang baru menyelesaikan prosesi serah terima jabatan sebagai Kapolresta Sleman, mendadak dipindahtugaskan sebelum genap sehari memimpin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT