News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuduh Shin Tae-yong Diktator, Marc Klok Ternyata Pernah Bohong demi Berkarier di Indonesia: Klub Skotlandia Jadi Korban

Marc Klok jadi pembicaraan setelah tuduhannya soal Shin Tae-yong yang diktator ke pemain dibantah oleh salah satu mantan analis Timnas Indonesia, Kim Jong-jin.
Kamis, 23 Januari 2025 - 13:59 WIB
Padahal Shin Tae-yong Pernah Sepercaya Itu pada Marc Klok, Begini Lika-liku Karier Klok sampai ke Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @marcklok

Jakarta, tvOnenews.com - Penggawa Persib Bandung, Marc Klok tengah menjadi sorotan di media sosial.

Gelandang berdarah Belanda itu jadi pembicaraan setelah tuduhannya soal Shin Tae-yong dibantah mantan analis Timnas Indonesia, Kim Jong-jin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diberitakan sebelumnya, Marc Klok sempat memberikan penilaiannya soal Shin Tae-yong setelah sang pelatih dipecat PSSI.

Eks analis Timnas Indonesia, Kim Jong-jin dan Marc Klok.
Eks analis Timnas Indonesia, Kim Jong-jin dan Marc Klok.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

Dia mengatakan Shin Tae-yong adalah pelatih dengan karakter keras dan cenderung diktator kepada para pemain.

"Dia benar-benar seorang diktator dan dia berdiri di atas kelompok itu," ujar Marc Klok.

"Saya punya konflik dengan pelatih tim nasional sebelumnya. Jika berdebat dengannya, nama anda bisa dicoret, itulah akhir saya," jelas Klok lagi.

Menanggapi komentar tersebut, baru-baru ini Kim Jong-jin selaku mantan analis Timnas Indonesia yang pernah bekerja untuk Shin Tae-yong membantah kabar yang beredar.

Kim Jong-jin membantah tudingan kalau Shin Tae-yong adalah pelatih diktator kepada para pemainnya, seperti yang sempat dikatakan Marc Klok saat membela Timnas Indonesia.

"Itu sangat tidak benar, saya sendiri juga melihat berita itu," kata Kim Jong-jin dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (22/1/2025). 

"Pada saat saya melihat berita tersebut, dan ketika saya tahu dan siapa berita ini berasal, saya langsung mengirim pesan padanya," katanya lagi.

"Saya kirim pesan pada dia, 'bro, sudah cukup, anda terus mengatakan kebohongan ke apapun yang kau katakan yang jelas tidak baik'," ulang Kim Jong-jin saat itu. 

Usut punya usut, Marc Klok ternyata punya kisah menarik pada awal kariernya di Indonesia.

Dilansir dari akun Instagram @football.noise, pada 2017 lalu Marc Klok sempat mengecoh salah satu klub asal Skotlandia, Dundee United.

Klok yang masih memiliki kontrak di sana mendapatkan tawaran dari pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert.

Demi mengejar peluang tersebut, klok membuat pernyataan kontroversi dengan mengatakan dirinya ingin berhenti bermain sepakbola dan fokus pada karier di luar lapangan.

Situasi ini ternyata dimanfaatkan Klok untuk memutus kontrak dengan klub tersebut demi bisa bergabung ke PSM Makassar.

"Sebagai catatan, industri sepak bola harus lebih berhati-hati dalam menilai latar belakang pemain," tulis akun tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Track record pemain yang menunjukkan tindakan tidak etis, seperti memalsukan informasi untuk bergabung dengan klub baru, dapat merugikan industri dalam jangka panjang," lanjut mereka.

"Penting bagi klub dan media untuk memverifikasi riwayat pemain sebelum merekrut mereka, guna menjaga integritas dan kesehatan ekosistem sepak bola," sambung keterangan unggahan tersebut. (aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Munas PB Percasi, Mayoritas Pengprov Dorong Nama Agustiar Sabran Jadi Kandidat Kuat Ketua Umum

Jelang Munas PB Percasi, Mayoritas Pengprov Dorong Nama Agustiar Sabran Jadi Kandidat Kuat Ketua Umum

Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) 2026 dipastikan segera bergulir dalam waktu dekat.
Ahmad Sahroni Buka Suara soal Pemerasan Rp300 Juta oleh Oknum Ngaku Utusan KPK

Ahmad Sahroni Buka Suara soal Pemerasan Rp300 Juta oleh Oknum Ngaku Utusan KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni angkat bicara perihal aksi penipuan yang mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Begini kronologinya.
DPR RI,World Bank,Ekonomi Nasional

DPR RI,World Bank,Ekonomi Nasional

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 oleh World Bank menjadi 4,7 persen dinilai tak bisa dibaca secara hitam-putih.
Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Direktur Eksekutif Merah Putih Strategik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, resmi melaporkan Saiful Mujani atas dugaan ajakan menjatuhkan Presiden di luar mekanisme konstitusional.
Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Pada hari kejadian, sudah ada 14 orang yang menjadi korban penipuan SK Pengangkatan PNS dan PPPK palsu yang bekerja pada hari pertama di sejumlah OPD setelah menerima SK.
Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT