Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harapan Besar Nova Arianto ke Pemerintahan Presiden Prabowo di 100 Hari Kerja: Sepak Bola Butuh Dukungan Maksimal

Pelatih timnas Indonesia U17, Nova Arianto berharap sepak bola tanah air terus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Minggu, 26 Januari 2025 - 17:12 WIB
Harapan Besar Nova Arianto ke Pemerintahan Presiden Prabowo di 100 Hari Kerja: Sepak Bola Butuh Dukungan Maksimal
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih timnas Indonesia U17, Nova Arianto berharap sepak bola tanah air terus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan Nova Arianto menanggapi 100 hari kerja pemerintah baru pada 28 Januari 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nova yang akan memimpin anak-anak muda Indonesia dalam Piala Asia U-17 2025 pada 3-20 April, berharap dukungan penuh Prabowo agar timnya lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

"Yang pasti, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pemerintah tentang perkembangan sepak bola Indonesia dan kita bisa melihat dari sisi infrastruktur, sekarang banyak stadion berkualitas," kata Nova dilansir Minggu (26/1/2025).

"Harapannya, sepak bola butuh dukungan maksimal dari pemerintah agar sepak bola kita bisa lebih berprestasi," tambah dia.

Pelatih berusia 45 tahun itu kemudian membahas peluang timnya yang menghuni Grup C Piala Asia U-17 2025 bersama Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman.

 

Grup ini tergolong berat bagi Indonesia karena pertama, Korea Selatan adalah tim tersukses kedua dalam turnamen ini setelah menjuarai edisi 1986 dan 2002.

 

Afghanistan dan Yaman adalah tim terlemah dalam turnamen ini berdasarkan ranking FIFA karena berperingkat, masing-masing 156 dan 158 dunia.

 

Meski demikian, kedua tim itu tak bisa dipandang sebelah mata karena sama-sama lolos ke putaran final Piala Asia U-17 sebagai juara grup babak kualifikasi.

 

Menurut Nova, persaingan dalam turnamen usia muda relatif sama dan tak ada perbedaan mencolok antara setiap tim. Kata dia, yang menjadi tim terbaik adalah tim yang lebih siap secara mental dan fisik.

 

"Di usia muda secara kualitas mempunyai kemampuan yang sama. Tinggal siapa yang lebih siap secara mental dan fisik itu yang akan jadi terbaik," ucap Nova.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Jadi kita harus mewaspadai semua lawan yang berada satu grup dengan kita," tutup dia.(ant/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT