GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Dua Faktor Ini, Timnas Indonesia Diyakini Bisa Bikin Repot Vietnam dan Thailand di SEA Games 2025

Pada SEA Games edisi sebelumnya, Timnas Indonesia merebut medali emas pada cabang olahraga (cabor) sepakbola dengan mengalahkan Thailand 5-2 di partai final.
Kamis, 6 Februari 2025 - 11:10 WIB
Timnas Indonesia U-22 saat berhasil meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja.
Sumber :
  • Instagram/beckham_put7

Jakarta, tvOnenews.com - Gelaran SEA Games 2025 akan berlangsung akhir tahun ini tepatnya pada 9-20 Desember 2025.

Thailand akan menjadi tuan rumah pada Pesta Olahraga antarnegara Asia Tenggara edisi ke-33 tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SEA Games 2025 rencananya akan digelar serentak di tiga kota yakni Bangkok, Chonburi dan Songkhala.

{{imageId:197902}}{{imageId:199789}}

Pada edisi sebelumya, Indonesia berhasil merebut medali emas di cabang olahraga (cabor) sepakbola.

Kala itu, Timnas Indonesia U-22 arahan pelatih Indra Sjafri memastikan diri sebagai juara dengan mengalahkan Thailand di partai puncak.

Garuda Nusantara yang diperkuat para bintang muda yang baru bersinar seperti Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, Witan Sulaeman hingga Ramadhan Sananta merebut medali emas setelah menang meyakinkan 5-2 atas pasukan Gajah Perang.

Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 memenangkan medali emas SEA Games 2023 kemarin sekaligus menyudahi dahaga panjang.

Sebab, terakhir kali Indonesia meraih medali emas di cabor sepakbola SEA Games adalah pada tahun 1991 lalu.

Berstatus sebagai juara bertahan, kiprah Timnas Indonesia pun mulai menjadi sorotan media luar negeri jelang gelaran SEA Games ke-33 yang berlangsung akhir tahun ini.

Salah satu media luar negeri asal Vietnam, soha.vn, menyebut setidaknya ada dua faktor yang diyakini membuat Timnas Indonesia bakal kembali menggila di SEA Games 2025 nanti.

Pertama adalah program naturalisasi para pemain keturunan yang terus gencar dilakukan PSSI dalam beberapa tahun terakhir.

Kabar terkini, Timnas Indonesia dipastikan bakal ketambahan dua pemain keturunan untuk SEA Games 2025 mendatang.

Mereka adalah Tim Geypens dan Dion Markx yang saat ini masih dalam proses naturalisasi.

"Tim dan Dion itu nanti akan kita persiapkan untuk SEA Games," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji kepada awak media saat rapat bersama Komisi X dan XIII DPR RI.

Kehadiran dua pemain tadi disebut-sebut menjadi sinyal ancaman bagi dua kekuatan sepakbola Asia Tenggara yakni Vietnam dan Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, Geypens dan Dion Markx dinilai merupakan salah satu bek tengah muda yang menonjol di Kejuaraan Nasional Belanda.

Selain dua pemain keturunan tambahan tadi, faktor lain yang diyakini bakal membuat Timnas Indonesia lebih mengerikan di SEA Games 2025 adalah kehadiran sosok Simon Tahamata sebagai Direktur Teknik baru.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT