Ini Bukti Indra Sjafri Tak Dengarkan Saran Mahal Shin Tae-yong, STY Sudah Mewanti-wanti Timnas Indonesia U-20 Itu Butuh...
- Instagram - Shin Tae-yong
- Kolase tvOnenews.com
“Untuk lini belakang, mungkin dibutuhkan (pemain keturunan)," kata Shin Tae-yong di Jakarta pada September 2024 lalu.
"Kalau di Piala Asia U-20 2025, pastinya dibutuhkan pemain yang posturnya tinggi dan baik karena diperlukan pemain yang punya power,” imbuh eks pelatih Timnas Indonesia itu.
Namun, saran mahal dari Shin Tae-yong itu seolah-olah tidak didengarkan oleh Indra Sjafri. Buktinya, dia justru mencoret satu pemain berposisi bek asal Sudan.
Dia adalah Meshaal Hamzah Basier Osman, bek yang memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) karena sudah lahir dan besar di Indonesia.
Meshaal Hamzah bukan pemain yang menjalani proses naturalisasi meski kedua orang tua asal dari Sudan. Dia mendapatkan paspor Indonesia di November 2023.
Dia kini bermain untuk klub kasta teratas Liga Thailand, Nakhonpathom United, dengan status pinjaman dari klub Liga 1, Persija Jakarta.
Pemain kelahiran 25 Januari 2005 (usia 20 tahun) berposisi sebagai bek tengah yang memiliki postur cukup tinggi besar yakni 1,83 meter.
Namun, Meshaal Hamzah justru dicoret Indra Sjafri dari skuad final Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Asia U-20 2025 usai sempat mengikuti pemusatan latihan.
Indra Sjafri tidak menjelaskan alasan sepesifik dari pencoretan Meshaal Hamzah dari dari skuad final Timnas Indonesia U-20.
Selain Meshaal Hamzah, Indra Sjafri sejatinya kedatangan dua pemain naturalisasi baru, yakni Dion Markx dan Tim Geypens.
Namun, keduanya baru resmi menjadi WNI pada 8 Februari 2025 di London sehingga tidak bisa didaftarkan untuk Piala Asia U-20 2025.
(yus)
Load more