News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Pedas Pelatih Belanda untuk Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia: Jujur saja, Para Pemain ini Tak akan Memilih Indonesia jika...

Program naturalisasi yang dijalankan Timnas Indonesia kembali mendapat sorotan tajam dari pelatih Belanda, Robert Maaskant. Sebut pemain keturunan sebenarnya...
Sabtu, 29 Maret 2025 - 09:43 WIB
para pemain Timnas Indonesia di pertandingan lawan Bahrain
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Program naturalisasi yang dijalankan Timnas Indonesia kembali mendapat sorotan tajam dari pelatih asal Belanda, Robert Maaskant.

Dalam sebuah podcast, Maaskant melontarkan kritik pedas terhadap para pemain keturunan yang memperkuat skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pemain keturunan hanya memilih Timnas Indonesia karena tidak memenuhi syarat untuk membela Timnas Belanda.

Pelatih Belanda, Robert Maaskant da Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Pelatih Belanda, Robert Maaskant da Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • Instagram Robert Maaskant / Patrick Kluivert

 

Robert Maaskant, yang saat ini menangani Helmond Sport, menyampaikan opininya dalam podcast bertajuk De Maaskantine. Pernyataannya muncul setelah laga Indonesia vs Australia pada Kamis (20/3).

Dalam wawancara tersebut, Maaskant menilai para pemain keturunan yang kini menjadi andalan Timnas Indonesia sejatinya tidak memiliki kualitas mumpuni di level internasional.

“Mereka pemain hebat di Eredivisie, tapi tentunya grup mereka (pemain keturunan) tak ada apa-apanya di level internasional,” kata Maaskant, dikutip dari Sportnieuws.

Lebih lanjut, Maaskant menyatakan bahwa tim yang dihuni oleh pemain-pemain "rata-rata" tidak bisa langsung berubah menjadi skuad top dalam waktu singkat.

para pemain Timnas Indonesia di pertandingan lawan Bahrain
para pemain Timnas Indonesia di pertandingan lawan Bahrain
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Ia juga menyebut bahwa pemain keturunan di Timnas Indonesia terlalu dilebih-lebihkan oleh media.

“Jika Anda punya pemain ‘rata-rata’ di level internasional, Anda tak bisa mengharapkan punya tim top dalam semalam,” ucap Maaskant.

Maaskant menegaskan bahwa para pemain keturunan ini sejatinya tidak akan memilih Indonesia jika mereka memiliki kesempatan membela Belanda.

Menurutnya, naturalisasi di Indonesia hanya menjadi alternatif setelah gagal menembus skuad Oranje.

Pemain Timnas Indonesia
Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @rarapawang_cahayatarot

 

“Tapi jujur saja, para pemain ini (keturunan) tak akan memilih Indonesia jika mereka memenuhi syarat untuk membela Timnas Belanda,” tegas Maaskant.

Pernyataan ini memang tidak sepenuhnya keliru.

Sejumlah pemain keturunan sebelumnya memang lebih memprioritaskan membela negara kelahirannya sebelum akhirnya beralih ke Timnas Indonesia.

Contohnya adalah Kevin Diks, bek berusia 28 tahun yang awalnya menolak dinaturalisasi karena masih berharap mendapat panggilan dari Timnas Belanda.

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Namun, setelah tak kunjung dipanggil, ia akhirnya menerima tawaran untuk membela Indonesia pada Oktober 2024.

Hal yang sama juga terjadi pada Emil Audero, kiper yang lebih dulu berjuang untuk bisa menembus Timnas Italia.

Sayangnya, harapan itu tak terwujud, sehingga ia akhirnya memilih dinaturalisasi oleh Indonesia.

Terlepas dari kritik Maaskant, program naturalisasi terbukti membawa dampak positif bagi Timnas Indonesia.

Kehadiran para pemain keturunan membantu skuad Garuda melaju lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Bahkan, peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final masih terbuka lebar, baik melalui jalur otomatis maupun playoff di putaran keempat dan kelima.

Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi keempat Grup C dengan koleksi enam poin, jumlah yang sama dengan Bahrain.

Indonesia unggul produktivitas gol sehingga berhak menduduki peringkat keempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dua laga tersisa, Indonesia harus tampil maksimal untuk menjaga asa lolos ke putaran selanjutnya.

Sanggupkah skuad Garuda membuktikan bahwa program naturalisasi bukan sekadar "jalan pintas", melainkan kunci kebangkitan sepak bola Indonesia? (udn/asl)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Jawaban menyentuh dari seorang kake tunanetra di Sumedang yang diminta Dedi Mulyadi untuk menjelek-jelekkan Gubernur Jawa Barat dengan iming-iming uang Rp5 juta
Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Polresta Yogyakarta terus melakukan pendalaman terkait alasan daycare di Sorosutan tersebut melakukan kekerasan dan penelantaran terhadap anak yang dititipkan.
Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Arsenal berhasil kembali menguasai puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Sebelumnya, Manchester City sempat mengambil alih di pertengahan pekan.
30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

Sebanyak 30 orang diamankan oleh aparat kepolisian dalam aksi penggerebekan daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Jumat (24/4/2026). 
Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Kasus sekolah dan penitipan anak Little Aresha di Yogyakarta mendapatkan perhatian khusus pemerintah daerah setempat sampai viral di media sosial.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Salah satunya adalah Maarten Paes yang memberi pil pahit kepada NAC Breda.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT