GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituduh Curang, Akhirnya Pelatih Korea Utara Jujur soal Rahasia Mengalahkan Timnas Indonesia, Ternyata Anak Asuh Nova Arianto Itu...

Dituduh curang, pelatih Kepala timnas Korea Utara, O Thae Song mengungkap rahasia mengalahkan Timnas Indonesia pada laga perempatfinal Piala Asia U-17 2025.
Rabu, 16 April 2025 - 18:47 WIB
Skuad Timnas Indonesia vs Korea Utara dalam ajang Piala Asia U-17 2025.
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Media sosial ramai membicarakan soal dugaan kecurangan yang dilakukan oleh timnas Korea Utara usai mengalahkan Timnas Indonesia pada babak perempatfinal Piala Asia U-17 2025.

Tuduhan soal pencurian umur menyasar tim asuhan O Thae Song di media sosial, pasalnya terlihat perbedaan fisik dari kedua tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, media Korea Selatan, mengungkapkan faktor lain dari kekalahan timnas Indonesia.

Mengingat tim Garuda Asia tampil impresif pada babak penyisihan grup dengan rekor tak terkalahkan.

Menurut media Korea Selatan, tim berjuluk Chollima itu sengaja untuk kalah dan menyasar runner-up Grup hanya untuk menghindar dari tim Korea Selatan di babak perempatfinal.

Fisik pemain Korea Utara U-17 dicurigai
Fisik pemain Korea Utara U-17 dicurigai
Sumber :
  • AFC

 

Korea Utara berhasil mencatatkan rekor gemilang dan sebenarnya berpeluang sebagai juara grup, namun tim berjuluk Chollima hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Oman.

"Ada dugaan mereka sengaja menyamakan kedudukan dan finis di posisi kedua setelah kebobolan gol telat dari Oman," tulis Sports Khan dikutip Selasa (15/4/2025). 

Di samping semua tuduhan, pelatih Kepala Timnas Korea Utara, Oh Thae Song mengungkap kunci kemenangan timnya atas Timnas Indonesia pada laga perempatfinal Piala Asia U-17 2025.

Menuju pertandingan ini, tim Garuda Asia datang dengan kepercayaan diri usai menyapu bersih tiga pertandingan grup dengan kemenangan, 9 poin, mencetak 7 gol dan hanya kebobolan 1 gol dari tiga pertandingan.

Semantara tim Korea Utara menjadi runner-up Grup D dengan catatan satu kemenangan dan dua kali seri.

Meski Indonesia terlihat lebih mentereng dalam rekor di Piala Asia U-17 2025, namun pasukan Nova Arianto bukan berarti lebih baik dari Korea Utara.

Pasalnya, tim berjuluk Chollima Junior itu bukan tim muda sembarangan, Korea Utara tercatat pernah meraih gelar Piala Asia U-17 (2010, 2014).

Tak hanya itu, Korea Utara juga lebih unggul dari sisi pengalaman karena sudah lima kali berpartisipasi di Piala Dunia U-17.

Hasilnya, Timnas Korea Utara U-17 yang menekan dari awal laga, langsung membuat gol cepat pada menit ke-7 melalui Choi Song-hun.

Ia melepaskan tembakan pertama yang menembus gawang yang dijaga oleh Dafa Al Gasemi.

Timnas Indonesia membalas serangan melalui Mierza Firjatullah yang mencoba melepaskan tembakan dari sudut sempit di sisi kanan pada menit ke-13.

Namun kiper Korea Utara, Jong Hyon Ju tampil apik dengan menggagalkan percobaan dari Mierza Firjatullah.

Tim dari Asia Timur itu menambah keunggulan mereka pada menit ke-19 ketika tendangan voli kapten mereka Kim Yu Jin dari dalam kotak penalti membentur bek Indonesia Mathew Baker dan memantul melewati Dafa Al Gasemi yang bergerak datar.

Barisan penyerang Indonesia mengerahkan segenap kemampuan untuk memperkecil ketertinggalan kedudukan.

Selama 20 menit berjalan, Fadly Alberto, Zahaby Gholy dan Mierza Firjatullah masih gagal menembus pertahanan tim Korea Utara yang  terorganisasi dengan baik.

Mereka sangat baik dalam menutup celah tembakan ke gawang dari para pemain Indonesia.

Memasuki babak kedua setelah jeda minum, Korea Utara tak menurunkan intensitas serangannya dan menambahkan gol melalui Ri Kyong-bong pada menit 48.

Tim Tae Guk memperbesar  keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-60 melalui penalti setelah Putu Panji melakukan handball.

Kemudian, Ri Kang Rim menambah pundi-pundi golnya semenit kemudian setelah ia berlari memasuki kotak penalti, mengecoh dua pemain bertahan lawan dan Al Gasemi, lalu melepaskan tembakan yang bersarang di gawang kosong.

Gol keenam tim Korea Utara lahir berkat aksi Pak Ju Won yang memanfaatkan kesalahan Fabio Azka Irawan setelah menerima umpan sepak pojok pada menit ke-77 dan melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti.

Atas hasil ini, pasukan Garuda Asia dipastikan gagal ke semifinal Piala Asia U-17 2025.

Meski demikian, sudah dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 2025 yang dijadwalkan berlangsung di Qatar pada November mendatang.

Pak Ju Won sebagai pencetak gol terakhir Korea Utara mengaku hanya mengikuti instruksi dari sang pelatih, O Thae Song.

"Saya benar-benar ingin berkontribusi dalam pertandingan pertama saya. Saya merasa seperti telah berlari kencang selama tujuh atau delapan menit, dan saya sangat terkejut karena saya baru mencetak gol tiga menit setelah tampil," ujarnya dilansir dari laman AFC.

“Kami mendengarkan instruksi pelatih kepala (O Thae Song) dengan seksama dan mengikutinya. Sekarang semangat tim kami sangat tinggi dan kami sangat bersemangat menuju semifinal.” sambungnya.

Pelatih timnas Korea Utara U-17, O Thae Song tebar ancaman ke skuad Timnas Indonesia U-17/
Pelatih timnas Korea Utara U-17, O Thae Song tebar ancaman ke skuad Timnas Indonesia U-17/
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / AFC / PSSI

 

Gol Pak Ju Won merupakan puncak kemenangan dalam pertandingan yang melibatkan enam pemain yang berkontribusi terhadap skor sejak menit ketujuh. 

Pertahanan Korea Utara terbukti tangguh, sehingga hanya memungkinkan Indonesia melakukan satu tembakan tepat sasaran selama pertandingan. 

Sementara itu, Pelatih kepala O Thae Song mengungkapkan rahasia kemenangan Korea Utara atas timnas Indonesia U-17 adalah karena persiapan yang baik.

"Kami mempelajari pertahanan mereka dan siap secara taktis, begitu kami menguasai bola, kami menyerang dari pinggir lapangan dan mencoba tembakan jarak jauh dari segala arah," ujarnya.

“Tim sedikit gugup menghadapi Indonesia karena mereka telah memenangkan semua pertandingan grup, tetapi kami menjadi lebih percaya diri seiring berjalannya permainan.” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, Korea Utara akan menantang Uzbekistan di babak semifinal, dan Arab Saudi akan menghadapi Korea Selatan. (ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Jakarta Gelar Transisi Imlek-Ramadan di Bundaran HI, Tampilkan Barongsai hingga Marawis

Pemprov DKI Jakarta Gelar Transisi Imlek-Ramadan di Bundaran HI, Tampilkan Barongsai hingga Marawis

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar acara Transisi Imlek dan Ramadan 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).
H-1 Ramadhan 2026: Baca Doa Ini Agar Diberi Kesehatan selama Ramadhan Kata Ustaz Adi Hidayat

H-1 Ramadhan 2026: Baca Doa Ini Agar Diberi Kesehatan selama Ramadhan Kata Ustaz Adi Hidayat

H-1 Ramadhan 2026, berikut doa yang bisa diamalkan agar diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa, berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Jangan Lagi Korek Telinga saat Puasa Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan ini Sebelum Menyesal

Jangan Lagi Korek Telinga saat Puasa Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan ini Sebelum Menyesal

Kita sudah memasuki bulan ramadhan 2026. Namun ada kebiasaan sehari-hari perlu dipertimbangkan, seperti korek telinga
Cara Baru Pemkab Tangerang Tranformasi Pelayanan Pajak dan Publik

Cara Baru Pemkab Tangerang Tranformasi Pelayanan Pajak dan Publik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus bertransformasi dalam pelayanan publik dan pajak.
Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Tjiam Si namanya, ritual tradisional untuk mengintip nasib masa depan. Ritual ini dilakukan warga Tionghoa ketika bersembahyang di kelenteng atau vihara.
Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Perubahan gaya balap Marc Marquez bersama Ducati tak luput dari sorotan mantan rival sengitnya, Jorge Lorenzo. 
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT