Nova Arianto Mulai Paham Kelemahan Terbesar Timnas Indonesia U-17: Individu Pemain Masih Kurang Bersaing di Piala Dunia U17
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto akhirnya jujur soal kelemahan terbesar skuadnya jelang mengikuti Piala Dunia U17 di Qatar.
Dia mengatakan terdapat celah besar dari skuad Garuda Muda saat melawan Korea Utara U-17 pada perempat final Piala Asia U17.
Timnas Indonesia U-17 diketahui mengalami kekalahan telak 0-6 dari Korea Utara.
Hasil tersebut mengejutkan semua pihak, lantaran Garuda Muda sebelumnya tampil menjanjikan pada fase Grup C Piala Asia U-17.
Pasukan pelatih Nova Arianto tersebut mengoleksi 9 poin sempurna dan menang melawan Korea selatan U-17.
Namun, pada perempat final Piala Asia U-17, Indonesia harus mengakui kekalahan telak lawan Korea Utara U-17, yang mana merupakan runner up Grup D.
Berbicara tentang persiapan Piala Dunia U-17, Nova Arianto menegaskan perlu ada evaluasi menyeluruh kepada skuad asuhannya.
Dia mengatakan saat kalah dari Korea Utara U-17, pihaknya menyadari kelemehan terbesar pemain Garuda Muda.
Nova Arianto menjelaskan bahwa kemampuan individu pemain Timnas Indonesia U-17 belum bisa bersaing di level dunia.
Dengan demikian, dia menuturkan bakal ada pembekalan lebih dalam kepada para pemain Indonesia U-17.
"Individu pemain yang saya lihat masih kurang untuk bersaing di Piala Dunia dan itu harapannya, itu yang kita konsen kita perbaikin di 7 bulan ini dan semoga kita bisa meraih hasil terbaik semuanya juga," kata Nova Arianto dilansir Jumat (18/4/2025).
Sebelumnya, Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto blak-blakan bicara soal adanya pemain diaspora baru dalam perombakan skuad Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025.
Timnas Indonesia U-17 dikabarkan telah tiba di bandara Soekarno-Hatta usai tampil di Piala Asia U-17 2025 pada Kamis (17/4/2025) pukul 22.45 WIB.
Setelah keluar dari pintu 1 Terminal 3 bandara Soekarno-Hatta, Nova Arianto langsung membeberkan perihal rencana dalam persiapan anak asuhnya di Piala Dunia U-17 2025 kepada awak media.
Nova Arianto mengatakan bahwa akan melakukan persiapan sangat berbeda dari seperti yang ia lakukan di Piala AFF U-16 2024 hingga Piala Asia U-17 2025.
Dirinya bahkan mengaku bahwa hal itu dilakukan karena para anak asuhnya ia nilai telah mampu bersaing dalam kompetisi-kompetisi tersebut.
"Yang pasti di jalannya persiapan (Piala Dunia U-17 2025) nanti akan berbeda," ujar Nova Arianto, Kamis (17/4/2025).
"Karena kalau di AFF, di kualifikasi atau di Piala Asia mungkin dengan pemain yang ada saat ini kita sangat-sangat mampu lah untuk bersaing di sana," tambahnya.
Lebih lanjut, Nova Arianto menyebut persiapan berbeda akan dilakukan mengingat level Piala Dunia U-17 akan jauh berada di atas Piala Asia U-17 2025.
Menurutnya, ia akan kembali mencari sejumlah pemain baru dalam rotasi skuad usai melakukan sejumlah evaluasi.
"Tetapi dengan level Piala Dunia yang pasti akan lebih di atas yang di Piala Asia pastinya persiapannya kita akan lebih fokus lagi," jelas Nova Arianto.
"Terutama dalam kita melihat posisi mana saja yang perlu ada tambahan pemain. Dan kita akan cari opsinya nanti setelah kita lihat apa yang harus kita evaluasi," lanjutnya.
Eks pemain Persib Bandung itu bahkan tak menutup kemungkinan akan mencari pemain diaspora baru dalam tahap seleksi yang nantinya akan ia lakukan.
"Seleksi pemain ada dan tidak terlepas dengan opsi-opsi pemain diaspora yang mungkin akan kita coba dan kita lihat setelah itu," imbuhnya.
Timnas Indonesia U-17 sendiri berhasil melaju ke babak perempat final dengan status juara grup C usai menyapu bersih tiga kemenangan.
Skuad Garuda Asia berhasil menumbangkan Korea Selatan (1-0), melibas Yaman (4-1), dan menghajar Afghanistan (2-0).
Selain melaju ke babak perempat final, Timnas Indonesia U-17 juga berhasil mengamankan satu tiket lolos ke Piala Dunia U-17 2025 yang berlangsung di Qatar pada 3 hingga 27 November mendatang.(igp/lgn)
Load more