News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mundur dari Timnas Indonesia Djenna de Jong Sebut Ada Hal yang Sangat Tidak Profesional, PSSI Pun Beri Respons

Pemain muda berbakat Djenna de Jong mengumumkan keputusannya untuk tidak lagi memperkuat Timnas Indonesia Putri. PSSI pun memberikan tanggapan
Kamis, 24 April 2025 - 17:28 WIB
Djenna De Jong mundur dari proses naturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram Djenna De Jong

tvOnenews.com - Pemain muda berbakat Djenna de Jong mengumumkan keputusannya untuk tidak lagi memperkuat Timnas Indonesia Putri.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 23 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataannya, Djenna mengaku mengalami sejumlah pengalaman yang menurutnya “sangat tidak profesional” selama berseragam Garuda.

“Ada beberapa hal yang membuat saya memiliki pendapat yang jelas, hal-hal yang saya alami sebagai sesuatu yang sangat tidak profesional... namun saya tidak akan menjelaskannya lebih lanjut saat ini,” tulis Djenna, dikutip dari tvOnenews.com.

Pemain kelahiran Belanda, 14 September 2005 itu menegaskan bahwa keputusannya bukan diambil secara emosional, melainkan berdasarkan pertimbangan matang sebagai pribadi dan atlet.

“Saya tahu harga diri saya sebagai pribadi dan juga sebagai pemain, oleh karena itu ini adalah pilihan yang sudah saya pertimbangkan dengan matang,” tambahnya.

Meski mengaku sedih, Djenna menyuarakan bahwa dirinya ingin terus memperjuangkan keadilan, meskipun mengakui bahwa dunia sepak bola tidak selalu adil.

“Sayangnya, dunia sepak bola adalah dunia yang tidak adil, dan saya telah mengalaminya secara langsung.”

PSSI Tanggapi Mundurnya Djenna De Jong

Menanggapi keputusan Djenna, Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengungkapkan bahwa persoalan ini kemungkinan berkaitan dengan proses naturalisasi yang tidak berlanjut.

Ia menyebut bahwa nama Djenna tidak masuk dalam daftar pemain yang direkomendasikan pelatih Timnas Putri, sehingga proses naturalisasinya tidak dapat diteruskan.

"Ini bermula dari permasalahan pemain yang mau diproses naturalisasi. Namanya gak masuk, dan setelah kita cek, pemain ini intinya, jika mau diproses (naturalisasi) harus ada rekomendasi dari pelatih," ujar Arya melalui Instagram, Kamis (24/4/2025).

Arya juga menyampaikan bahwa keputusan teknis berada di tangan pelatih, dan PSSI tidak dapat memaksakan kehendak jika sang pelatih tidak merekomendasikan seorang pemain.

"Mungkin itu yang menyebabkan Djenna jadi gimana gitu… Tapi ya, kita kan punya prinsip, semua pemain yang akan diproses, harus rekomendasi pelatih dan pelatih pasti punya pertimbangan-pertimbangan tertentu."

Djenna de Jong sempat menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia Putri di Jepang dan memperlihatkan potensi luar biasa. Ia saat ini bermain untuk klub NAC Breda di Belanda dan dianggap sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di sepak bola putri Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan darah Indonesia dari sang ibu dan Maroko dari ayahnya, Djenna menjadi salah satu contoh pemain diaspora yang mendapat sorotan publik sepak bola Tanah Air.

Keputusannya mundur tentu menjadi kehilangan besar, dan menjadi refleksi penting dalam pembinaan serta pengelolaan tim nasional putri Indonesia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Basarnas Sebut 22 Korban Selamat Kapal Virgo Tertahan di Tengah Laut

Basarnas Sebut 22 Korban Selamat Kapal Virgo Tertahan di Tengah Laut

Syafii mengatakan 22 korban yang berada di Kapal Cahaya Bahari tertahan di tengah laut, namun gelombang di atas normal membuat kapal itu tidak berani mendekat.
BNN Ungkap 4,1 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Usia Remaja

BNN Ungkap 4,1 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Usia Remaja

Pencegahan penyalahunaan narkotika dilakukan BNN dilakukan dengan menyasar berbagai lingkungan yang dekat dengan generasi muda..
Operasi Pencarian Lima Jurnalis dan Kru Kapal Diperpanjang 3 Hari

Operasi Pencarian Lima Jurnalis dan Kru Kapal Diperpanjang 3 Hari

Tim SAR gabungan resmi memperpanjang operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang di Selat Sunda selama tiga hari. 
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Trending

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT