Media China Bongkar Konspirasi Besar Jepang Bantu Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026: Ini Jelas akan Jadi Berita yang Sangat Buruk Bagi...
- PSSI
Jakarta, tvOnenews.com - Media China curiga Jepang ingin bantu Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 dengan cara seperti ini.
Matchday ke-8 dan 9 putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan sangat menentukan bagi semua tim di Grup C terkecuali Jepang.
Berdasarkan klasemen terkini, baru Jepang yang sudah memastikan tiket lolos ke Piala Dunia 2026 dengan perolehan 20 poin dari delapan laga.
Sementara itu, Australia, Arab Saudi, dan Jepang masing memiliki peluang untuk lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.
- PSSI
Australia berada di peringkat kedua dengan koleksi 13 poin. Diikuti Arab Saudi di posisi kedua dengan mengumpulkan 10 poin.
Timnas Indonesia yang baru pertama lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia bercokol di urutan keempat dengan sembilan angka.
Secara matematis, ketiga tersebut masih memperebutkan tempat di peringkat kedua untuk menemani Jepang yang sudah lolos.
Selain itu, masih ada China dan Bahrain yang berpeluang lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur putaran keempat babak kualifikasi.
Bahrain dan China pada saat ini berada di peringkat kelima dan keenam dengan perolehan enam poin dari delapan pertandingan.
Oleh karena itu, matchday 9 dan 10 nanti akan sangat krusial bagi semua tim terkecuali Jepang untuk menentukan posisi akhir klasemen.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jelang laga tersebut, media China Yeeyi menaruh kecurigaan bahwa Jepang ingin membantu Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran keempat.
Kecurigaan itu muncul karena Jepang akan menurunkan skuad lapis kedua saat bertemu Australia dan Timnas Indonesia pada Juni 2025 mendatang.
Samurai Biru dijadwalkan bertandang ke markas Australia pada 5 Juni dan menjamu skuad Garuda pada 10 Juni 2025.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menyampaikan bahwa ada potensi timnya hanya akan menurunkan pemain lapis kedua untuk menghadapi Australia dan Indonesia.
- AFC
Keputusan ini diambil karena beberapa pemain Jepang mengalami cedera dan kelelahan setelah menjalani musim yang berat di Eropa.
Load more