News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marselino Ferdinan Dicoret, Legenda Timnas Indonesia Bilang Pemain ini Bisa Jadi Penggantinya: Bisa Bikin Lawan…

Marselino Ferdinan absen lawan China, Patrick Kluivert diminta pertimbangkan nama-nama ini yang punya potensi jadi pengganti. Siapa yang paling tepat?
Kamis, 22 Mei 2025 - 12:04 WIB
Marselino Ferdinan di Sesi Latihan Timnas Indonesia
Sumber :
  • TimnasIndonesia

tvOnenews.com - Timnas Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk laga krusial melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 5 Juni 2025 ini menjadi salah satu laga penentu kelolosan Indonesia ke fase berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bawah kepemimpinan pelatih baru Patrick Kluivert, Timnas Indonesia punya peluang besar untuk melaju lebih jauh, setelah kini mengumpulkan 9 poin dan berada di peringkat keempat grup.

Namun, jelang pertandingan penting ini, skuad Garuda harus menerima kabar kurang mengenakkan.

Dua pilar utama, yakni kiper Maarten Paes dan gelandang serang Marselino Ferdinan, dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.

Absennya kedua pemain tersebut tentu membuat Patrick Kluivert harus memutar otak guna mencari pengganti sepadan.

Nama Marselino Ferdinan memang menjadi sorotan.

Gelandang muda ini dikenal sebagai pemain yang mampu mengacak-acak lini pertahanan lawan dengan kecepatan dan kreativitasnya.

Di berbagai pertandingan sebelumnya, Marselino menjadi motor serangan Timnas Indonesia dan memberikan kontribusi besar lewat assist maupun gol.

Menurut legenda Timnas Indonesia, Herry Kiswanto, Marselino bukan pemain yang mudah digantikan.

"Memang Marselino ini pemain yang sebenarnya agak energik, sulit ditebak oleh lawan, punya speed yang cukup mengejutkan, agresif juga, cuma mungkin di cadangan pelatih harus bisa memikirkan itu," ungkap Herry dalam podcast di kanal YouTube Bicara Bola.

Herry juga menyebut bahwa Marselino punya chemistry yang baik dengan tim.

"Marselino ini agak lebih punya kemampuan dari tim lain dan bisa menyatu dengan tim," tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa posisi Marselino di lini tengah sangat membahayakan dan sering membuat kocar-kacir lini pertahanan lawan.

Menanggapi absennya Marselino, pengamat sepak bola sekaligus host, Akmal Marhali turut memberikan pandangannya.

Menurut Akmal, ada dua nama pemain yang bisa menjadi opsi pengganti Marselino, yaitu Beckham Putra dan Yakob Sayuri.

“Ya, dua pemain menurut saya punya potensi dengan karakter yang hampir sama dengan Marselino. Pertama Beckham Putra, kedua Yakob Sayuri,” kata Akmal.

Yakob Sayuri dinilai memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan kemampuan untuk memberikan kejutan bagi lini pertahanan lawan. Hal ini juga diamini oleh Herry Kiswanto.

“Yakob memang punya kecepatan ya, saya setuju Yakob punya istilahnya daya kejut yang enggak diperkirakan oleh pertahanan lawan dan itu memang harus diantisipasi oleh pelatih-pelatih kita,” ujar Herry.

“Jadi harus ada bongkar pertahanan dengan pemain yang punya daya kejut seperti itu, akan memberantakan konsep bermain di pertahanan lawan dan ini suka jadi peluang," tambahnya.

Dengan begitu, Patrick Kluivert memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar menjelang laga melawan China.

Selain menyusun strategi yang solid, pelatih asal Belanda itu juga harus menentukan siapa yang paling layak mengisi posisi Marselino.

Sejumlah fans Timnas Indonesia pun ikut berkomentar di media sosial terkait siapa yang paling layak menggantikan Marselino.

Banyak yang mendukung Yakob Sayuri karena kecepatan dan insting menyerangnya.

Sementara Beckham Putra dianggap sebagai pemain muda yang terus berkembang dan bisa menjadi pengatur ritme permainan.

Selain itu, keputusan pelatih untuk memilih pemain pengganti Marselino juga akan menunjukkan arah taktik baru dari Kluivert.

Apakah akan tetap bermain menyerang seperti saat Marselino bermain, atau lebih menekankan pada penguasaan bola dan stabilitas lini tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Performa pemain pengganti Marselino di laga melawan China nanti jelas akan menjadi sorotan.

Jika bisa tampil memukau, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi bagian penting dalam rencana jangka panjang Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT