News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Formasi China Terungkap saat Lawan Timnas Indonesia, Skuad Garuda Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026?

Media China mengungkap formasi tim naga jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno.
Jumat, 23 Mei 2025 - 21:21 WIB
Timnas Indonesia akan menjamu China, 5 Juni
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com — Media China mengungkap formasi tim naga jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 5 Juni mendatang.

Timnas China kembali menekankan pentingnya kontinuitas dan stabilitas menjelang dua laga penentuan di babak 18 besar kualifikasi Piala Dunia 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih kepala Branko Ivankovic memutuskan tetap mengandalkan mayoritas pemain yang telah akrab dengan strategi tim, hanya menyisipkan dua nama baru dalam daftar 27 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan.

"Sejak mengambil alih kursi pelatih pada Maret tahun lalu, Ivan secara bertahap memperkenalkan formasi 4-4-2 berlian kepada skuad asuhannya," tulis Sohu dilansir Jumat (23/5/2025).

Meski sempat menemui kesulitan di tahap awal, para pemain perlahan mulai terbiasa dengan pendekatan taktis ini. 

Tak hanya memberikan struktur permainan, skema tersebut juga mengantar tim meraih sejumlah kemenangan penting dalam berbagai pertandingan internasional.

Kini, di tengah persiapan menghadapi dua laga krusial, perubahan besar dalam sistem permainan dinilai tidak realistis. 

Dalam daftar pemain yang diumumkan, tidak terlihat indikasi akan adanya pergeseran strategi. Pelatih Ivan tetap mempertahankan pendekatan gelandang berlian yang lebih menekankan agresivitas dan kontrol lini tengah.

Kemenangan atas Indonesia menjadi syarat mutlak bila China ingin melaju ke fase berikutnya. Mengingat selisih gol yang kurang menguntungkan, strategi menyerang tampaknya akan menjadi pilihan utama. 

Namun, bila Timnas China berhasil mencetak gol lebih dulu, Ivan diperkirakan akan melakukan penyesuaian taktis secara langsung. 

Salah satu kemungkinan adalah mengubah formasi dari berlian menjadi sejajar, atau bahkan memakai pola 4-2-3-1 yang lebih familiar bagi sebagian besar pemain dari klub-klub Liga Super China.

Meski demikian, fleksibilitas taktis tetap berada dalam batas-batas prinsip Ivan. Prioritas utamanya kini adalah memaksimalkan apa yang sudah dibangun selama lebih dari satu tahun terakhir.

Dalam konteks ini, jumlah pemain yang dipanggil tidak terlalu besar dan didominasi wajah-wajah lama menjadi sesuatu yang bisa dimaklumi. 

Jika ini adalah ajang seperti Piala Asia Timur atau pertandingan uji coba, pelatih mungkin akan lebih leluasa bereksperimen dengan pemain muda serta variasi taktik lainnya.

Dari 27 pemain yang dipanggil, 24 di antaranya berasal dari lima tim teratas klasemen Liga Super China. 

Hanya Wang Shangyuan, gelandang dari tim Henan yang kini berada di peringkat ke-13, yang menjadi pengecualian. Selain itu, dua pemain dari klub Zhejiang juga turut masuk skuad, termasuk Wang Yudong yang memiliki pengalaman bermain di Liga Champions AFC II.

Kebijakan ini memperlihatkan bahwa pengalaman dan kedekatan pemain dengan sistem permainan tetap menjadi pertimbangan utama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga berisiko tinggi seperti babak akhir kualifikasi, pemanggilan pemain bukan semata soal performa terkini di liga, tetapi juga kesiapan mental dan pengalaman menghadapi tekanan internasional.

Fokus Timnas China kini terpusat pada bulan Juni, saat dua pertandingan pamungkas akan digelar. Dua laga ini menjadi penentu akhir: apakah China mampu menjaga asa menuju pentas Piala Dunia, atau harus kembali menunggu empat tahun lagi.(lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bagas Ungkap Rahasia Bertahan dari Kanker Stadium 4

Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bagas Ungkap Rahasia Bertahan dari Kanker Stadium 4

​​​​​​​Bagas (11) blak-blakan ke Dedi Mulyadi soal rahasia bertahan dari kanker stadium 4. Kisah haru bocah asal Sukabumi ini bikin publik tersentuh.
Lebih Enak Mana Dilatih Nova Arianto atau Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Testimoni Striker Timnas Indonesia U-17

Lebih Enak Mana Dilatih Nova Arianto atau Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Testimoni Striker Timnas Indonesia U-17

Striker andalan Timnas Indonesia U-17 Mochamad Mierza Fijratullah buka suara mengenai dinamika yang terjadi di skuad Garuda Muda. Menanggapi transisi kepelatih-
Nadiem Makarim Terseret! Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Rp809 Miliar di Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Terseret! Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Rp809 Miliar di Kasus Chromebook

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menjadi sorotan.
armi Papua Diguncang Gempa M 5,3 Selasa Dini Hari, BMKG: Tak Ada Potensi Tsunami

armi Papua Diguncang Gempa M 5,3 Selasa Dini Hari, BMKG: Tak Ada Potensi Tsunami

Masyarakat di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 pada Selasa (21/4) dini hari. 
Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

​​​​​​​Dedi Mulyadi kagum pada ibu asal Sukabumi yang tetap kuat merawat anak kanker stadium 4 tanpa keluh, meski hidup serba terbatas dan penuh perjuangan.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.

Trending

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengambil tindakan tegas dengan menyegel tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Sriamur, Kecamatan Tambun Utara. 
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT