News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

La Grande Beri Syarat ke Patrick Kluivert jika Ingin Dapat Chant dari Suporter Timnas Indonesia seperti Shin Tae-yong Jelang Lawan China, Apa?

Kelompok suporter Timnas Indonesia, La Grande Indonesia, memberi syarat ke Patrick Kluivert jika ingin dapat chant dari suporter seperti Shin Tae-yong.
Minggu, 25 Mei 2025 - 13:49 WIB
Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews.com - Julio Trisaputra/ PSSI

Jakarta, tvOnenews.com – Kelompok suporter Timnas Indonesia, La Grande Indonesia, memberi syarat ke Patrick Kluivert jika ingin dapat chant dari suporter seperti Shin Tae-yong.

Sebelumnya, nama Shin Tae-yong selalu diteriakkan berulang-ulang "Shin Tae-yong, Shin Tae-yong, Shin Tae-yong" ketika masih menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shin Tae-yong dan La Grande Indonesia
Shin Tae-yong dan La Grande Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Teriakan STY -sapaan akrab Shin Tae-yong- itu kerap bergemuruh setelah pertandingan skuad Garuda, baik ketika menang, imbang, atau bahkan kalah.

Hal itu dilakukan para suporter Timnas Indonesia karena STY mampu mencatatkan sejumlah kemenangan hingga sejarah untuk tim Merah Putih selama masih menjabat.

Sebelum dipecat pada Januari 2025, pelatih asal Korea Selatan itu sukses membawa Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023 hingga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Patrick Kluivert yang menggantikan STY, belum mendapatkan chant meski ia telah meraih satu kemenangan atas Bahrain 1-0 pada Maret lalu.

La Grande Indonesia pun memberikan syarat kepada Patrick Kluivert jika ingin mendapatkan chant seperti STY, yakni hanya perlu memberikan kemenangan demi kemenangan.

Menurut Divisi Media La Grande Indonesia, Ilham Sukrai, kemenangan jadi hal yang mutlak jika nama Kluivert ingin dijadikan chant oleh suporter Garuda, seperti halnya yang dialami Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert
Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • AFC & tvOnenews.com/Taufik Hidaya

 

"Sebagai suporter simple. Kalau mau suporter percaya, kasih kemenangan aja,” kata Ilham Sukrai di YouTube ANTARA TV.

“Karena suporter itu yang paling setia untuk dukung klub atau timnas. Pelatih kita tahu, selama 10 tahun berapa kali ganti pelatih sih (di timnas Indonesia)," tambahnya.

Namun, soal kapan chant itu akan diberikan kepada Kluivert, Ilham mengatakan tidak tahu karena hal tersebut keluar secara spontan.

Yang pasti, suporter Garuda sudah memberikan chant kepada striker baru, Ole Romeny, dengan "Ole, Ole, Ole, Ole, Ole, Ole", setelah dia mencetak dua gol dalam dua laga pertamanya.

"Shin Tae-yong juga kan dapat nyanyian seperti itu spontan aja, gak diniatin. Kalau misal mau kita nyanyiin itu juga spontan juga kok, itu gak bisa ditanya kapan. Kasih aja kemenangan. Nanti kita kasih lagunya yang cocok," jelas Ilham.

Lebih lanjut, Ilham juga menjelaskan maksud pernyataan La Grande pada awal kedatangan Kluivert. Pada 8 Januari, La Grande membuat pernyataan sebagai berikut.

"Bagi kami, sudah tidak ada lagi proses kami ingin kamu membawa kami langsung ke Piala Dunia 2026 yang artinya harus menjadi runner-up di kualifikasi putaran ke-3".

"Sebenarnya logikanya kalau kita ganti pelatih itu targetnya lebih tinggi. Makanya La Grande itu menekan pada Kluivert untuk lolos langsung," kata Ilham menjelaskan pernyataan tersebut.

Terlepas dari hal itu, peluang Timnas Indonesia untuk lolos langsung tipis karena selisih empat poin dari Australia yang menghuni posisi kedua dengan maksimal enam poin dalam dua laga tersisa.

Timnas Indonesia kini ada di posisi keempat dengan sembilan poin, memiliki peluang lebih besar untuk menyegel tempat ke putaran keempat babak kualifikasi.

Jay Idzes dkk unggul tiga poin atas Bahrain dan China di posisi kelima dan keenam. Mereka diharapkan meraih poin maksimal pada dua laga pamungkas putaran ketiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia akan menjamu China pada 5 Juni di Jakarta, kemudian tandang melawan Jepang lima hari setelahnya.

(ant/yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, aparatur sipil negara (ASN) Jawa Barat sukses merenovasi 18 unit rumah tidak layak huni di Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.
Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Diketahui, Willy Mboik bersama rombongan dalam perjalanan menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat setempat ketika rombongan dihadang KKB
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menargetkan masyarakat di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat telah terdaftar dalam sistem perlindungan sosial digital pada awal 2027.
Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Peluang emas meraup cuan dari jejaring sosial terbuka lebar. Namun, bahaya kerugian juga siap mengintai di balik layar. Bagaimana nasib keuangan Gemini besok?

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT