News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ernando Ari Tak Lagi Jadi Kiper Andalan Timnas Indonesia? Usai Maarten Paes Kini Giliran Emil Audero Unjuk Gigi, Ernando Cuma Jadi....

Usai Maarten Paes, kini giliran Emil Audero siap kawal gawang Timnas Indonesia lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ernando Ari kian tersingkir dari persaingan kiper
Selasa, 3 Juni 2025 - 11:24 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi
Sumber :
  • Instagram/@nandoariiiss

tvOnenews.com - Ernando Ari kian tersingkir dari posisi kiper Timnas Indonesia. Usai Maarten Paes, kini giliran Emil Audero yang dipercaya jadi penjaga gawang di laga kontra China pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, Juni mendatang.

Timnas Indonesia akan menghadapi laga krusial melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah absennya Maarten Paes karena akumulasi kartu kuning, pelatih Patrick Kluivert memilih Emil Audero Mulyadi untuk berdiri di bawah mistar. 

Pilihan ini seolah menjadi jawaban atas kebutuhan PSSI akan pelapis berkualitas selain Paes, yang selama ini menjadi pilihan utama sejak era Shin Tae-yong.

Paes memang tampil konsisten dalam perjalanan Indonesia menuju babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

Namun, risiko cedera atau skorsing tak bisa diabaikan. Kekhawatiran itu kini terwujud, dengan Paes harus menepi pada laga kesembilan Grup C melawan China, Kamis (5/6/2025). 

Beruntung, skuad Garuda tak kekurangan opsi karena kini memiliki Emil Audero, penjaga gawang yang baru saja menyelesaikan musim bersama Palermo di Serie B dan berpengalaman di Serie A Italia.

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Kehadiran Emil menjadi pembeda signifikan jika dibandingkan dengan masa kepelatihan Shin Tae-yong. 

Saat itu, Maarten Paes tak memiliki pesaing selevel, hanya dibekingi oleh kiper-kiper dari Liga 1 seperti Ernando Ari, Nadeo Argawinata, atau Reza Arya. 

Kini, dengan naturalisasi Emil Audero yang rampung tepat waktu, Patrick Kluivert punya opsi solid yang bisa mengisi kekosongan saat Paes absen.

Sementara itu, posisi Ernando Ari justru makin tersingkirkan. Kiper asal Persebaya Surabaya ini sempat menjadi andalan utama di awal era Shin Tae-yong, bahkan dipercaya tampil dalam beberapa laga krusial kualifikasi. 

Namun, performanya belakangan menurun drastis, baik di level klub maupun tim nasional. Kepercayaan dirinya seolah merosot sejak turun pangkat menjadi kiper kedua, lalu kini hanya jadi opsi ketiga di bawah Emil dan Paes.

Musim ini, performa Ernando di Liga 1 dinilai mengecewakan. Ia kerap melakukan blunder fatal, termasuk kesalahan membaca bola silang saat Persebaya menghadapi PSIS dan Arema FC, yang berujung gol lawan. 

Dalam duel kontra Persija Jakarta, ia juga gagal mengamankan bola dalam situasi satu lawan satu dengan Rayhan Hannan. 

Ketiga laga tersebut berakhir imbang 1-1, di mana Ernando secara tidak langsung “menghapus” tiga poin penuh bagi timnya.

Masalah tak berhenti di situ. Pada pekan ke-33 Liga 1 2024/25, ia dikartu merah langsung usai melanggar keras pemain Borneo FC sebagai last man. 

Serangkaian kesalahan itu jelas bukan modal ideal untuk tampil di ajang sekelas Kualifikasi Piala Dunia.

Kini, Ernando hanya diposisikan sebagai pelapis, bersaing dengan Nadeo dan Reza. Jika ingin kembali mendapatkan kepercayaan di timnas, ia harus membuktikan diri di klub. 

Sayangnya, sejauh ini belum ada tanda-tanda pemulihan performa dari kiper 23 tahun tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah PSSI mengamankan Emil Audero patut diapresiasi. Dalam situasi seperti ini, Indonesia tak perlu khawatir kehilangan kualitas saat Paes absen. 

Emil bukan sekadar pelapis, melainkan penjaga gawang berpengalaman yang siap membawa timnas melangkah lebih jauh. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bangun Infrastruktur di Pelosok, Prabowo: Rakyat Sendiri Akui TNI-Polri Kerja Siang Malam

Bangun Infrastruktur di Pelosok, Prabowo: Rakyat Sendiri Akui TNI-Polri Kerja Siang Malam

Prabowo mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang bekerja membangun berbagai infrastruktur dasar di daerah dengan kondisi yang tidak mudah.
Jelang Muktamar NU ke-35, Kiai Asep Tegaskan NU Harus Kembali Dipimpin dan Dikawal Ulama

Jelang Muktamar NU ke-35, Kiai Asep Tegaskan NU Harus Kembali Dipimpin dan Dikawal Ulama

Menjelang Muktamar ke-35 NU di PP Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, akhir Agustus 2026, masa depan arah kepemimpinan NU memasuki abad kedua menjadi sorotan.
Tolak Timnas Indonesia, India Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi Hadapi Brasil

Tolak Timnas Indonesia, India Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi Hadapi Brasil

Timnas India resmi mengambil keputusan mengejutkan dengan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Blue Tigers memilih mengorbankan turnamen itu demi menghadapi Brasil.
Bangun 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air, Prabowo Puji Pengabdian TNI-Polri

Bangun 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air, Prabowo Puji Pengabdian TNI-Polri

Presiden Prabowo Subianto menegaskan jati diri TNI dan Polri sebagai kekuatan yang lahir, bekerja, dan mengabdi untuk rakyat.
Bayar Sebelum 30 September, PBB-P2 Tahun 2026 Otomatis Dipotong 5 Persen

Bayar Sebelum 30 September, PBB-P2 Tahun 2026 Otomatis Dipotong 5 Persen

Wajib Pajak di DKI Jakarta memiliki kesempatan untuk memperoleh keringanan sebesar 5 persen atas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun pajak 2026.
Prabowo: Cita-Cita Kita Besar, Tapi Jangan Pernah Lupakan Rakyat yang Terpencil

Prabowo: Cita-Cita Kita Besar, Tapi Jangan Pernah Lupakan Rakyat yang Terpencil

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan Indonesia tidak boleh hanya berorientasi pada proyek-proyek besar dan strategis.

Trending

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT