GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawa Filosofi Ajax Amsterdam, Simon Tahamata Ungkap Rencananya untuk Timnas Indonesia

Simon Tahamata ungkap rencananya sebagai Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia.
Selasa, 3 Juni 2025 - 13:22 WIB
Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Jelang laga krusial melawan China, PSSI mengambil langkah strategis dengan menunjuk Simon Tahamata sebagai Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia.

Seperti diketahui, Skuad Garuda akan menjamu Tiongkok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis 5 Juni 2025 malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata
Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Penunjukan Tahamata menandai keseriusan PSSI dalam memperkuat fondasi jangka panjang sepak bola nasional, terutama dalam pengembangan pemain muda. 

Dalam sesi latihan timnas di Stadion Madya, Senin, 2 Juni 2025, Tahamata mengungkapkan komitmennya untuk berkontribusi penuh bagi kemajuan sepak bola Indonesia.

“Saya kembali bukan karena politik, tapi karena hati dan keinginan melihat sepak bola Indonesia maju,” ujar mantan pemain timnas Belanda kelahiran Maluku itu. 

"Patrick (Kluivert) meminta saya hadir di sini untuk membantu. Saya bisa tetap di Ajax, tapi saya memilih datang demi perkembangan anak-anak muda Indonesia,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Simom Tahamata menyoroti pentingnya pembinaan usia dini. 

Ia membandingkan sistem di Belanda yang sudah memulai pembinaan sejak usia di bawah 8 tahun, sementara di Indonesia proses itu baru berjalan di rentang usia 13–15 tahun. 

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan besar yang harus segera dibenahi.

Simon Tahamata akan bertugas sebagai Head of Scouting Timnas Indonesia
Simon Tahamata akan bertugas sebagai Head of Scouting Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/Simon Tahamata

 

“Saya ingin membawa filosofi Ajax ke sini, terutama gaya bermain 4-3-3 dan Total Football yang menuntut fisik dan mental kuat,” kata Simon Tahamata lagi.

Ia menegaskan bahwa fokus pencariannya adalah pemain lokal dengan karakter juara, bukan hanya bergantung pada pemain naturalisasi.

Bekerja sama dengan pelatih kepala Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, Nova Arianto, dan jajaran staf pelatih lainnya, Tahamata akan menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan dan kualitas timnas Indonesia ke depan. 

Ia berharap kehadirannya mampu mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di level Asia, termasuk menghadapi kekuatan seperti Cina dan Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simon Tahamata memiliki rekam jejak panjang sebagai pemain maupun pelatih. 

Ia mengawali karier profesional di Ajax dan mencatat 22 caps bersama timnas Belanda, termasuk tampil dalam laga ulang tahun FIFA ke-75 melawan Argentina pada 1979. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT