GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 'Dosa Besar' Timnas Indonesia di Laga Kontra Jepang Dikuliti Pengamat Sepak Bola, Sebut Tim Asuhan Patrick Kluivert Itu...

Pengamat sepak bola, Bung Ronny paparkan evaluasi untuk Timnas Indonesia setelah dibantai habis oleh Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Simak di bawah!
Jumat, 13 Juni 2025 - 10:55 WIB
Pertandingan Timnas Indonesia Vs Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

tvOnenews.com - Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia telah resmi berakhir. Hasil akhir menempatkan Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, Oman, dan Arab Saudi sebagai calon lawan Timnas Indonesia di babak keempat.

Meski sempat alami kekalahan telak dari dua kekuatan besar Asia, Australia (1-5) dan Jepang (0-6), skuad Garuda tetap berhasil mengamankan posisi keempat di klasemen akhir Grup C, yang cukup untuk melangkah ke fase berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan ini menjadi langkah penting menuju impian tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia. Namun, tantangan yang lebih berat sudah menanti, dan evaluasi menyeluruh jelas menjadi keharusan.

tvonenews

Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan, yang akrab disapa Bung Ronny, menilai ada sejumlah catatan krusial yang perlu segera dibenahi oleh tim asuhan Patrick Kluivert agar bisa tampil lebih kompetitif di putaran selanjutnya.

Catatan evaluasi untuk Timnas Indonesia menurut Bung Roni

Melalui program Kabar Utama yang tayang di kanal YouTube tvOnenews, pada Rabu (11/6), Bung Roni sampaikan beberapa 'dosa' Timnas Indonesia yang harus diperbaiki di ronde keempat.

1. Mental Tandang yag Lemah

Pertama, Bung Ronny menyoroti soal mentalitas pemain ketika harus bertanding di luar kandang yang menurutnya masih sangat kurang.

"Faktor mental kita harus dibangun dengan lebih kuat karena kita tidak akan bermain di kandang kecuali kita bermain di kandang," ujarnya.

Bung Ronny menyoroti kelemahan Timnas Indonesia di laga tandang sepanjang putaran ketiga, di mana skuad Garuda tak pernah meraih kemenangan.

Hasil terbaik hanyalah dua kali imbang, masing-masing kontra Arab Saudi dan Bahrain.

Dengan sebagian besar laga putaran keempat bakal digelar di luar negeri, kesiapan mental menjadi faktor krusial.

Timnas punya waktu sekitar tiga bulan untuk membenahi aspek ini demi tampil lebih tangguh di level yang lebih tinggi.

"Jadi kalau itu sudah dapat bagus dalam 3 bulan ke depan ini kan akan oke buat pemain-pemain kita. Mereka lebih siap secara mental," kata bung Ronny.

2. Lini Belakang dan Depan yang Bermasalah

Kapten Jepang Takefusa Kubo dan pemain Timnas Indonesia Ole Romeny
Kapten Jepang Takefusa Kubo dan pemain Timnas Indonesia Ole Romeny
Sumber :
  • JFA

 

Secara statistik, Timnas Indonesia mampu mencetak 9 gol di putaran ketiga, namun harus kebobolan hingga 20 kali, angka yang cukup mencolok.

Menurut Bung Ronny, hal ini menyoroti kelemahan nyata di sektor pertahanan, meski di atas kertas lini belakang dihuni nama-nama besar seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, Mees Hilgers, dan Kevin Diks.

“Kalau bisa dilihat (pertahanan timnas) tebal tetapi tetap kita kebobolan 20 gol. Berarti ada masalah di sini yang harus dievaluasi juga oleh Patrick Kluivert sampai kebobolan,” tegasnya.

Sementara itu, di lini depan, ketergantungan pada satu-dua pemain juga menjadi catatan penting.

Bung Ronny menyoroti bagaimana Jepang dengan mudah mematikan pergerakan Ole Romeny—yang selama ini menjadi tumpuan utama serangan Garuda—pada laga terakhir.

"Kemarin melawan Jepang begitu Ole di-marking habis, kita selesai, hilang, karena bola-bola mereka tahu pasti akan ke Ole Romeny lawan Jepang kemarin, sehingga mereka menghajar Ole terus," papar Bung Ronny.

"Kemudian mereka melakukan pressing tinggi di tengah, sehingga kita tidak berkembang, tidak bisa bermain sama sekali dan dalam penguasaan kontrol permainan ada di pihak lawan itu yang menjadi kesulitan kita kemarin," ucapnya menambahkan

3. Kedalaman Skuad Lini Tengah yang Minim

Di lini tengah, kehadiran Thom Haye dan Joey Pelupessy dianggap sangat vital. Namun, menurut Bung Ronny, Timnas Indonesia masih kekurangan pelapis sepadan jika salah satu dari mereka absen, yang bisa jadi masalah di laga-laga berat ke depan.

“Kita punya Nathan ya, punya Ivar Jenner ada Ricky Kambuaya ada Beckham, tapi mereka tipikal tidak akan sama dengan dua pemain ini," katanya.

4. Timnas Indonesia Harus Belajar Banyak dari Jepang dan Australia

Setelah dibantai habis oleh dua raksasa Asia ini, Bung Ronny menyebut bahwa sebaiknya Skuad Garuda harus banyak belajar dari mereka.

Pengamat sepak bola tersebut menjelaskan, Jepang dan Australia punya komposisi pemain yang seimbang. Pemain inti dan cadangan sama kuatnya.

“Harus ada keseimbangan seperti yang diperlihatkan oleh Jepang misalnya, oleh Australia mereka punya keseimbangan pemain bagus, yang ada di bench (bangku cadangan) dan ada di lapangan di starting pertama. Itu yang harus dilakukan oleh Patrick Kluivert," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan waktu sekitar tiga bulan menuju putaran keempat, Patrick Kluivert dan tim pelatih diharapkan dapat membenahi kelemahan Timnas Indonesia. Penambahan pemain di lini belakang, tengah, dan depan dinilai mutlak jika Garuda ingin terus menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah preman berkedok juru parkir liar diringkus tim kepolisian di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (16/2/2026).
Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG
Menlu RI Sugiono Hadiri DK PBB, Bawa Misi Perdamaian Gaza dan Dorong Solusi Dua Negara

Menlu RI Sugiono Hadiri DK PBB, Bawa Misi Perdamaian Gaza dan Dorong Solusi Dua Negara

Menlu RI Sugiono melakukan kunjungan kerja ke New York, AS, pada 16–18 Februari 2026 untuk menghadiri sidang Dewan Keamanan PBB.
Resmi Cair Awal Puasa, Berapa THR PNS dan PPPK 2026? Ini Rincian Gaji dan Jadwal Pencairannya

Resmi Cair Awal Puasa, Berapa THR PNS dan PPPK 2026? Ini Rincian Gaji dan Jadwal Pencairannya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan jadwal pencairan sudah disiapkan.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT