News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA akan Batalkan Kelolosan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Jika Perang Iran-Israel Terus Memanas? Begini Faktanya

Sekalipun lolos lewat babak kualifikasi, kesuksesan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 bisa saja dibatalkan oleh FIFA apabila perang Iran-Israel terus memanas
Senin, 23 Juni 2025 - 12:17 WIB
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Sekalipun bisa lolos dari babak kualifikasi, ternyata FIFA bisa membatalkan ambisi Timnas Indonesia untuk mentas di Piala Dunia 2026.

Kondisi ini sangat mungkin diambil oleh FIFA mengingat risiko yang cukup besar bagi semua kontestan Piala Dunia 2026 apabila digelar di tengah perang Iran-Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peluang Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 sebetulnya cukup besar. Sejauh ini, skuad Garuda masih lolos ke babak keempat kualifikasi pada Oktober mendatang.

Bahkan jika gagal di babak keempat sekalipun, potensi untuk tetap main di Piala Dunia 2026 tetap ada lantaran masih bisa masuk ke putaran kelima.

Apalagi, para pemain naturalisasi Eropa juga bersemangat mengantarkan Timnas Indonesia yang sudah lama puasa ke Piala Dunia selama 88 tahun.

Akan tetapi, hasrat Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 mulai terhambat dengan situasi politik dunia yang belakangan sedang memanas.

Yaitu konflik yang melibatkan Iran dengan Israel yang sampai sekarang melumpuhkan ribuan penerbangan ke wilayah udara negara mereka.

tvonenews

Meski letak geografis Indonesia jauh dari lokasi perang, namun secara tidak langsung konflik tersebut memengaruhi kontestan lainnya.

Sebagai contoh, hampir semua tim di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 merupakan negara dari Kawasan Timur Tengah.

Bahkan, AFC telah menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai venue pertandingan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang lokasinya jelas berdekatan dengan Iran-Israel.

Tentu akan sangat berisiko jika rombongan Timnas Indonesia melakukan penerbangan ke Qatar atau Arab Saudi yang notabene tak terlalu jauh dengan lokasi perang.

Bukan cuma itu, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 yakni Amerika Serikat secara terang-terangan ikut terlibat dalam konflik Iran-Israel beberapa hari lalu.

Sekadar informasi, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara sekaligus yaitu Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat pada 11 Juni sampai 19 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, FIFA bisa saja membatalkan gelaran Piala Dunia 2026 secara sepihak apabila perang Iran-Israel terus berlanjut.

Situasi ini bukannya belum sama sekali dilakukan FIFA. Usut punya usut, federasi sepak bola internasional tersebut ternyata pernah membatalkan dua edisi Piala Dunia yakni pada 1942 dan 1948.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

Pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah tersebut harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.
Kapolri Ancam Pelaku Karhutla dengan 3 Undang-undang

Kapolri Ancam Pelaku Karhutla dengan 3 Undang-undang

pihak yang terbukti menyebabkan karhutla dapat menghadapi jerat hukum dari sejumlah ketentuan sekaligus, tergantung hasil penyidikan dan fakta yang ditemukan di lapangan.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan satu unit mobil bermerek Mitsubishi atas nama sang legislator Vinna Ledy Anggraheni.
Tangkal Penyebaran Abu Vulkanik, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Tangkal Penyebaran Abu Vulkanik, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Pemerintah bergerak melakukan berbagai mitigasi penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Trending

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan satu unit mobil bermerek Mitsubishi atas nama sang legislator Vinna Ledy Anggraheni.
SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

Pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah tersebut harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
HEBOH Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Kejar Oknum Guru Terduga Pelaku Pencabulan

HEBOH Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Kejar Oknum Guru Terduga Pelaku Pencabulan

Upacara bendera tiba-tiba berubah menjadi unjuk rasa ratusan siswa yang menuntut klarifikasi oknum guru SMAN 1 Pamanukan yang diduga telah melakukan pencabulan.
UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri tersebut digugat oleh Syamsul Jahidin selaku pemohon perkara Nomor 324/PUU-XXIV/2026 yang menyoal tentang petugas Satpam menjadi kewenangan Kapolri.
Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut sebanyak tujuh bandara ditutup sementara sehingga tidak ada jadwal penerbangan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT