Media Korea Mulai Curiga hingga Terheran, Timnas Indonesia yang Lolos Babak Keempat tapi Masih Saja Lakukan hal...
- X timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com- Timnas Indonesia yang lolos babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 kian tersorot dunia, termasuk media asing.
Media asing itu, salah satunya Media Korea Chosun yang mulai mencurigai hingga terheran-heran sama Timnas Indonesia.

- X timnas Indonesia
Kenapa begitu? hal ini tentunya tidak lepas dari bagaimana progres Timnas Indonesia.
Media Korea itu dalam laporannya,Sports Chosun secara terang-terangan mengaku terheran melihat perkembangan pesat sepak bola Indonesia.
Terlebih satu program yang disoroti pihak manapun bisa memberikan dampak positif pada Timnas Indonesia, yaitu kebijakan naturalisasi.
Program naturalisasi di Timnas Indonesia kini dijalankan secara masif. Bukan hanya Timnas putra yang diperkuat pemain keturunan dan naturalisasi, kini Timnas Putri pun mulai mengikuti langkah serupa.
Kondisi tersebut, semakin menarik perhatian serius media Negeri Ginseng itu. Yang mana juga pernah dibahas media asing lainnya.
"Indonesia juga memanfaatkan pemain naturalisasi dalam sepak bola wanita," tulis Sports Chosun.

- PSSI
Melihat program naturalisasi tetap berjalan apik, meski di tengah pergantian Pelatih Timnas Indonesia.
Tentu transformasi ini dinilai sangat cepat, dan mulai menunjukkan hasil konkret, terutama di sektor Timnas putra.
"Sepakbola Indonesia tengah meningkatkan kekuatan tim nasionalnya dengan pesat melalui kebijakan naturalisasi terkini," bunyi laporan itu.
"Naturalisasi pemain putra berjalan sangat cepat, dan kekuatannya telah diperkuat secara signifikan. Hasilnya pun mulai terlihat," lanjut laporan tersebut.
Perlu diketahui, berikut catatan progres Timnas Indonesia seperti pertama kalinya, Garuda tampil di Piala Asia 2023, lalu menembus semifinal Piala Asia U-23 2024, dan puncaknya bisa melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di bawah pelatih Patrick Kluivert.
"Meski tidak mendapatkan tiket langsung ke Piala Dunia pada babak kualifikasi ketiga, mereka menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang berhasil melaju ke babak kualifikasi keempat, sehingga masih ada harapan untuk melaju ke Piala Dunia," tulis Sports Chosun takjub.
"Sepak bola putri Indonesia, seperti halnya sepak bola putra, merupakan negara yang sangat lemah. Mereka belum pernah melaju ke putaran final Piala Dunia maupun Olimpiade. Prestasi mereka di Piala Asia juga sangat buruk," bunyi laporan tersebut secara jujur.
Terlebih lagi, kini PSSI kiam semangat dalam mengelola bibit dan generasi sepakbola Indonesia.
Simon Tahamata menjadi Kepala Pemandu Bakat Sepak Bola Nasional (Head of Scouting).
Penunjukan legenda Ajax Amsterdam ini, bentuk komitmen PSSI untuk memperkuat pondasi pengembangan pemain nasional untuk menatap gelaran turnamen internasional ke depannya.
“Kami sangat antusias menyambut Simon Tahamata dalam keluarga besar PSSI. Pengalaman dan keahliannya dalam pengembangan pemain muda akan menjadi aset berharga dalam perjalanan kami menuju panggung dunia,” ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam keterangan resmi PSSI, Kamis.(asl/klw)
Load more