Terekam CCTV, Begini Licinnya Pencuri Spesialis Hotel Mewah di Jakarta, 'Cosplay' Pakai Batik dan Ambili Barang Pengunjung
- Tangkapan layar tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pria berinisial NW (43) diamankan polisi setelah mencuri barang milik pengunjung di hotel mewah, Jakarta Pusat. Diketahui, pelaku telah melakukan pencurian sebanyak tiga kali.
Disebut sebagai pencuri spesialis hotel mewah, NW mengincar hotel-hotel yang mengadakan seminar. Mengenakan kemeja batik dan lanyard, ia berdandan layaknya petugas seminar atau pesertanya.
Terakhir, aksi NW terekam CCTV di sebuah hotel di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/20206). Ia mencuri sebuah tas ransel berwarna hitam milik peserta seminar di ruang rapat.
Saat itu, peserta seminar meninggalkan tasnya karena sedang istirahat makan siang. Betapa terkejutnya ketika kembali barang berharganya tidak ada di tempat.
Diketahui, di dalam tas tersebut terdapat handphone Oppo Reno 10 X Zoom, laptop Lenovo Ideapad Gaming 3i, serta uang tunai Rp300 ribu yang nilainya mencapai belasan juta.
“Pelaku memanfaatkan situasi kegiatan di hotel yang cukup ramai. Dengan berpenampilan seperti peserta atau karyawan, pelaku leluasa masuk ke ruang pertemuan dan mengambil barang korban yang ditinggalkan tanpa pengawasan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Senin (16/2/2026).
Dugaan pencurian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Tanah Abang. Tim Resmob lalu menelusuri rekaman CCTV dan melihat sesosok pria mencurigakan.
Pria berbaju batik itu melakukan hal yang mirip dengan dua kasus pencurian lain di hotel lainnya pada Agustus 2025 dan Oktober 2025.
Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum (Subdit Resmob Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kini telah berhasil meringkus pelaku di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026).
Saat ditangkap, petugas menemukan sejumlah barang bukti yakni satu unit laptop milik korban, lanyard, kacamata hitam, tas, baju batik, hingga sepatu yang digunakan pelaku ketika melakukan aksi pencurian.
Budi pun mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, terutama saat mengikuti kegiatan di ruang publik.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan. Apabila menemukan atau mengalami tindak kejahatan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan kepolisian 110 yang dapat diakses selama 24 jam,” kata dia.
Load more