News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Bukan Lagi Level Vietnam Apalagi Malaysia, Skuad Garuda Jauh Unggul Menurut Pelatih Negeri Jiran ...

Timnas Indonesia kembali mendapat pengakuan heboh dari pelatih asal Malaysia, menurutnya skuad Garuda sudah tak sepadan lagi dengan para tim rival di ASEAN.
Sabtu, 5 Juli 2025 - 23:18 WIB
Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Dok. PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali mendapat pengakuan heboh dari pelatih asal Malaysia, menurutnya skuad Garuda sudah tak sepadan lagi dengan para tim rival di ASEAN.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia kini sangat berkembang drastis dalam beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terutama ketika PSSI pertama kali berhasil mendatangkan Shin Tae-yong, dari sini awal mula skuad Garuda bangkit hingga diakui sebagai "Raja Baru Sepakbola Asia Tenggara".

Pelatih asal Korea Selatan itu mengarsiteki Timnas Indonesia senior hingga kelompok umur, yang memberikan perubahan dalam prestasi Tim Garuda hingga disegani kancah Asia.

Lewat tangan dingin Shin Tae-yong lah melahirkan pemain muda berbakat yang kini masih menjadi langganan Timnas Indonesia seperti Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkulam hingga Pratama Arhan.

Hal ini merupakan efek positif dari potong generasi yang dilakukannya, menggunakan para pemain muda untuk di skuad timnas senior.

Lewat program PSSI dan saling bahu membahu, era kepelatihan Shin Tae-yong para pemain keturunan Eropa dengan kualitas terbaik datang untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Meski kini pelatih sudah berganti, di mana PSSI memecat Shin Tae-yong, menyusul kegagalannya di Piala AFF 2024, dan menunjuk Patrick Kluivert sebagai juru taktik baru Timnas Indonesia.

Terbaru, skuad Garuda menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang berhasil lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pada putaran ketiga, Timnas Indonesia berhasil finis di peringkat keempat klasemen dengan mengoleksi 12 poin.

Indonesia juga secara resmi melampaui rekor tim Nasional Vietnam yang pernah bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • PSSI

 

Timnas Indonesia mengantongi total 12 poin dari 10 pertandingan yang dijalani di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jumlah poin ini jauh melampaui pencapaian sebelumnya yang diraih oleh Vietnam, saat masih dilatih oleh Park Hang-seo.

Tim berjuluk Golden Star Warriors itu hanya mampu meraih 4 poin dari 10 pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Tak hanya itu, ranking FIFA Timnas Indonesia juga melejit dengan menempati peringkat ke-123 dunia, hanya dalam dua tahun terakhir naik signifikan dari peringkat 173.

Adapun salah satu kunci keberhasilan skuad Garuda adalah peran dan kontribusi dari pemain keturunan.

Program naturalisasi dari PSSI ini sangat aktif dalam merekrut pemain keturunan dari Eropa untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia.

Beberapa nama yang sangat berperan penting dalam pertandingan terakhir skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 adalah Jay Idzes (Venezia FC), Ole Romeny (Oxford United), Joey Pelupessy (Lommel Sk), Thom Haye (Almere City), dan lain-lainnya.

Perubahan besar Timnas Indonesia ini mendapat sorotan dari pelatih asal Malaysia, Raja Isa.

Mantan pelatih PSM Makassar itu berpandangan bahwa Vietnam dan Malaysia tak akan mampu menjadi ancaman serius bagi Indonesia, meksi menambah banyak pemain naturalisasi.

Sebagaimana diketahui, keberhasilan Timnas Indonesia menggunakan pemain keturunan asal Eropa itu langsung ditiru oleh Vietnam dan Malaysia.

Vietnam bahkan sudah merevisi Undang-undang baru yang dapat memudahkan atlet dari luar bisa meraih Kewarganegaraan Vietnam.

“Kalau kita bilang mereka (Vietnam dan Malaysia) bisa jadi pesaing Indonesia, saya rasa bisa. Tapi mereka bukan ancaman serius bagi Indonesia. Soalnya Malaysia dan Vietnam baru mulai jalan, sementara Indonesia sudah jalan. Kita lihat saja siapa yang lebih dulu sampai garis finis. Mereka akan sulit mengejar Indonesia.” ucapnya Raja Isa dilansir dari Soha.vn

Pemain naturalisasi Vietnam Nguyen Xuan Son (kiri) dan Jay Idzes, pemain keturunan Timnas Indonesia.
Pemain naturalisasi Vietnam Nguyen Xuan Son (kiri) dan Jay Idzes, pemain keturunan Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / VFF / Antara

 

Pelatih kelahiran Selangor Malaysia mengatakan bahwa pondasi tim Indonesia sudah terbangun, sementara kedua tim Malaysia dan Vietnam masih dalam tahap persiapan.

"Pondasi tim Indonesia sudah tersusun. Pihak-pihak yang berkecimpung di dunia sepak bola Indonesia harus konsisten menjalankan programnya. Ketika program naturalisasi Malaysia dan Vietnam dimulai, tim Indonesia pasti tidak akan berhenti." lanjutnya.

Pemilik nama Raja Isa bin Raja Akram Shah juga menilai, Timnas Indonesia masih memiliki keunggulan besar atas kedua tim Vietnam dan Malaysia.

Hal ini bersumber dari besarnya jumlah warga negara asal Indonesia yang tersebar di seluruh dunia, terutama negara-negara Eropa penghasil pemain bola terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Keunggulan Indonesia adalah banyaknya warga negara Indonesia yang bermigrasi ke negara lain. Hal ini menciptakan peluang bagi Indonesia untuk memiliki sumber pemain naturalisasi yang sangat melimpah. PSSI harus memiliki tim yang kuat untuk memanfaatkan potensi para pemain tersebut.” terangnya.

Saat ini di Asia Tenggara, Indonesia dan Malaysia masih menjadi dua tim dengan jumlah pemain naturalisasi terbanyak. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: David Benavidez Bidik Tiga Gelar Juara, Michal Cieslak Siap Menghadang

Tinju Dunia: David Benavidez Bidik Tiga Gelar Juara, Michal Cieslak Siap Menghadang

David Benavidez, bersiap menghadapi tantangan besar saat bertemu juara dunia kelas penjelajah asal Polandia, Michal Cieslak, dalam duel penyatuan gelar pada 5 Desember 2026.
Korlantas Polri Ingatkan Humanis Personel saat Pelaksanaan Operasi Patuh 2026

Korlantas Polri Ingatkan Humanis Personel saat Pelaksanaan Operasi Patuh 2026

Operasi Patuh 2026 digelar, Korlantas Polri mengingatkan agar personel polisi lalu lintas (Polantas) mengutamakan pelayanan humanis dan tak arogan saat berinteraksi dengan masyarakat.
Periklindo Tegaskan Indonesia Harus Jadi Pemain Utama di Industri Kendaraan Listrik

Periklindo Tegaskan Indonesia Harus Jadi Pemain Utama di Industri Kendaraan Listrik

Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko, menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum pesatnya perkembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk memperkuat industri nasional.
Pengakuan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Saya Bersalah dan Menyesal

Pengakuan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Saya Bersalah dan Menyesal

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, membuat pengakuan ke publik. Pengakuan ini disampaikan DBM saat dirinya digiring petugas di Mapolda Jatim.
Hasil Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Kena Bantai 1-6 dari Luksemburg, Garuda Muda Tetap ke ‘Semifinal’

Hasil Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Kena Bantai 1-6 dari Luksemburg, Garuda Muda Tetap ke ‘Semifinal’

Timnas Indonesia U-15 tetap lolos ke semifinal tier C Piala Dunia U-15 2026 walaupun kalah dengan skor 1-6 dari Luksemburg. Namun, mereka juga akan menghadapi tim yang kalah, yaitu Prancis.
Pelatih Melbourne Victory Yakin 1 Slot Fase Knock Out Milik Persib, Pilih Usung Misi Balas Dendam di Kandang

Pelatih Melbourne Victory Yakin 1 Slot Fase Knock Out Milik Persib, Pilih Usung Misi Balas Dendam di Kandang

Melbourne Victory menelan kekalahan menyakitkan usai brace Balsa Sekulic memastikan Persib belum terkalahkan di ACL Two. 

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link live streaming Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua pada Kamis (29/10/2026), di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia kembali tampil. Rivan Nurmulki akan melawan Boy Arnez dan Farhan Halim juga unjuk gigi.
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Timnas Indonesia U-15 akan menantang Luksemburg di perempat final Piala Dunia U-15 2026. Mereka berhasil melalui hadangan dari Moldova dan Panama pada Rabu (28/10/2026) kemarin.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Di saat pihak keluarga curiga ibu-anak di Madiun tak ada kabar sejak 20 September 2026, tersangka pembunuhan tidak merespons.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Kepala BGN: Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Karena Tidak Memenuhi Syarat Higienis dan Sanitasi

Kepala BGN: Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Karena Tidak Memenuhi Syarat Higienis dan Sanitasi

Kepala BGN Sudaryono mengatakan lebih dari 2.000 dapur MBG ditutup karena tidak memenuhi syarat higienis dan sanitasi. Menurut dia, dapur yang memiliki sertifikat terkait higienis dan sanitasi saja belum tentu layak apalagi dapur yang tidak punya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT