News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suporter Jepang Berbondong-bondong Protes ke Timnas Indonesia Gara-gara Pemain Naturalisasi: Negara yang Tidak Bisa...

Timnas Indonesia tiba-tiba mendapat protes dari para suporter Jepang soal pemain naturalisasi yang membanjiri tubuh Skuad Garuda. Katanya...
Rabu, 9 Juli 2025 - 17:51 WIB
Suporter Timnas Jepang.
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun belakangan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengintensifkan proses naturalisasi pemain untuk memperkuat tim nasional.

Langkah agresif tersebut membuat sejumlah pemain keturunan, seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, hingga Kevin Diks dan Ole Romeny resmi memperkuat Skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain berdarah Indonesia yang itu kini menjadi tambahan kekuatan baru dalam ambisi Timnas untuk tampil di ajang Piala Dunia.

Nathan Tjoe-A-On dan Jay Idzes, salah dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia | Suporter Timnas Jepang
Nathan Tjoe-A-On dan Jay Idzes, salah dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia | Suporter Timnas Jepang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat | REUTERS/Issei Kato

 

Program naturalisasi tersebut diketahui dimulai ketika Shin Tae-yong masih menakhodai Timnas Indonesia sebagai pelatih kepala.

Meskipun pendekatan naturalisasi ini menuai beragam tanggapan dan kritik, kenyataannya strategi tersebut kini menjadi rujukan bagi negara lain, termasuk Vietnam.

 

Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) kini tengah merancang strategi serupa, dengan mempercepat proses naturalisasi untuk pemain keturunan yang tersebar di luar negeri.

VFF bahkan mengumumkan rencana ambisius mereka untuk merekrut hingga 100 pemain diaspora demi memperkuat skuad Golden Star Warriors.

Pemain naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son (kiri) dan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ole Romeny (kanan).
Pemain naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son (kiri) dan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ole Romeny (kanan).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Facebook VFF / Instagram @oleromeny

 

Tak cuma sampai di situ saja, Vietnam bahkan sampai merevisi Undang-Undang Kewarganegaraan yang berlaku di negara mereka.

Perubahan itu memungkinkan pemain asing di Liga Vietnam bisa mendapat status kewarganegaraan Vietnam mulai 1 Juli 2025.

Sama seperti Indonesia, Vietnam juga melakukan hal tersebut sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga nasional, khususnya dalam sepak bola.

 

Meski demikian, protes keras justru datang dari suporter Negeri Sakura. Program naturalisasi besar-besaran di Timnas Indonesia justru ditanggapi dengan komentar keberatan melalui berbagai forum, seperti diansir dari video yang diunggah oleh kanal YouTube CDL Sports Channel.

 

Dalam video tersebut ada sejumlah komentar dari suporter Jepang yang keberatan dengan langkah progresif yang dilakukan Indonesia dan Vietnam soal program naturalisasi.

Salah satu dari mereka berpendapat, bahwa Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) perlu memberlakukan sejumlah pembatasan terkait naturalisasi pemain.

"Saya pikir AFC perlu memberlakukan beberapa jenis pembatasan, mungkin membatasi pemain naturalisasi menjadi empat, meningkatkan level Asia," tulis fans Jepang dilansir dari CDL Sports Channel.

Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Di sisi lain, ada juga komentar bernada sindiran soal negara lemah yang hanya bisa melakukan naturalisasi hingga masukan agar Indonesia bisa melatih pemainnya dengan lebih  baik lagi.

"Negara yang tidak bisa membesarkan rakyatnya sendiri adalah negara yang lemah, dan Jepang kuat karena membesarkan orang Jepang, ini jelas. Itulah sebabnya orang-orang yang dinaturalisasi adalah satu-satunya," tulis komentar dari suporter Jepang.

"Sepakbola sangat populer di Vietnam, jadi ada kemungkinan tim tersebut akan menjadi lebih kuat di masa mendatang."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia harus melatih pemainnya dengan baik seperti Jepang, sejujurnya, mereka bahkan bukan kandidat untuk tampil ke Piala Dunia 2026."

"Vietnam memasuki babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan pemain mereka sendiri, tapi kalah di tempat terakhir, sementara Timnas Indonesia masuk dengan pemain naturalisasi," ungkap suporter Jepang. (ind/ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Berhasil remontada, Thailand mempermalukan juara Piala AFF 2026 Vietnam dengan skor akhir 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Di laga final, Erick Thohir memastikan kehadiran Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden RI Prabowo Subianto untuk meramaikan laga final. 
700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 juta orang lebih di China menggunakan kecerdasan buatab (AI) generatif.

Trending

Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Pengembang tersebut diduga memberikan sejumlah uang kepada pihak-pihak di Kementerian ATR/BPN, terutama untuk mengurus hak guna bangunan (HGB).
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Berhasil remontada, Thailand mempermalukan juara Piala AFF 2026 Vietnam dengan skor akhir 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 
Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Di laga final, Erick Thohir memastikan kehadiran Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden RI Prabowo Subianto untuk meramaikan laga final. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 juta orang lebih di China menggunakan kecerdasan buatab (AI) generatif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT