News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Pendam Lagi, Shin Tae-yong Akhirnya Jujur di Depan Pejabat Korea Soal Timnas Indonesia: 40 Tahun yang Lalu, Seorang Anak Laki-laki yang Hanya Memiliki Satu mimpi...

Shin Tae-yong menyatakan meski tak lagi melatih tim nasional Korea, dirinya tetap berusaha mengharumkan nama bangsa melalui kiprahnya di Indonesia. di depan Pejabat Korea
Selasa, 15 Juli 2025 - 20:32 WIB
Shin Tae-yong Resmi Pertimbangkan Pimpin China
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, pernah mencurahkan isi hatinya di hadapan para pejabat penting di Korea Selatan mengenai kecintaannya terhadap Indonesia dan komitmennya sebagai pelatih Garuda. 

Momen haru tersebut terjadi saat ia menerima penghargaan kehormatan dari pemerintah Kota Yeongdeok pada 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Shin Tae-yong tidak hanya dikenang sebagai figur penting dalam perkembangan sepak bola Korea, tetapi juga diakui karena kontribusinya luar biasa di tanah rantau.

Sebagai bentuk penghormatan, sebuah lapangan sepak bola modern resmi dinamai Shin Tae-yong Soccer Park. 

Lapangan ini menjadi simbol dedikasi panjangnya di dunia sepak bola sejak masih bocah di pedesaan Yeongdeok.

“40 tahun yang lalu, seorang anak laki-laki yang hanya memiliki satu mimpi bermain sepak bola di pedesaan Yeongdeok tumbuh menjadi pemain sepak bola, pelatih, dan pahlawan yang mewakili Republik Korea,” ucap Shin Tae-yong dengan bangga.

Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa meski tak lagi melatih tim nasional Korea, dirinya tetap berusaha mengharumkan nama bangsa melalui kiprahnya di Indonesia.

“Sebagai orang Korea, saya bekerja keras untuk mengangkat martabat nasional kita di Indonesia,” ujar STY.

“Meskipun saya tidak bertanggung jawab atas tim sepak bola Korea, saya berharap para penggemar Korea akan banyak menyemangati saya karena saya melakukan pekerjaan dengan baik di Indonesia,” tambahnya.

Meski kini tidak lagi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, warisan yang ditinggalkan Shin Tae-yong tak bisa dipandang sebelah mata. 

Di bawah arahannya, Timnas Indonesia mengalami transformasi besar. Ia membawa Garuda lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sebuah capaian bersejarah yang belum pernah dicapai sebelumnya oleh Indonesia. 

Tak hanya itu, ia juga menembus final SEA Games 2023 dan membawa skuad U-23 lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024.

Keberhasilannya ini makin menguatkan statusnya sebagai pelatih visioner dan pekerja keras. Namun, sedikit yang tahu bahwa jauh sebelum memutuskan menerima tawaran dari PSSI, Shin Tae-yong sempat mendapat tawaran menggiurkan dari federasi sepak bola China. 

Hal ini diungkap oleh Jeje, mantan penerjemah STY, dalam wawancaranya di kanal YouTube T10TV.

“Kalau saya dengar dari coach Shin langsung waktu itu memang penawaran dari China lebih besar, jauh lebih besar, mungkin satu tahun di sana bisa setara dengan empat tahun di sini,” ujar Jeje.

“Tapi kenapa coach Shin memilih di sini, karena coach Shin orangnya suka tantangan. Apalagi Indonesia ini udah nggak ada tangga buat ke bawah, tinggal naik aja. Jadi makanya pilih Indonesia,” lanjutnya.

Alasan lain yang memperkuat keputusannya adalah tanggung jawab besar yang diberikan kepadanya di Indonesia. Shin tidak hanya menangani tim senior, tetapi juga U-23 dan U-19 secara bersamaan. 

Ia memanfaatkan peluang ini untuk membangun pondasi jangka panjang, dengan visi menguatkan sistem pembinaan pemain sejak usia dini hingga ke level senior.

“Apalagi coach Shin dikasih tiga tim, senior, U23, U19. Artinya coach Shin bisa menguasai semua timnas. Dengan begitu coach Shin bisa kontrol,” jelas Jeje lagi.

Strategi ini terbukti berhasil. Shin Tae-yong menanamkan disiplin, mentalitas juang, dan taktik modern ke dalam skuad Garuda. 

Keputusannya untuk menolak gaji empat kali lipat dari China demi mengembangkan sepak bola Indonesia kini menjadi kisah inspiratif yang tak terlupakan. 

Sosoknya bukan hanya dicintai oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga dihormati oleh negaranya sendiri, Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan capaian gemilang, penghargaan kehormatan, dan pengakuan dari banyak pihak, Shin Tae-yong meninggalkan jejak penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. 

Komitmennya bukan hanya soal strategi di lapangan, tapi juga semangat dan integritas dalam membangun masa depan sepak bola Tanah Air. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Tak Akan Pandang Bulu, Bakal Sikat Oknum Jenderal yang Terindikasi Makar

Prabowo Tak Akan Pandang Bulu, Bakal Sikat Oknum Jenderal yang Terindikasi Makar

Syahganda mengatakan, Presiden ingin mengingatkan seluruh pejabat dan birokrat bahwa seluruh fasilitas yang mereka nikmati berasal dari rakyat. 
Awal Mula Nenek 60 Tahun yang Viral Mencuri Sembako-Sandal hingga Nyaris Dihajar Warga di Pasar Saptu Bogor

Awal Mula Nenek 60 Tahun yang Viral Mencuri Sembako-Sandal hingga Nyaris Dihajar Warga di Pasar Saptu Bogor

Polsek Cibungbulang ungkap aksi pencurian nenek yang viral, RU (60) pertama kali diketahui usai korban merasa dagangan sembakonya di Pasar Saptu, Bogor hilang.
Simak di Sini! Jadwal KRL Rute Jogja-Solo Hari Ini Senin 9 November 2026

Simak di Sini! Jadwal KRL Rute Jogja-Solo Hari Ini Senin 9 November 2026

Jadwal keberangkatan kereta rel listrik atau KRL Commuter Line relasi Jogja-Solo untuk hari ini Senin 9 November 2026 tersedia secara lengkap pada artikel ini.
Sesosok Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan di Padang, Kaki Tangan dan Mulut Dilakban

Sesosok Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan di Padang, Kaki Tangan dan Mulut Dilakban

Kuat dugaan kalau korban berjenis kelamin perempuan itu adalah korban tindak pidana, namun Polisi membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.
Kesaksian Marbot Masjid di Jaktim soal Detik-detik Pria Berkapak Bakar dan Serang 3 Jemaah saat Shalat Berjamaah

Kesaksian Marbot Masjid di Jaktim soal Detik-detik Pria Berkapak Bakar dan Serang 3 Jemaah saat Shalat Berjamaah

Dayat, marbot Masjid Daarul Maarif, Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim), menceritakan pria berkapak menyerang tiga jemaah saat memadamkan api di pintu masjid.
Cek Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini Senin 9 November 2026

Cek Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini Senin 9 November 2026

Dalam artikel ini menyajikan informasi lengkap seputar jadwal keberangkatan KRL Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota untuk hari ini Senin 9 November 2026.

Trending

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

KemenpanRB membocorkan formasi untuk CPNS 2026 yakni untuk posisi seperti Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, dan Guru Sekolah Unggul Garuda
Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Pasalnya, Yayan Supyansuri gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026).
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Sesosok Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan di Padang, Kaki Tangan dan Mulut Dilakban

Sesosok Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan di Padang, Kaki Tangan dan Mulut Dilakban

Kuat dugaan kalau korban berjenis kelamin perempuan itu adalah korban tindak pidana, namun Polisi membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT