Fans Malaysia Ribut di Medsos, Katanya Tanpa Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia U-23 Cuma Selevel dengan Negara Peringkat 195 ini
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com – Menjelang bentrokan panas antara Timnas Indonesia U-23 kontra Malaysia di ajang Piala AFF U-23 2025, reaksi dari suporter Harimau Malaya menjadi sorotan. Laga penuh gengsi itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada periode 15 hingga 31 Juli 2025.
Berdasarkan hasil undian yang dilaksanakan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di Bali pada Kamis, 30 Mei 2025, Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Turnamen ini juga menandai debut pelatih anyar Garuda Muda Gerald Vanenburg yang ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong.

- YouTube
Pertemuan Indonesia dan Malaysia di Piala AFF U-23 2025 menjadi laga yang ditunggu-tunggu publik. Rivalitas panjang antar kedua negara membuat tensi pertandingan diprediksi akan berlangsung tinggi.
Suporter Malaysia Rendahkan Timnas Indonesia U-23
Menjelang duel tersebut, sejumlah komentar dari pendukung Malaysia menyita perhatian. Banyak dari mereka meremehkan kekuatan Garuda Muda, bahkan menyebut Timnas Indonesia U-23 tak ubahnya seperti Timor Leste jika tanpa bantuan pemain keturunan.
“Team wadidau aja tanpa Belanda hanyalah sekelas Timor Leste,” tulis akun Facebook bernama Tuan Shivajit dalam kolom komentar unggahan FA Malaysia.
Komentar lainnya mengungkapkan semangat membara untuk kembali menyaksikan duel klasik Asia Tenggara tersebut. "Sudah lama tidak bertarung, mari bertarung, mari kita lihat siapa yang lebih baik," tulis akun @ultrasmalaya.com.my.
Beberapa komentar bahkan menyoroti mentalitas para pendukung Indonesia. “Menang atau kalah, kalian tetap keras kepala. Saat menang menyombong, saat kalah mencari alasan,” sindir akun Instagram @msyh_54.
Bek Malaysia Ikut Nyinyir

- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Bukan hanya fans, salah satu pemain Malaysia U-23 juga ikut mengeluarkan pernyataan kontroversial. Bek muda Harimau Malaya Ubaidullah Shamsul Fazili menyebut kekuatan Indonesia di Piala AFF U-23 2023 tak jauh berbeda dengan Timor Leste.
Ia juga mempertanyakan konsistensi skuat Garuda Muda yang sebelumnya tampil menawan di SEA Games 2023 Kamboja.
“Belum tentu Indonesia yang juara SEA Games bisa lolos ke final kali ini. Kami akan jadi tantangan berat,” ucap Ubaidullah dalam wawancara bersama media Malaysia, Berita Harian.
Menurutnya, seluruh tim di turnamen ini memiliki peluang yang sama. Namun ia yakin Malaysia akan jadi pesaing serius dalam perebutan gelar juara, meskipun hanya memiliki waktu persiapan yang terbatas.
“Target kami realistis. Meski persiapan singkat, kami siap tampil maksimal dan meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Indonesia dan Malaysia terakhir kali bersua di level senior pada Piala AFF 2020, di mana skuad Garuda menang meyakinkan 4-1 atas Harimau Malaya.
Sementara pertemuan di level U-23 tercatat terjadi di SEA Games 2017, ketika Indonesia kalah tipis 0-1.
Pada edisi Piala AFF U-23 sebelumnya tahun 2023, Indonesia berhasil melaju ke final namun harus puas sebagai runner-up usai kalah adu penalti dari Vietnam.
Duel panas Indonesia vs Malaysia kali ini diyakini menjadi penentu nasib di Grup A. Pemenang laga ini berpeluang besar lolos ke semifinal, mengingat sistem turnamen hanya mengizinkan satu tim dari tiap grup yang langsung melaju ke fase gugur.
Load more