GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Kiper Timnas Indonesia Dapat Kartu Merah, Gerald Vanenburg Pasang Badan Sebut Wasit Asal Jepang Kehilangan Akal!

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, memilih memasang badan terhadap insiden kartu merah yang dialami salah satu asistennya, Damian Van Rensburg.
Rabu, 30 Juli 2025 - 00:47 WIB
Pelatih Kiper Timnas Indonesia Dapat Kartu Merah, Gerald Vanenbugr Pasang Badan Sebut Wasit Asal Jepang Kehilangan Akal!
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, memilih memasang badan terhadap insiden kartu merah yang dialami salah satu asistennya, Damian Van Rensburg.

‎Seperti yang diketahui, Timnas Indonesia U-23 terlibat duel panas saat menghadapi Vietnam di partai final Piala AFF U-23 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Ketegangan antar kedua kesebelasan itu sudah terlihat sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan.

‎Ditengah-tengah duel panas tersebut, skuad Garuda Muda justru kebobolan terlebih dahulu melalui gol Nguyen Cong Phuong di menit ke-36.

‎Situasi laga semakin memanas setelah para pemain Vietnam mulai bertingkah demi harapan bisa menunda pertandingan dan mengurangi tempo serangan dari Timnas Indonesia U-23.

‎Puncaknya terjadi ketika Robi Darwis hendak melakukan lemparan ke dalam saat di penghujung pertandingan.

‎Terlihat jika pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, mencoba menghalangi Robi Darwis dengan tubuhnya yang kemudian dilanjutkan menumpuk sejumlah botol tepat di depan pemain Persib Bandung itu.

‎Melihat kelakuan pelatih Vietnam itu, membuat asisten pelatih kiper, Damian Van Rensburg naik pitam dan memilih memasuki area dari tim lawan tersebut.

‎Damian Van Resburg yang masuk ke area Vietnam terlihat berusaha untuk membersihkan botol-botol air minum itu demi Robi Darwis bisa melempar dengan bebas.

‎Akibat insiden tersebut membuat asisten pelatih kiper skuad Garuda Muda itu pun mendapatkan kartu merah langsung dari wasit Takasaki Koji.

‎Terkait hal itu, Gerald Vanenburg mengatakan bahwa insiden kartu merah itu merupakan sesuatu yang tidak bagus.

‎Meski demikian, Gerald Vanenburg menyebut jika emosi yang meledak-ledak menjadi sesuatu sangat wajar di laga sepak bola.

‎"Ya, tentu saja kartu merah itu tidak baik, tapi oke, ini permainan emosional. Dan kadang orang kehilangan akal mereka," ujar Gerald Vanenburg dalam konferensi pers usai laga, Selasa (29/7/2025).

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

 

‎Lebih lanjut, pelatih asal Belanda itu berbicara terkait kinerja wasit Takasaki Koji yang memimpin laga final Piala AFF U-23 2025.

‎Gerald Vanenburg secara blak-blakan menyebut jika sang wasit laga tersebut telah kehilangan 'akal'.

‎Ungkapan Gerald Vanenburg diduga karena wasit asal Jepang itu dianggap kerap melakukan keputusan tak adil dan merugikan Timnas Indonesia U-23.

‎"Dan saya pikir wasit juga kadang-kadang kehilangan akal. Tapi oke, kau tahu, aku pikir pada akhirnya kita semua harus menjadi satu tim," kata Gerald Vanenburg.

‎"Dan kadang-kadang kamu mendapatkan kartu merah. Dan itu juga sesuatu dalam sepak bola, dan saya tidak senang dengan hal ini, tapi terjadi," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Timnas Indonesia U-23 pun akhirnya gagal meraih gelar juara Piala AFF U-23 2025 akibat tumbang 1-0 dari Vietnam.

‎Kekalahan memilukan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa (29/7/2025).‎(igp/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
background

Pekan ke-33

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT