Media Malaysia 'Besar Kepala' Soal Harimau Malaya Kebanjiran Tawaran Uji Coba Lawan Berbagai Negara, Tapi Tolak Timnas Indonesia karena....
- Malaysia NT
tvOnenews.com - Sementara Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, kabar mengejutkan justru datang dari negeri tetangga, Malaysia.
Harimau Malaya, yang belum berhasil menembus fase tersebut, justru ramai mendapat tawaran laga uji coba dari berbagai negara.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan: bagaimana bisa negara yang belum lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendapat banyak tawaran, sementara Indonesia yang sedang di atas angin justru ditolak?
Menariknya lagi, salah satu negara yang disebut mengajukan tawaran laga uji coba adalah Indonesia sendiri.
Meski sudah memastikan diri melaju ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia, dan memiliki potensi kekuatan muda yang menjanjikan, Timnas Garuda tetap mencari lawan tangguh untuk mengasah kekompakan.
Sayangnya, permintaan itu tidak mendapat sambutan positif dari Malaysia, seperti dilaporkan oleh media Negeri Jiran, Berita Harian.
Dalam laporan Berita Harian, Timnas Malaysia disebut kebanjiran tawaran pertandingan persahabatan dari berbagai negara menyusul kemenangan besar atas Vietnam dengan skor telak 4-0 di Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.
Hasil ini disebut sebagai titik balik yang menarik perhatian banyak negara, terutama dari kawasan Asia.
“Sebelumnya, tim yang sedang berkembang pesat, Indonesia, juga sempat mengajak Malaysia untuk mengatur laga persahabatan,” tulis media tersebut pada Senin (4/8/2025).
"Namun, ajakan itu ditolak oleh manajemen Harimau Malaya," lanjut Berita Harian, soal pertimbangan tersendiri terkait lawan uji coba lawan Indonesia.
Padahal, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sempat menyatakan ketertarikannya untuk mengatur pertandingan kontra Malaysia.
Laga ini disebutnya sebagai bentuk uji nyali bagi skuat Garuda yang sedang menanjak, serta bisa menjadi pertandingan penuh gengsi di kawasan Asia Tenggara.
Namun alih-alih menerima tawaran dari Indonesia, Malaysia justru sempat bersiap tampil di turnamen CAFA 2025 bersama negara-negara Asia Tengah.
Sayangnya, mereka akhirnya batal berpartisipasi karena turnamen tersebut tidak masuk kalender resmi FIFA, sehingga menyulitkan untuk menurunkan kekuatan penuh.
Meski demikian, minat negara lain terhadap Malaysia tak surut. Masih dari laporan yang sama, Malaysia kini justru menerima dua laga uji coba resmi melawan Singapura (peringkat 159 FIFA) dan Palestina (peringkat 98 dunia), yang akan digelar pada 4 dan 8 September 2025 mendatang.
Dua laga ini dianggap cukup strategis oleh pelatih Peter Cklamovski sebagai bahan evaluasi tim sebelum melanjutkan perjuangan di Kualifikasi Piala Asia melawan Laos dan Nepal.
Penolakan terhadap Indonesia pun dinilai sebagai bagian dari sikap selektif Malaysia. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyatakan hanya akan menerima laga uji coba dengan lawan yang sesuai kebutuhan taktik dan strategi pelatih.
Sikap ini mencerminkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi dan fokus pengembangan internal tim nasional.
Kini publik menanti apakah strategi Malaysia akan membuahkan hasil serupa dengan Indonesia, yang telah lebih dahulu mengamankan tiket ke Piala Asia 2027 dan melaju ke babak selanjutnya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Satu hal yang pasti, langkah Malaysia memilih lawan menunjukkan bahwa persaingan sepak bola Asia Tenggara semakin kompetitif, dan setiap keputusan bisa membawa dampak besar terhadap performa tim nasional di panggung internasional. (udn)
Load more