GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sedikit Lagi Lolos Syarat FIFA untuk Dinaturalisasi, 3 Bintang Jepang Ini Bisa Dilirik Bela Timnas Indonesia: Ada Eks Pemain Terbaik

Selangkah lagi lolos syarat FIFA untuk dinaturalisasi, tiga pemain asal Jepang ini berpotensi dilirik untuk memperkuat Timnas Indonesia jika resmi menjadi WNI.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:30 WIB
Pemain Persis Solo, Sho Yamamoto
Sumber :
  • ligaindonesiabaru.com/

Jakarta, tvOnenews.com – Selangkah lagi memenuhi syarat FIFA untuk dinaturalisasi, tiga pemain asal Jepang ini berpotensi dilirik untuk memperkuat Timnas Indonesia jika resmi menjadi WNI. Siapa saja mereka?

Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir Timnas Indonesia cukup gencar mendatangkan pemain naturalisasi dari Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mayoritas pemain tersebut memiliki darah keturunan Indonesia sehingga memenuhi syarat FIFA untuk berpindah kewarganegaraan.

Joey Pelupessy, pemain Timnas Indonesia cetak gol saat membela Lommel SK
Joey Pelupessy, pemain Timnas Indonesia cetak gol saat membela Lommel SK
Sumber :
  • Lommel SK

 

Teranyar, skuad Garuda kedatangan empat pemain naturalisasi baru yakni Emil Audero, Dean James, Joey Pelupessy, dan Ole Romeny.

Keempatnya sudah menjalani debut bersama Timnas Indonesia.

Meski stok pemain keturunan semakin banyak, PSSI dikabarkan masih ingin menambah amunisi naturalisasi demi mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia 2026.

Selain mengincar pemain keturunan, PSSI juga bisa menaturalisasi pemain asing yang sudah lama berkarier di Liga Indonesia.

Sesuai aturan FIFA, pemain asing yang sudah bermain minimal lima tahun beruntun di sebuah negara berhak mengajukan perpindahan kewarganegaraan.

Berdasarkan data Transfermarkt, ada tiga pemain asal Jepang yang nyaris genap lima tahun berkarier di Indonesia dan segera memenuhi syarat untuk dinaturalisasi.

Lantas siapa sajakah mereka? Untuk mengetahuinya berikut tvOnenews.com mengulas:

Taisei Marukawa
Nama pertama adalah Taisei Marukawa. Pemain berusia 28 tahun ini tercatat berkarier di Liga Indonesia sejak musim 2021.

Taisei Marukawa
Taisei Marukawa
Sumber :
  • Instagram Taisei Marukawa

 

Artinya, ia hampir genap lima tahun bermain di kompetisi tertinggi Tanah Air dan berpeluang memenuhi syarat naturalisasi musim depan.

Secara kualitas, Marukawa tergolong impresif. Ia bahkan sempat meraih gelar Pemain Terbaik Liga 1 musim 2021/2022.

Dengan usia matang dan performa konsisten, Marukawa diyakini bisa menjadi tambahan berharga bagi Timnas Indonesia jika resmi menjadi WNI.

Kei Hirose
Berikutnya adalah Kei Hirose. Gelandang kelahiran Tokyo ini juga sudah hampir lima tahun berkarier di Liga Indonesia.

Ia bergabung dengan Borneo FC pada musim 2021/2022 dan belum pernah meninggalkan klub tersebut.

Pemain Asing Borneo FC Asal Jepang, Kei Hirose
Pemain Asing Borneo FC Asal Jepang, Kei Hirose
Sumber :
  • Borneo FC

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Pemain berusia 29 tahun ini telah tampil dalam 122 pertandingan dengan torehan 2 gol dan 15 assist untuk Borneo FC.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT