GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Lagu Kebangsaan Ditarik Royalti saat Timnas Indonesia Berlaga, Sekjen PSSI Langsung Pasang Badan: Berisik!

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, buka suara soal polemik lagu kebangsaan yang dinyanyikan Timnas Indonesia yang ditarik royalti.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:25 WIB
Koreo Bendera Belanda terpampang saat Timnas Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya pada laga melawan Vietnam
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, buka suara soal polemik lagu kebangsaan yang dinyanyikan Timnas Indonesia yang ditarik royalti.

Sekjen PSSI Yunus Nusi pun menegaskan bahwa lagu kebangsaan seharusnya tidak dikenakan biaya royalti atau izin khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lagu-lagu kebangsaan ini menjadi perekat dan pembangkit nasionalisme, sekaligus memicu rasa patriotisme bagi anak bangsa ketika menyanyikannya. Di Stadion GBK, dengan puluhan ribu suporter menyanyi bersama, ada yang merinding bahkan sampai menangis. Itulah nilai-nilai yang terkandung,” kata Yunus, dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Yunus menilai, para pencipta lagu kebangsaan mencurahkan karyanya di tengah perjuangan bangsa memerdekakan diri dari penjajahan, tanpa memikirkan keuntungan materi.

“Kami yakin tidak pernah terbersit di benak sang pencipta bahwa lagu ini kelak harus dibayar bila dinyanyikan. Mereka menciptakannya dengan tulus, untuk anak bangsa, tanpa mengharapkan imbalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan aturan mengenai biaya penggunaan lagu kebangsaan justru dapat memicu kegaduhan yang tidak perlu.

“Sebaiknya aturan ini segera dihapus karena berisik, membuat gaduh, dan tidak produktif,” tegas Yunus.

Polemik soal royalti lagu kebangsaan mencuat setelah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menyatakan bahwa lagu Indonesia Raya dalam konteks pertunjukan komersial tetap harus membayar royalti kepada LMKN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tak lama kemudian Komisioner LMKN bidang kolektif dan lisensi, Yessi Kurniawan, meralat pernyataan tersebut.

Ia menegaskan bahwa lagu Indonesia Raya telah berstatus milik publik (public domain), sehingga tidak lagi memiliki perlindungan hak cipta.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bamsoet Beri Pujian Peluncuran Buku Kisah Perjuangan Jerry Hermawan Lo

Bamsoet Beri Pujian Peluncuran Buku Kisah Perjuangan Jerry Hermawan Lo

Pengusaha Jerry Hermawan Lo resmi meluncurkan buku biografinya bertajuk 'The Art of Simple Leadership' yang merupakan karya penulis Steven Beteng.
KPK Bantah Open Donasi untuk Anak Yatim yang Beredar di WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi untuk Anak Yatim yang Beredar di WhatsApp

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah melakukan permintaan donasi yang mencatut nama pimpinan atau deputi serta menggunakan logo KPK.
Pakar Hukum Ungkap Tantangan Supremasi Hukum Era Perkembangan Teknologi Digital

Pakar Hukum Ungkap Tantangan Supremasi Hukum Era Perkembangan Teknologi Digital

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar kegiatan Intermediate Training atau Latihan Kader II (LK II) tahun 2026 dengan menghadirkan narasumber Pakar Hukum Tata Negara Universitas Muslim Indonesia, Fahri Bachmid.
Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Jam 1 Dini Hari, Suporter Timnas Indonesia Wajib Begadang! Cek Link Live Streaming Gratis

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Jam 1 Dini Hari, Suporter Timnas Indonesia Wajib Begadang! Cek Link Live Streaming Gratis

Drawing dijadwalkan berlangsung pukul 01.00 WIB dan akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi AFC.
Terlibat Aktivitas Markas Judi Online di Jakarta Barat, Bareskrim Polri Ungkap Ratusan WNA Miliki Berbagai Peran

Terlibat Aktivitas Markas Judi Online di Jakarta Barat, Bareskrim Polri Ungkap Ratusan WNA Miliki Berbagai Peran

Ratusan Warga Negara Asing (WNA) ditangkap Bareskrim Polri usai terlibat dalam jaringan internasional judi online yang berpusat di Jakarta Barat.
Prediksi Gaji Megawati Hangestri yang Masuk Radar Hyundai Hillstate, Red Sparks Bakal Kehilangan Megatron?

Prediksi Gaji Megawati Hangestri yang Masuk Radar Hyundai Hillstate, Red Sparks Bakal Kehilangan Megatron?

Kabar mengejutkan datang dari jagat voli Korea Selatan. Bintang voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi, kini tengah menjadi pusat perhatian menyus

Trending

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Jam 1 Dini Hari, Suporter Timnas Indonesia Wajib Begadang! Cek Link Live Streaming Gratis

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Jam 1 Dini Hari, Suporter Timnas Indonesia Wajib Begadang! Cek Link Live Streaming Gratis

Drawing dijadwalkan berlangsung pukul 01.00 WIB dan akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi AFC.
Terlibat Aktivitas Markas Judi Online di Jakarta Barat, Bareskrim Polri Ungkap Ratusan WNA Miliki Berbagai Peran

Terlibat Aktivitas Markas Judi Online di Jakarta Barat, Bareskrim Polri Ungkap Ratusan WNA Miliki Berbagai Peran

Ratusan Warga Negara Asing (WNA) ditangkap Bareskrim Polri usai terlibat dalam jaringan internasional judi online yang berpusat di Jakarta Barat.
KPK Bantah Open Donasi untuk Anak Yatim yang Beredar di WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi untuk Anak Yatim yang Beredar di WhatsApp

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah melakukan permintaan donasi yang mencatut nama pimpinan atau deputi serta menggunakan logo KPK.
Bamsoet Beri Pujian Peluncuran Buku Kisah Perjuangan Jerry Hermawan Lo

Bamsoet Beri Pujian Peluncuran Buku Kisah Perjuangan Jerry Hermawan Lo

Pengusaha Jerry Hermawan Lo resmi meluncurkan buku biografinya bertajuk 'The Art of Simple Leadership' yang merupakan karya penulis Steven Beteng.
Pakar Hukum Ungkap Tantangan Supremasi Hukum Era Perkembangan Teknologi Digital

Pakar Hukum Ungkap Tantangan Supremasi Hukum Era Perkembangan Teknologi Digital

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar kegiatan Intermediate Training atau Latihan Kader II (LK II) tahun 2026 dengan menghadirkan narasumber Pakar Hukum Tata Negara Universitas Muslim Indonesia, Fahri Bachmid.
Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT